HARITA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyambut baik pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Sinkronisasi Program Penelitian Hibah Riset Strategis Nasional (Stranas) 2026 yang digelar Tim Peneliti Universitas Terbuka di Hotel Aston Serang pada Jumat, 5 September 2026.
FGD tersebut bertujuan membangun sinergi antara tim peneliti dan Pemerintah Kabupaten Serang, sekaligus menghimpun masukan terkait potensi ekonomi kreatif, UMKM berbasis budaya lokal, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), digitalisasi, branding, serta penguatan literasi dan intelijen keuangan bagi pelaku UMKM.
Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhamad Najib Hamas, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap program penelitian tersebut. Ia berharap hasil penelitian dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan UMKM di Kabupaten Serang.
“Kalau output penelitian ini memberikan dampak positif bagi UMKM Kabupaten Serang, tentu kami sangat menyambut baik. Kami juga berharap penelitian ini dapat mengangkat potensi-potensi yang belum berkembang di Kabupaten Serang,” ujar Najib Hamas.
Menurutnya, pemanfaatan hasil penelitian, khususnya melalui digitalisasi, diharapkan dapat mendorong UMKM Kabupaten Serang untuk naik kelas, baik dari sisi daya saing maupun kualitas produk.
“Dengan adanya program penelitian ini, kami berharap UMKM di Kabupaten Serang dapat semakin tumbuh dan berkembang, terutama dalam meningkatkan kualitas produk melalui pemanfaatan digitalisasi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Universitas Terbuka, Julia Safitri, menjelaskan bahwa FGD tersebut merupakan bagian dari penelitian berjudul “Model Konseptual Asta Cita untuk Pengembangan Industri Kreatif: Sinergi Analisis Budaya Berbasis AI, Strategi Merek Digital, dan Intelijen Keuangan dalam Peningkatan Nilai Tambah UMKM”.
Dalam pelaksanaannya, Kabupaten Serang ditetapkan sebagai salah satu lokasi penelitian yang merepresentasikan wilayah Provinsi Banten. Oleh karena itu, menurut Julia, diperlukan sinergi dan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Serang untuk membangun misi bersama dalam menumbuhkembangkan UMKM di daerah tersebut.
“FGD ini untuk memastikan pelaksanaan penelitian berjalan sinkron dengan arah kebijakan dan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Serang, sekaligus menghimpun data, masukan, dan dukungan dari para pemangku kepentingan lokal,” jelasnya.
FGD tersebut diikuti unsur Pemerintah Kabupaten Serang, antara lain Bapperida, Diskoumperindag, Disporapar, Diskominfo, serta Tim Peneliti Hibah Stranas 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan agenda penelitian dengan program pembangunan daerah, sekaligus merumuskan rencana tindak lanjut dan mengidentifikasi potensi UMKM yang akan menjadi bagian dari tahapan penelitian berikutnya.
(Red*)









