Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Miris, PT LCI Baru Rekrut 2 Persen Karyawan Organik Dari Wilayah Ring Satu
Daerah

Miris, PT LCI Baru Rekrut 2 Persen Karyawan Organik Dari Wilayah Ring Satu

admin
Diterbitkan: 17 November 2023
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID — Penyerapan tenaga kerja organik PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) dipermasalahkan oleh warga setempat. Pasalnya jumlah karyawan organik yang telah direkrut dari warga lokal khususnya ring satu (Kelurahan Rawaarum, Gerem, dan Warnasari) saat ini hanya baru dua persen dari jumlah serapan tenaga kerja yang ada.

Berdasarkan pantauan awak media, beberapa unsur masyarakat menggelar dua pertemuan yang berlangsung berkaitan dengan pernyataan sikap masyarakat lokal terhadap rekruitmen karyawan organik di PT Lotte Chemical Indonesia.

Pertemuan pertama yaitu Hearing di Gedung DPRD Kota Cilegon yang dihadiri oleh masyarakat Kelurahan Gerem. Kedua, masyarakat dari karang taruna tiga wilayah (Rawaarum, Gerem, Warnasari) yang menyoal tentang rekruitmen tenaga kerja projek dan organik di Kantor Disnaker Kota Cilegon, pada Kamis 16 November 2023.

Edi Firmansyah Ketua Karang Taruna Rawaarum menuturkan, upaya klarifikasi dan konfirmasi yang dilakukan kepada disnaker ini agar mendapatkan informasi yang jelas. Selanjutnya, kata dia, supaya bisa menyiapkan langkah persuasif kepada perusahaan agar mendapatkan atensi serius dan bisa didengar oleh pihak PT LCI bahwa masyarakat lokal terdampak sudah mulai geram melihat proses rekruitmen yang berlangsung saat ini.

Berdasarkan info grafik yang diserahkan dari pihak PT LCI kepada Disnaker Kota Cilegon diketahui bahwa dari wilayah ring 1 baru berhasil direkrut sebanyak 12 karyawan/2 persen, ring 2 berhasil direkrut sebanyak 236 karyawan/44 persen, dan ring 3 berhasil direkrut sebanyak 287 karyawan/54 persen. Dari total 535 karyawan yang saat ini masih terus berlangsung proses rekruitmen.

Baca Juga

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional
TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota
Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat
Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

Edi menerangkan, serapan tenaga kerja organik atau permanen masih jauh dari harapan masyarakat lokal yang berdomisili sekitar area perusahaan.

“Api jauh dari pada panggang, inilah fenomena yang sedang terjadi di lingkungan kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Warnasari Febrian Ramadhan menyangkan, serapan tenaga kerja dari ring 1 baru baru mencapai 2 persen. Artinya, kata dia sekitar 12 orang warga lokal yang berhasil masuk LCI dari jumlah 535 tenaga kerja yang ada.

Baca Juga

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman
Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog
Rizki Dorong Anggaran Cilegon Lebih Tepat Sasaran, PAD Jadi Perhatian
Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja

“Tentunya sangat memprihatinkan, beda halnya dengan Ring 2 yaitu Cilegon secara umum dan sekitaran Serang yang mencapai 236 orang,” pungkasnya.

Dikatakan Febri, tentu masyarakat ring 1 sangat menyesalkan dengan hasil yang didapat. Pihaknya berharap, dengan kebijakan khusus agar seluas-luasnya kouta tenaga kerja permanen bisa diberikan kepada masyarakat ring 1.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Gerem, Muhamad Nai meminta adanya kebijakan khusus yang diberikan dari pihak PT LCI kepada warga terdampak sekitar projek agar bisa menurunkan standar kualifikasi rekruitmen yang ada. Sehingga, kata dia, hasil rekruitmen bisa dinikmati oleh masyarakat yang terdampak.

“Mohon diakomodir karena kita warga paling terdampak, jangan disamakan dengan warga-warga luar nasional yang pendidikannya jauh lebih mapan dari kami,” ujarnya.

Pihaknya meyakini bahwa warga lokal memiliki etika, etos kerja dan keterampilan yang baik apabila diarahkan kepada hal yang lebih baik. Ia bilang, kebijakan tersebut masih bisa ditinjau ulang sehingga terdapat perubahan dari pola rekruitmen yang saat ini sedang berjalan.

“Kita melihat kouta serapan tenaga kerja permanen masih banyak sekitar 50 persen kouta tenaga kerja yang belum berhasil terserap. Tentunya kita masih punya peluag,” tutupnya.

Baca Juga

Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat
Pemkot Cilegon Siapkan Kuota 763 Penerima Program Beasiswa Cilegon Juare 2026
Sate Bandeng Cilegon Didorong Naik Kelas, Kualitas hingga Legalitas Jadi Perhatian
Bupati Serang Ratu Zakiyah Kunjungi Posko Carita, Temui Keluarga Korban 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja (Kabid Penta) Disnaker Kota Cilegon, Dayat mengatakan sebagai fungsi pemerintahan tentunya terus memfasilitasi setiap unsur masyarakat yang mencoba untuk menggali informasi tentang rekruitmen tenaga kerja.

“Kami mendukung upaya tersebut agar serapan tenaga kerja bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat lokal,” singkatnya. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Menjadi Kota Informatif, Cilegon Naik Tiga Peringkat
Artikel Berikutnya Implementasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA), Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon Gandeng Badan Kesbangpol
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Robinsar Bersama PWI-SMSI Turun dalam Pencarian

Pemkot Cilegon Benahi Data UHC, Ribuan Penerima Tak Lagi Layak Masih Tercatat

Revisi RTRW Cilegon Dimulai, Robinsar: Jangan Sampai Industri Korbankan Lingkungan

Bupati Serang Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Serang

Dilantik, Bupati Serang Minta Pengurus GOW Beri Perempuan Penguatan Inklusif Mencegah KDRT

Kota Serang

Wujud Nyata Program Presiden Atasi Darurat Sampah, 1.161 Ton Sampah di Banten Bakal Dijadikan Energi Listrik

Kota Serang

Groundbreaking Pembangunan PSEL Desember 2026, Bupati Serang Siap Penuhi Pasokan 400 Ton Sampah

Kota Cilegon

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Robinsar Turun Langsung Bagikan Masker ke Warga Cilegon

Kota Serang

Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com