Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Kinerja APBN Provinsi Banten Periode 31 Mei 2024 dinilai Positif
Kota Serang

Kinerja APBN Provinsi Banten Periode 31 Mei 2024 dinilai Positif

admin
Diterbitkan: 28 Juni 2024
Bagikan
10 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID- Kinerja APBN Provinsi Banten sampai dengan 31 Mei 2024 menunjukkan hasil yang sangat baik. Hal ini terlihat secara umum pendapatan dan belanja negara yang tumbuh positif (yoy). Hal ini disampaikan oleh para pimpinan Kemenkeu Satu Regional Banten yakni Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten, Suska, Kepala Seksi Data dan Potensi Kanwil DJP Banten, Aria Bimantoro Kusuma D, Kepala KPU Bea dan Cukai Soekarno Hatta, Gatot Sugeng Wibowo, dan Plh. Kepala Kanwil DJKN Banten, Sugiwanto dalam siaran pers yang diselenggarakan secara online melalui Microsoft Teams Meeting.

Menurut Suska, secara umum realisasi pendapatan APBN regional Banten sampai dengan 31 Mei 2024 Berkinerja Sangat Baik. Realisasi penerimaan pajak telah mencapai 41,91% dari target, realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai telah mencapai 37,39% dari target dan realisasi PNBP telah mencapai 66,90% dari target. Secara keseluruhan, total realisasi pendapatan sampai dengan 31 Mei 2024 telah mencapai 41,49% dari target dan mengalami pertumbuhan sebesar 12,86% (yoy).

Kinerja Belanja Negara, Penyaluran KUR dan UMi
Suska menyampaikan, kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sampai dengan 31 Mei 2024 mengalami pertumbuhan positif, dengan realisasi telah mencapai Rp727,78 miliar atau 66,90% dari target dan mengalami pertumbuhan sebesar 11,57% (yoy). Kinerja PNPB ini ditopang oleh Pendapatan Pelayanan Pertanahan, Jasa Kepelabuhanan, Pendapatan Paspor , Pendapatan Jasa Pelayanan Pendidikan dan Jasa Pelayanan Rumah Sakit.

Selanjutnya, dari sisi belanja negara sampai dengan 31 Mei 2024 terealisasi sebesar Rp10,76 triliun atau 38,85% dari pagu dan mengalami pertumbuhan sebesar 17,28% (yoy). Kontribusi realisasi belanja negara terbesar berasal dari belanja TKD sebesar Rp7,01 triliun, kemudian belanja K/L sebesar Rp3,75 triliun.

Untuk seluruh jenis Belanja K/L di Provinsi Banten sampai dengan 31 Mei 2024 mengalami pertumbuhan positif, kecuali belanja modal yang mengalami kontraksi sebesar 37,71%. Hal ini disebabkan karena terdapat penurunan pagu belanja modal yang cukup signifikan untuk tahun 2024 pada satker tertentu.

Baca Juga

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat
Bupati Serang Ratu Zakiyah Kunjungi Posko Carita, Temui Keluarga Korban 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Bupati Serang Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat

Sedangkan kinerja realisasi Belanja K/L berdasarkan fungsi bahwa fungsi Pelayanan Umum menunjukkan kinerja tertinggi sebesar 59,26%, yang ditopang adanya pelaksanaan tahapan pemilu pada tahun 2024.

Terkait hibah, total pendapatan hibah yang diterima oleh satuan kerja vertikal sampai dengan 31 Mei 2024 sebanyak 22 hibah dengan total nilai sebesar Rp83,89 miliar. Hibah tersebut digunakan untuk menunjang kegiatan pengamanan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serta menunjang operasional kegiatan satuan kerja.

Suska menjelaskan, kinerja penyaluran Transfer Ke Daerah (TKD) sampai dengan 31 Mei 2024 telah tersalurkan sebesar Rp7,01 triliun atau 39,59% dari total alokasi TKD dan tumbuh sebesar 17,97, dimana untuk semua jenis TKD mengalami pertumbuhan positif, kecuali jenis TKD Dana Insentif Fiskal yang baru tersalur sebesar 5,30% dari total pagu dan mengalami kontraksi sebesar 41,69% dibandingkan tahun 2023. Hal ini disebabkan adanya proses penyaluran Dana Insentif Fiskal pada akhir bulan Mei 2024 yang akan tersalurkan pada bulan Juni 2024.

