HARITA.ID – Wakil Wali Kota Cilegon, Sanuji Pentamarta menyayangkan rotasi mutasi ratusan pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon yang dilakukan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian.
Pasalnya, dirinya sebagai Wakil Wali Kota Cilegon tidak dilibatkan dalam rotasi mutasi pejabat tersebut.
Sanuji mengaku, dirinya diberikan informasi tentang rotasi mutasi itu pada pagi hari sebelum pelantikan melalui pesan whatsapp. Padahal kata Sanuji, dalam pasal 66 secara umum memiliki tugas membantu kepala daerah dalam memimpin pelaksanaan pemerintahan daerah, memberikan pertimbangan dan masukan kepada kepala daerah, serta menjalankan tugas lain yang diberikan kepala daerah.
Namun, lanjut Sanuji, dalam pelaksanaan mutasi rotasi yang dilakukan Wakil Wali Kota Cilegon Helldy Agustian tidak dilibatkan sama sekali dan tidak diberikan kesempatan saran dan masukan serta rapat-rapat terkait rotasi mutasi pun Sanuji mengaku tidak mengetahuinya.
Menurutnya, rotasi mutasi yang dilakukan Wali Kota akan berdampak terhadap pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Lantaran, dalam rotasi mutasi itu paling banyak dilakukan terhadap Lurah dan yang ada di Cilegon.
“Padahal, para Lurah yang diganti dan dipindahkan itu merupakan Lurah yang sudah berkonsolidasi dengan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk pelaksanaan Pemilu 2024,”ujarnya.
Selain itu juga, Sanuji menilai rotasi mutasi yang dilakukan Wali Kota Cilegon tidak ada urgensinya untuk masyarakat Cilegon dan bisa menimbulkan perpecahan terhadap masyarakat Cilegon. (Zar/Red)










