HARITA.ID – Terjadi dugaan skema menyusun tim kemenangan salah satu Calon Ketua KNPI Kota Cilegon, berinisial RPS yang di gadang akan menjadi kadindat terkuat oleh kawannya yang bernama AR.
Hal itu dibenarkan oleh seorang wartawan berinisial ASR yang menjelaskan, bahwa bermula pada saat itu dirinya mendapatkan rilis atau berita terkait hasil verifikasi Bacalon oleh panitia untuk Musyawarah Daerah (Musda) ke VIII DPD KNPI Cilegon yang di gelar pada Jumat tanggal 17 Maret 2023 kemarin di salah satu hotel the royale krakatau, Kota Cilegon.
“Iyah benar saya mendapatkan rilis dari salah satu panitia Musda yang bernama Pram yang merupakan Humas dari kegiatan Musda VIII DPD KNPI Kota Cilegon. Dan dia mengirim pesan rilis kepada saya jam 8 dan di buka pesan itu sekitar jam 10 siang,” katanya.
Masih kata ASR, ia juga menceritakan, terkait dengan rilis Humas untuk penyelenggaraan Musda ke VIII DPD KNPI Kota Cilegon, ia telah berusaha melakukan komunikasi. Namun dari pihak panitia tak ada clarifikasi jawaban tersebut.
“Saya udah tanya ke panitia tapi gak ada yang menjawab berita rilis yang menyatakan kandidat Paslon nomer urut satu yang berinisial AR menang secara aklamasi,” ujarnya.
Selang kemudian, ASR juga melakukan upload foto dalam ucapan selamat kepada calon AR yang telah di tetapkan oleh Panitia Musda melalui rilis Humas DPD KNPI Kota Cilegon.
“Setelay saya naikin rilis dari Humas DPD KNPI Cilegon, saya juga mengopload foto dan membuat caption dengan Jagoan gue,” paparnya.
Kata ASR, setelah ia melakukan perbuatan menshare atau membuat status wa berinisial AR yang menurut hasil rilis dari Humas KNPI Cilegon yang bernisial FR menyatakan AR sah telah terpilih hingga si Calon nomer urut dua yang berinisial RPS mengomentari status whatsaap miliknya.
“Dari informasi yang di terima ASR, RPS menjawab komentar status AZR, oke. Ampun nuhun bro. Nuhun apa bang? Kalau abang sekjen saya siap masuk? Udah milih ari,” tulis komentar RPS kepada status whatsaap milik ASR.
Dilain sisi, ia sekitar jam 11 hingga usai sholat jumat ia masih berjuang mencari berita. Namun, setelah memasuki jam sholat jumat ia langsung bergegas menuju masjid Pemda Nurul Iman dan setelah sholat jumat ia kaget karena ada dua orang yang di duga suruhan RPS. Hal itu di saat azhar menanyakan kepada dua orang tersebut suruhan RPS. Yakni, saudara IF dan di dampingi oleh rekanya yakni AB untuk menjemput dan di iming imingi mengonsep kemenangan RPS di perhelatan Musda ke VIII DPD KNPI Cilegon.
“Dari jam 11 sampai abis jumat saya nyari berita dan saya sholat di masjid pemda. Nah setelah saya sholat jumat itu, tiba-tiba ada dua orang yang saya kenal. Kebetulan dia memang adik kelas di organisasi kedaerahan yang berinsial IF dan AB. Namun saya juga menyakan kepada mereka? Kesana mau apa min? Lalu IF ini menjawabnya untuk mengonsep kemenangan RPS. Saya juga menjawab wih saya enggak ada kepentingan dan gak paham BAB Musda. Soalnya saya bukan orang KNPI. Namun si IF merayu saya hingga ia memohon agar ikut. Yuk sih kang ikut sebentar 10 menit. Setelah dari situ, saya juga mengiyakan. Namun saya bilang saya pakai motor sendiri. Karena saya enggak lama. Tapi si IF berusaha mengkomunikasikan kepada AB agar motor kang azhar di bawah oleh AB,” kata dia.
Tak lama pun, kata ASR ia juga minta izin pamit kepada redakturnya di saat dia hendak liputan dan mengonsep pemenangan RPS oleh IF dan AB.
“Bang izin gua mau liputan sembari mengonsep RPS. Lalu kata amanah Redaktur berinisial ADM memberikan pesan agar loe hati-hati disana,” paparnya.
Sesampainya di lokasi, dirinya dibawa ke salah satu kamar hotel nomor 309 tempat panitia Musda dan bertemu dengan Bacalon Ketua DPD KNPI berinisial RPS dan menanyakan terkait pemberitaan yang telah diterbitkannya yang diduga merugikan RPS yang kemudian RPS meminta untuk menghapus (take dwon). Padahal berita tersebut merupakan kiriman rilis Humas DPD KNPI.
“Setelah minta dihapus dan terjadilah pemukulan terhadap saya, dan melaporkan ke Polres Cilegon ” tukasnya. (Red)