Baca Juga

Dilantik, Bupati Serang Minta Pengurus GOW Beri Perempuan Penguatan Inklusif Mencegah KDRT
Wujud Nyata Program Presiden Atasi Darurat Sampah, 1.161 Ton Sampah di Banten Bakal Dijadikan Energi Listrik
Groundbreaking Pembangunan PSEL Desember 2026, Bupati Serang Siap Penuhi Pasokan 400 Ton Sampah
Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita

Kementerian Keuangan juga memiliki misi khusus dalam mengawal penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Ultra Mikro (UMi). Penyaluran KUR dan UMi sampai dengan 31 Mei 2024 mengalami pertumbuhan positif masing-masing sebesar 26,30% dan 4,27%, dimana penyaluran KUR dan UMi terbesar berada di Kabupaten Tangerang yang masing-masing sebesar Rp633,99 miliar dan Rp45,26 miliar.

Sedangkan KUR dengan skema mikro dan KUR berdasarkan sektor perdagangan merupakan kelompok penyaluran KUR terbesar dengan nilai penyaluran masing-masing sebesar Rp1,28 triliun dan Rp1,40 triliun.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selanjutnya terkait dengan kinerja APBD Banten sampai dengan 31 Mei 2024, pendapatan dan belanja daerah mengalami pertumbuhan positif masing-masing sebesar 11,94% dan 7,31%. TKD yang telah disalurkan ke Provinsi Banten sampai dengan 31 Mei 2024 sebesar Rp7,01 triliun atau sebesar 48,20% dari total pendapatan Banten.

Kinerja Penerimaan Pajak
Selanjutnya, Aria dari Kanwil DJP Banten, menyampaikan informasi tentang penerimaan pajak Provinsi Banten hingga 31 Mei 2024. Menurutnya, penerimaan pajak periode tersebut tercapai sebesar Rp32,09 Triliun, memenuhi 41,91% dari target APBN 2024 sebesar Rp76,58 triliun dan tumbuh sebesar 10,92% (yoy). Kinerja penerimaan pajak tumbuh dengan baik di awal tahun 2024 ini.

Aria menjelaskan, mayoritas jenis pajak dominan mengalami pertumbuhan positif pada periode s.d 31 Mei 2024. PPN Dalam Negeri, PPh Pasal 21, PPN Impor, PPh Final dan PPh 22 Impor mengalami pertumbuhan positif. Sedangkan PPh Badan masih mengalami pertumbuhan negatif. Hal ini disebabkan oleh peningkatan restitusi.

Selanjutnya, Penerimaan perpajakan sektor dominan s.d. 31 Mei 2024 mayoritas tumbuh positif. Sektor Industri Pengolahan dan Sektor Perdagangan adalah 2 sektor dengan kontribusi terbesar penerimaan pajak Banten s.d 31 Mei 2024. Kontribusi masing-masing sektor tersebut sebesar 39,01% dan 24,32%.

Baca Juga

Pemkab Serang Dukung Riset Stranas 2026 untuk Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
Komitmen Gubernur Berbuah Manis, Banten Raih Juara 2 Tata Kelola Konservasi Energi Tingkat Nasional.
Mahasiswa UI Dorong Pemberdayaan Warga Kabupaten Serang melalui Program Panglimaja
Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik

Hingga 31 Mei 2024, 11 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di lingkungan Kanwil DJP Banten seluruhnya mengalami pertumbuhan positif yang baik, kecuali KPP Madya Tangerang mengalami pertumbuhan negatif yang disebabkan oleh restitusi yang terjadi di tahun 2024. Pertumbuhan netto tertinggi dialami oleh KPP Pratama Tangerang Barat sebesar 39,45% dan capaian tertinggi juga diraih oleh KPP Pratama Tangerang Barat sebesar 51,18%.

Kontribusi penerimaan pajak Kanwil DJP Banten ditopang oleh jenis pajak PPN Dalam Negeri, PPh 21, dan PPN impor masing-masing sebesar 27,88%, 22,93%, dan 21,50%.

Kinerja Penerimaan Kepabeanan dan Cukai
Selanjutnya, Kepala KPU Bea dan Cukai Soekarno Hatta, Gatot Sugeng Wibowo, menyampaikan informasi tentang penerimaan Kepabeanan dan Cukai Provinsi Banten hingga 31 Mei 2024. Beliau menyampaikan bahwa capaian penerimaan Kepabeanan dan Cukai sebesar Rp5,50 Triliun, memenuhi 37,39% dari target tahunan APBN 2024 sebesar Rp14,71 Triliun dan tumbuh sebesar 3,65% (yoy). Kinerja penerimaan Kepabeanan dan Cukai ini tumbuh positif sebesar 3,65% hingga 31 Mei 2024.

Gatot menjelaskan, penerimaan Kepabeanan dan Cukai ini terdiri dari Bea Masuk, Cukai, dan Bea Keluar. Bea Masuk mencapai Rp4,29 triliun, turun 0,83% (yoy), dipengaruhi kinerja impor nasional, terutama impor komoditi konsumsi, kebutuhan perdagangan dan industri. Cukai mencapai Rp1,20 triliun, tumbuh 24,01% (yoy), didorong peningkatan volume produksi minuman mengandung etil alkohol golongan A dan B yang disertai kenaikan tarif Cukai MMEA 20% (rata-rata tertimbang). Bea keluar mencapai Rp2,42 miliar, turun 54,80% (yoy), dipengaruhi fluktuasi harga komoditas kelapa sawit dan produk turunan pengolahannya.

