HARITA.ID – Menjelang Natal dan Tahun Baru, PT Asdp Indonesia Ferry meminta kepada para pengguna jasa PT ASDP Indonesia Fery untuk tidak membeli tiket kepada Calo.
Direktur Utama PT Asdp Indonesia Ferry Ira Puspita Dewi mengatakan, bahwa di saat memasuki Natal dan Tahun Baru atau Nataru pihaknya meminta kepada para pengguna jasa yang akan melakukan aktivitas mudik disaat nataru agar tidak membeli tiket pada penyebrangan ke bakauheni ke pihak calo. Hal itu pastinya akan selalu terjadi disaat musim Nataru atau musim hari Raya Idul Fitri.
“Saya menghimbau agar para pengguna jasa itu beli tiketnya sendiri. Tidak melalui calo,” kata Ira saat di wawancarainya usai melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder pada memasuki Nataru 2022 di Pelabuhan Merak, Rabu 07 Desember 2022
Apalagi, masih kata Ira bahwa masih ada calo yang saat ini menawarkan tiket penyebrangan ke Bakauheni ke para pengguna jasa ASDP Merak.
“Karena biasanya calo itu punyanya tiket yang dia beli dengan lamanya dia kemudian nanti dijual ke orang dengan nama berbeda,” ungkapnya.
Dengan seperti itu manifesnya menjadi masalah. Maka lanjut dia agar tidak membeli tiket ASDP ke calo.
“Tidak ada regulasi yang jelas. Makanya hal seperti manifes atau pemasukan pada tiket yang membelinya ke calo akan terjadi masalah,” paparnya.
Adapun lanjut dia jika memang ada Kerugian bagi pengguna jasa untuk tidak membeli tiketnya melalui calo.
“Kalau misalkan kita beli ke calo pastikan yang menyaman agen dan tidak resmi sistemnya. Jadi nanti akan terlihat. Apakah tiket itu jelas atau bukan. Karena nanti ada perbedaanya. Karena nantinya ada terjaxi kerugian pada membeli tiket itu ke calo,” jelasnya
Ira juga mengatakan bahwa pihaknya akan mengontroling sebuah sistem yang telah terpantau dalam pembelian tiket. Agar para pengguna jasa pada penyebrangan Merak Bakauheni tidak lagi membeli tiketnya kepada pihak calo.
“Nanti kita ada sistem yang dimana kita akan cek dalam sistem tiketnya. Apakah itu dibeli di calo atau bukan,” pungkasnya. (Zar/Red)






