HARITA.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon, akan melibatkan sebanyak 2.506 petugas Linmas untuk mengamankan berjalanya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang di Kota Cilegon.
Komisioner KPU Kota Cilegon, Nunung Nurjanah mengatakan, saat ini jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) se Kota Cilegon sebanyak 1.253 TPS. Dari jumlah itu, masing-masing TPS akan dijaga oleh dua petugas Linmas. Dengan demikian, Nunung mengaku membutuhkan sebanyak 2.506 petugas Linmas untuk mengamankan TPS pada saat pemilu berlangsung.
“Saat ini se-Kota Cilegon ada 1.253 TPS, masing-masing TPS akan diamankan 2 petugas Linmas,” ujar Nunung di kantornya, Rabu 13 Desember 2023.
Nunung menyampaikan, saat ini baru ada 1.626 petugas Linmas yang telah menerima SK dari Satpol PP Kota Cilegon sebagai pembina petugas Linmas tersebut. Sehingga pihanya kekurangan sekitar 880 petugas Linmas.
“Kalu yang sudah di SK kan oleh Satpol PP itu 1.626 Linmas, jadi kekurangnya sekitar 8 ratus Linmas lebih yang dibutuhkan,” ucap Nunung.
Untuk mencari kekurangan jumlah petugas Linmas itu, Nunung mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cilegon untuk bersama-sama memikirkan kekurangan jumlah petugas Linmas tersebut.
“Untuk kekurangnya kita akan koordinasi dengan Sat Pol PP dengan Kesbangpol untuk bersama-sama mencari petugas Linmas,” katanya.
Nunung Menambahkan, Gaji linmas untuk pemilu 2024 tercantum dalam Surat Menteri Keuangan Nomor S-647/MK.02/2022 tertanggal 5 Agustus 2022. Adapun, honor Linmas Pemilu 2024 kini naik jadi Rp 700 ribu dari sebelumnya pada Pemilu 2019 sebesar Rp 650 ribu. (Zar/Red)










