HARITA.ID – Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas mengapresiasi semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar warga RW 05 Perumahan Cisait Puri Pratama, Desa Cisait, Kecamatan Kragilan. Wabup Najib mengaku kagum dengan konsep perayaan yang mengangkat seni dan budaya nusantara.
Apresiasi tersebut disampaikan Najib Hamas saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-81 RI tingkat RW 05 Desa Cisait yang digelar di Bundaran Perumahan Cisait Puri Pratama pada Sabtu, 22 Agustus 2026 malam.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan beragam pertunjukan seni dan budaya Nusantara yang dipentaskan oleh warga sekitar dengan atraktif. Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Provinsi Banten Gembong R. Sumedi, Kepala Desa Cisait Arujum, Ketua RW 05 Asep Saepulloh, serta masyarakat dan tamu undangan.
Najib Hamas menilai konsep perayaan yang menampilkan kekayaan seni dan budaya Nusantara menjadi bagian penting dalam memaknai kemerdekaan. “Ini bukan hanya perayaan, tetapi ada nilai seni dan budaya yang ditampilkan. Ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan bisa dirayakan sekaligus menjadi ruang kreatifitas dan edukasi serta menjaga kebersamaan,” ujarnya.
Menurut Najib Hamas, peringatan HUT Kemerdekaan RI semestinya tidak berhenti pada kemeriahan seremoni. Momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meneladani semangat para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.
“Jangan sampai peringatan kemerdekaan hanya menjadi seremoni. Kita harus meneladani semangat perjuangan para pahlawan dan mengisinya dengan hal-hal positif, dimulai dari diri sendiri, keluarga, kemudian lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Najib menekankan sedikitnya tiga hal yang perlu terus dijaga masyarakat sebagai bentuk nyata mengisi kemerdekaan. Pertama, memperkuat kerukunan dan kekompakan masyarakat melalui semangat gotong royong. Menurutnya, kehidupan bermasyarakat akan semakin kuat apabila warga mampu menjaga kebersamaan dan saling membantu.
Kedua, menjaga kebersihan lingkungan, Najib mengajak masyarakat membangun kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjadikan kebersihan sebagai tanggung jawab seluruh warga.
Yang ketiga adalah keamanan lingkungan, menurutnya keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama, agar lingkungan tetap aman dan nyaman.
Ketua RW 05 Desa Cisait, Asep Saepulloh, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Serang dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku kehadiran Najib Hamas menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga sekaligus memberikan motivasi untuk terus meningkatkan kebersamaan.
Menurut Asep, kehadiran kepala daerah di tengah kegiatan masyarakat di tingkat RW menunjukkan perhatian pemerintah terhadap aktivitas warga. “Bagi kami ini sebuah kebanggaan. Kehadiran Pak Wakil Bupati tentu menjadi penyemangat bagi warga untuk terus meningkatkan kebersamaan dalam memperingati HUT RI pada tahun-tahun berikutnya,” ujar Asep.
Ia juga menilai pesan yang disampaikan Najib Hamas sangat relevan dengan kehidupan masyarakat di tingkat lingkungan, terutama mengenai gotong royong, kebersihan dan keamanan.
Sementara itu, Kepala Desa Cisait Arujum turut mengapresiasi kehadiran Wakil Bupati Serang. Ia menyebut peringatan HUT RI tingkat RW 05 tahun ini merupakan salah satu kegiatan paling meriah yang pernah digelar di Desa Cisait.
Kemeriahan tersebut tidak hanya terlihat pada malam puncak acara, tetapi telah dibangun melalui rangkaian kegiatan sebelumnya, mulai dari berbagai perlombaan, kegiatan sosial hingga karnaval budaya. “Kami merasa bangga karena kegiatan ini bisa dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Serang. Ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan,” kata Arujum.
Ia berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan masyarakat di tingkat lingkungan sehingga dapat dikembangkan menjadi agenda yang semakin meriah, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Peringatan HUT ke-81 RI di RW 05 Desa Cisait pun tidak sekadar menjadi panggung hiburan warga. Semangat gotong royong, pelestarian budaya, kepedulian terhadap lingkungan dan keamanan menjadi pesan utama bahwa mengisi kemerdekaan dapat dimulai dari lingkungan paling dekat, yaitu keluarga dan masyarakat.
(Red*)







