HARITA.ID – Puncak Acara Nasional Hari Sumpah Pemuda Ke-94 berlangsung di Titik Nol Nusantara, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara yang di hadiri oleh perwakilan pemuda 34 Provinsi se Indonesia pada Jumat (28/10).
Kemah Pemuda Nusantara yang diikuti oleh 194 peserta yang merupakan perwakilan pemuda Seluruh Indonesia dan ada juga perwakilan peserta disabilitas sebagai bentuk iknlusifitas, peserta hsdir menggunakan pakaian adat daerah asal.
Puncak Peringatan HSP Ke-94 ini diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari Kirab Pemuda, forum diskusi penyusunan Manifesto Pemuda 2022, Panggung budaya nusantara hingga puncak acara dengan pembacaan Ikrar Sumpah Pumuda dan Pembacaan Manifesto Sumpah Pemuda ke-94. Kegiatan bertema “Bersatu Bangun Bangsa” ini menjadi momen spesial bagi bangsa Indonesia karena mengulang jejak momen bersejarah yang terjadi 94 tahun silam.
Riska Mahira di percaya sebagai Pembaca Manifesto Sumpah Pemuda Ke-94 yang juga merupakan salah satu tim perumus dari Manifesto Sumpah Pemuda Ke-94.
“Hari ini merupakan pengalaman berharga bagi saya bisa berkontribusi membacakan teks Manifesto Pemuda dalam Puncak Peringatan HSP-94 di Titik Nol IKN bersama pemuda-pemudi terbaik perwakilan provinsi se Indonesia.” Ucap riska
“Harapan nya semoga pemuda terus semangat berkontrobusi dan membangun optimisme masa depan bangsa” lanjut Riska
Dalam penyusunan Manifesto peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk merumuskan poin poin tentang manifesto dan kemudian dipilih tim perumus untuk merumuskan naskah Manifesto Sumpah Pemuda ke-94. Selama penyusunan Manifesto tersebut di hadiri juga oleh MENPORA bapak Zainudin Amali beserta jajaran dan ibu Hetifah Wakil Ketua Komisi X DPR RI.
Perumusan Manifesto Sumpah Pemuda Ke-94 dilaksanakan dengan penuh semangat menyampaikan pandangannya hingga berlangsung waktu dini hari.
Dalam perumusannya terdapat perdebatan dan diskusi yang cukup alot dalam menentukan permasalahan, diksi dan redaksi yang akan di gunakan berkaitan dengan tema-tema kebangsaan hingga akhirnya tim perumus dapat sepakat dalam penyusunan Manifesto Sumpah Pemuda Ke-94 sebelum dibacakan di puncak peringatan HSP Ke-94.
“Perumusan Manifesto Sumpah Pemuda ke-94 yang dirumuskan dengan penuh semangat dan optimisme pemuda sebagai upaya pemuda dalam memberikan rekomendasi dan kontribusi dari perspektif pemuda untuk para stakeholder khusus nya kemenpora yang membidangi kepemudaan” ujarnya
“Harapannya pemuda bukan hanya menjadi objek melaikan menjadi subjek untuk pembangunan bangsa yang lebih baik” tutup riska
Mengenal Lebih Dekat dengan Riska Mahira
Riska Mahira atau yang akrab disapa Riska merupakan pemuda asal Kota Serang yang pernah menjabat Presiden Mahasiswa UPI Kampus Serang tahun 2020 dan saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Umum DPC PPMI Kota Serang juga tergabung dalam Forum Pemimpin Muda Nasional.
Riska merupakan seorang Pemuda Berprestasi baik secara akademik maupun non akademik. Prestasi nya memperoleh Juara I dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi di UPI Kampus Serang tahun 2020 dan menjadi Duta Pemuda Provinsi Banten tahun 2018 hingga Duta Pendidikan Banten tahun 2021.
Dalam kegiatan non akademik, Riska dikenal sebagai seorang aktivis HMI perempuan yang aktif dalam berbagai kegiatan ke relawanan, khususnya relawan bencana alam dengan menjadi tim trauma healing.
Perempuan yang mencintai seni budaya ini khususnya seni tari tradisional dan kesenian debus Banten pernah menjadi delegasi Banten dalam Tari Bhineka Tunggal Ika pada Kegiatan Jambore Pemuda Indonesia tahun 2018 di Bangka Belitung.
Dengan segudang prestasi di bidang akademik dan kegiatan kepemudaan tersebut riska senantiasa belajar dan berkontribusi untuk kemajuan masyarakat, umat dan bangsa
“Saya percaya bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang baik budi pekerti dan bermanfaat bagi sesama, maka dari itu saya terus belajar dan mengabdi untuk bangsa Indonesia” Pungkas Riska. (Zar/Red)






