Harita.id
Kamis, 1 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal
Kota Serang

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

admin
Diterbitkan: 29 September 2026
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID — Tradisi Tasyakuran Laut di Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, bukan sekadar ritual tahunan masyarakat pesisir. Di tengah riuhnya doa dan rasa syukur, para nelayan juga menyampaikan sejumlah persoalan yang masih mereka hadapi kepada pemerintah.

Aspirasi itu disampaikan langsung kepada Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Tasyakuran Laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sidamukti, Senin (28/9/2026).

Andra mengatakan pemerintah terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, termasuk nelayan yang mengantungkan hidupnya dari laut.

“Insyaallah, Presiden Prabowo Subianto fokus pada kesejahteraan masyarakat,” kata Andra.

Dalam kesempatan tersebut, Andra memaparkan sejumlah program pemerintah yang ditujukan untuk mendukung kehidupan dan keselamatan nelayan. Di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kampung Nelayan Merah Putih, bantuan premi asuransi kecelakaan kerja, jaminan BPJS Kesehatan, hingga penyediaan alat pelacak posisi kapal.

Baca Juga

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi
Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat
Bupati Serang Ratu Zakiyah Kunjungi Posko Carita, Temui Keluarga Korban 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Namun, kedatangan Andra ke Sidamukti tak hanya untuk menyampaikan program pemerintah. Ia juga mendengarkan langsung persoalan yang disampaikan masyarakat.

“Tadi juga ada aspirasi terkait perbaikan dermaga dan penanganan pendangkalan muara,” ujarnya.

Persoalan dermaga dan pendangkalan muara menjadi perhatian penting bagi nelayan karena berkaitan langsung dengan aktivitas mereka melaut. Kondisi infrastruktur pesisir yang kurang optimal dapat memengaruhi mobilitas kapal sekaligus aktivitas bongkar muat hasil tangkapan.

Baca Juga

Bupati Serang Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat
Dilantik, Bupati Serang Minta Pengurus GOW Beri Perempuan Penguatan Inklusif Mencegah KDRT
Wujud Nyata Program Presiden Atasi Darurat Sampah, 1.161 Ton Sampah di Banten Bakal Dijadikan Energi Listrik
Groundbreaking Pembangunan PSEL Desember 2026, Bupati Serang Siap Penuhi Pasokan 400 Ton Sampah

Di sisi lain, Andra mengapresiasi masyarakat Sidamukti yang masih mempertahankan tradisi Tasyakuran Laut. Menurutnya, tradisi tersebut memiliki nilai budaya sekaligus menjadi ruang mempererat hubungan antarmasyarakat pesisir.

“Tasyakuran Laut bukan hanya sebagai wujud syukur, tetapi juga bagian dari kearifan lokal yang harus terus dijaga,” kata Andra.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia menilai kuatnya tradisi tersebut terlihat dari antusiasme masyarakat yang hadir. Bahkan, kegiatan itu turut diikuti masyarakat dan nelayan dari sejumlah wilayah sekitar, termasuk Labuan dan Panimbang.

“Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi yang sangat baik bagi masyarakat,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, pemerintah juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung produktivitas dan keselamatan kerja nelayan.

Salah seorang penerima bantuan premi BPJS Ketenagakerjaan, Tadi Rustadi (35), mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah. Bagi nelayan, jaminan keselamatan kerja menjadi penting mengingat aktivitas mencari ikan memiliki risiko yang tidak sedikit.

Baca Juga

Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita
Pemkab Serang Dukung Riset Stranas 2026 untuk Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
Komitmen Gubernur Berbuah Manis, Banten Raih Juara 2 Tata Kelola Konservasi Energi Tingkat Nasional.
Mahasiswa UI Dorong Pemberdayaan Warga Kabupaten Serang melalui Program Panglimaja

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan membuat kami lebih tenang saat bekerja di laut,” ujar Tadi.

Nelayan yang biasa mencari ikan hingga perairan Pulau Panaitan itu juga menceritakan kehidupan masyarakat pesisir yang lekat dengan tradisi Tasyakuran Laut.

Menurutnya, tradisi tersebut biasanya digelar dua tahun sekali dan pelaksanaannya bergantian dengan Desa Panimbang. Setelah acara berlangsung, nelayan berharap hasil tangkapan kembali melimpah.

“Tasyakuran atau pesta laut ini biasanya diadakan dua tahun sekali, bergantian dengan Desa Panimbang. Kebanyakan ikan tangkapan kami berupa ikan bentong, kembung banjar, dan cumi-cumi,” tuturnya.

Hasil tangkapan tersebut kemudian dipasarkan hingga Jakarta, termasuk dikirim ke kawasan Muara Baru dan Muara Angke.

Bagi masyarakat Sidamukti, laut bukan hanya sumber penghidupan. Laut juga menjadi bagian dari identitas dan kebudayaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Karena itu, menjaga tradisi Tasyakuran Laut sekaligus memperkuat perlindungan dan kesejahteraan nelayan menjadi dua hal yang berjalan beriringan: merawat budaya, sembari memastikan masyarakat pesisir memiliki masa depan yang lebih aman dan sejahtera.

(Red*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah
Artikel Berikutnya Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon

Pelajar Apresiasi Workshop dan Pelatihan Jurnalistik SMSI Kota Cilegon

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Serang

Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik

Kota Serang

Festival Cikolelet 2026 Digelar, Mendes Yandri: Rawat Kearifan Lokal, Bangun Kesejahteraan

Kota Serang

Hadiri Puncak HUT ke 81 RI di Desa Cisait, Wabup Serang Tekankan Teladani Perjuangan Pahlawan

Kota Serang

HUT ke-88 RSDP Serang, Bupati Zakiyah Resmikan 10 Mesin Cuci Darah Baru

Kota Serang

Jadi Irup Upacara HUT ke 81 RI, Bupati Serang Pastikan Maksimalkan Pelayanan Dasar

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com