Gatot juga menyampaikan informasi tentang kinerja Neraca Perdagangan Provinsi Banten hingga Mei 2024. Nilai Ekspor mei 2024 tercatat USD 2,14 miliar (tumbuh 127%, yoy), sementara impor mencapai USD 2,92 miliar (tumbuh -11%, yoy).

Neraca Perdagangan Mei 2024 masih mencatatkan defisit sebesar USD 0,78 miliar meskipun jumlah defisit lebih kecil dibanding bulan April 2024 sebesar USD 1,14 miliar.

Peningkatan Netto Neraca Perdagangan bulan Mei 2024 tersebut disebabkan oleh kenaikan eksportasi pada komoditi: perhiasan, barang hasil tempaan pandai emas dan perak serta barang lainnya; Semi-manufaktur barang dari plastik, dan penurunan importasi pada komoditi: telepon, komoditi gula, dan piranti lunak serta barang digital.

Pengelolaan Aset Pemerintah Pusat sampai dengan 31 Mei 2024
Plh. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Provinsi Banten, Sugiwanto, melaporkan kinerja pengelolaan aset negara di wilayah Banten pada sampai dengan bulan Mei tahun 2024. Pengelolaan aset negara di Banten mencakup Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Kekayaan Negara, Piutang dan Lelang, serta Pembiayaan Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), yang semuanya menunjukkan kinerja positif dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Realisasi PNBP dari pengelolaan aset sampai dengan Mei 2024 mencapai 7,51 miliar rupiah atau 29,43% dari target tahun 2024. Sementara itu, realisasi PNBP dari lelang mencapai 13,04 miliar rupiah atau 31,13% dari target tahun 2024, sedangkan realisasi PNBP dari piutang negara adalah 0,65 miliar rupiah atau 134,08% dari target tahun 2024. Total realisasi PNBP sampai dengan Mei 2024 adalah Rp21,20 milyar atau mencapai 31,23% dari target tahun 2024.

Realisasi Pokok lelang bulan Mei mencapai Rp143,39 milyar, sehingga capaian pokok lelang bulan Januari sampai dengan Mei 2024 mencapai Rp577,60 miliar atau 37,50% dari target tahun 2024, dengan dominasi jenis lelang meliputi Hak Tanggungan, Lelang Non Eksekusi Sukarela, dan Lelang Pegadaian. Penyelesaian piutang negara sampai dengan bulan Mei tahun 2024 mencapai 7,08 miliar rupiah atau 51,30% dari target tahun 2024.

Realisasi Hibah Barang Milik Negara kepada pemerintah daerah di wilayah Provinsi Banten, sampai dengan Mei 2024 sudah terbit surat persetujuan hibah dengan nilai sebesar Rp167,24 miliar.

Untuk pembiayaan PSN oleh LMAN di Provinsi Banten di bulan Mei tahun 2024, sudah terealisasi pembiayaan sebesar 19,65 miliar rupiah, yang terbagi atas Sarana dan Prasarana Air Baku Karian sebesar 0,13 miliar rupiah, Bendungan Kairan 4,33 miliar rupiah, Jalan tol Cimangging – Cibitung 3,10 miliar dan Jalan Tol Serang-Panimbang 12,09 miliar rupiah. Sehingga total realisasi PSN oleh LMAN dari bulan Januari s.d Mei sebesar 332,26 miliar rupiah. (Zhar/Red).

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Jadi Tuan Rumah FLS2N Provinsi Banten, Maman Mauludin Harap Bangkitkan Talenta Bagi Peserta Didik di Dunia Pendidikan
Artikel Berikutnya Bupati Tatu Ingatkan Warga Kabupaten Serang Hindari Bahaya Narkoba
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Serang

Festival Cikolelet 2026 Digelar, Mendes Yandri: Rawat Kearifan Lokal, Bangun Kesejahteraan

Kota Serang

Hadiri Puncak HUT ke 81 RI di Desa Cisait, Wabup Serang Tekankan Teladani Perjuangan Pahlawan

Kota Serang

HUT ke-88 RSDP Serang, Bupati Zakiyah Resmikan 10 Mesin Cuci Darah Baru

Kota Serang

Jadi Irup Upacara HUT ke 81 RI, Bupati Serang Pastikan Maksimalkan Pelayanan Dasar

Kota Serang

Seleksi Ketat Berbuah Prestasi, 55 Paskibraka Kabupaten Serang Resmi Dikukuhkan

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com