HARITA.ID – Pemerintah Kota Serang menggelar rapat koordinasi rencana pembahasan pengembangan taman kota, pada Selasa 12 Desember 2023.
Rapat koordinasi ini bertempat di Aula Ruang Pj Wali Kota Serang dan dihadiri oleh Pj Wali Kota Serang Yedi Rahmat, Asisten Daerah II, Staff Ahli Walikota, Kepala DPUPR Provinsi Banten dan jajaran serta OPD terkait di Kota Serang.
Dalam sambutannya Pj Wali Kota Yedi Rahmat menginginkan dibangunnya ruang terbuka hijau lebih banyak di Kota Serang.
“Kami berencana untuk menghijaukan taman-taman yang ada di Kota Serang, entah itu di RTH maupun di sepanjang median jalan protokol,”ucap Yedi
“Makanya kami mengundang dari pihak DPUPR Provinsi Banten untuk berkoordinasi terkait Jalan dan RTH yang menjadi kewenangan Kota Serang maupun Provinsi Banten,”imbuhnya.
Menambahkan hal tersebut, Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan bahwa hanya Jl. Veteran yang menjadi kewenangan Kota Serang.
“Untuk RTH harus di pilih pohon/tanaman yang cocok dan menjadi daya tarik, tidak hanya untuk RTH namun sepanjang jalan protokol pun harus diperhatikan,”ujar iwan
Asisten Daerah II Yudi mengungkapkan bahwa pemeliharaan kebersihan jalan di Kota Serang itu merupakan kewenangan DLH Kota Serang, baik jalan provinsi maupun jalan nasional.
Kemudian Kepala DLH Kota Serang Farach Richi mengatakan
“Kami sudah menganggarkan tanaman untuk dimedian jalan, kamipun sudah bersurat dan menunggu pendelegasian dari provinsi baru bisa kami tindak lanjuti,”ucap Farach
Terkait RTH Kepala DPKP Kota Serang Nofriady mengungkapkan bahwa ada 281 perumahan yang ada di Kota Serang namun baru 96 perumahan yang baru di intervensi oleh DPKP
Lalu, Kepala Bappeda Kota Serang Ina mengungkapkan bahwa potensi RTH di Kota Serang itu bisa 15.452 hektar karena daerah persawahan juga terhitung sebagai ruang terbuka hijau.
Kepala DPUPR Provinsi Arlan Marzan menambahkan bahwa Kota Serang fenomenanya adalah perumahan.
“Ketika siteplan itu diberikan oleh developer, secara tidak langsung PSU itu sudah menjadi punya pemerintah tanpa harus menunggu diberikan oleh developer,”ungkap Arlan
“Kota Serang itu sangat butuh RTH yang lebih banyak, sehingga itu Flyover Bogeg tidak dijadikan tempat nongkrong oleh warga,” Sambungnya
“Maka dari itu kami ingin rakor ini bisa menentukan mana yang menjadi prioritas kota sehingga tidak terjadi double anggaran,”imbuhnya
Diakhir rapat Pj Wali Kota mengucapkan rasa terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Banten karena sudah memberi dukungan untuk Kota Serang dan berharap dalam satu tahun kepemimpinan harus ada hasil yang terlihat. (Zar/Red)







