Harita.id
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Mahasiswa KKN UGM Inisiasi Pembuatan Home Stay di Wisata Religi Tanara
Daerah

Mahasiswa KKN UGM Inisiasi Pembuatan Home Stay di Wisata Religi Tanara

admin
Diterbitkan: 1 Juli 2024
Bagikan
5 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Nanang Supriatna menerima 30 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang kedua tahun 2024 di Pendopo Bupati Serang pada Senin, 1 Juli 2024. KKN-PPM UGM yang dilaksanakan merupakan yang kelima kalinya di Kabupaten Serang.

“Ibu Bupati merasa sangat terbantu dengan KKN UGM yang sudah lima kali, untuk tahun sekarang saya dengan pak Sudaryatmo ada 30 mahasiswa yang sudah kami terima tentunya ini ada tematik khusus untuk di Tanara,” ujar Nanang kepada wartawan usai melepas mahasiswa UGM. Turut hadir Asda III Ida Nuraida, Staf Ahli Bupati Rahmat Setiadi dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang.

Nanang mengatakan, tujuan kegiatan ini fokusnya masih sama untuk peningkatan wisata religi Syeh Nawawi Al-Bantani. Dimana dalam 40 hari kedepan mahasiswa UGM akan melakukan banyak program yang tentu membantu Pemda tentang pentingnya peningkatan kualitas hidup dan menghargai keilmuan Syeh Nawawi Al-Bantani. “Dan diteruskan dengan baik dan nanti Insya Allah akan terbentuk pemahaman warga masyarakat yang baik untuk bisa trus menjaga nama besar Syeh Nawawi Al-Bantani,” ucapnya.

Nanang menyebutkan, di Kecamatan Tanara bukan hanya UGM namun juga ada dari Sekolah Tinggal Ilmu Fiqih dan dengan beberapa universitas di Banten.

“Ini Insya Allah akan berikan dampak luar biasa kepada Pemda karena dibantu UGM, Insya Allah kedepan wisata religi Syeh Nawawi akan terwujud dengan baik,” katanya.

Baca Juga

Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta
Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi
BAZNAS Cilegon Buka Seleksi Pimpinan Periode 2026-2031, Ini Syaratnya
SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten

Berdasarkan hasil KKN yang dilakukan Mahasiswa UGM selama lima kali, menurut Nanang ada beberapa peningkatan. Diantaranya perilaku dan terus disampaikan bahwa ketika ingin membangun yang terpenting kesiapan mental dan perilaku lebih dulu, bukan bentuk bangunan yang diutamakan seperti museum dan lainnya.

“Tapi kita bagaimana mengkondisikan masyarakat ini supaya bisa lebih siap ketika ada kemajuan dan perkembangan serta program di pemerintah contohnya untuk majukan wisata religi Syeh Nawawi Al Bantani. Teman teman UGM sudah banyak berikan ilmu sesuai ilmu fakultas masing-masing ada teknologi tepat guna, penanaman mangrove, pupuk,” ucapnya.

Dosen Pendamping KKN UGM Sudaryatmo mengatakan, kegiatan KKN di Kecamatan Tanara Kabupaten Serang merupakan yang kelima kali. “Kegiatan KKN di Kabupaten Serang sudah lima kali, sehingga ini sudah masuk tahapan memanen hasilnya. Jadi akan mencoba merangkum semua kegiatan yang sudah dilakukan kemudian akan ada finalisasi,” ujarnya.

Baca Juga

26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak
Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing
Kabupaten Serang Genap 500 Tahun, Pemprov Banten Dorong Sinergi Pembangunan
76,69 Hektare Permukiman Kumuh Masih Tersisa di Cilegon, Akses Damkar Jadi Kendala

Ia menyebutkan, nantinya akan ada kegiatan sambang tokoh pariwisata mulai dari masyarakat, sampai unsur lainnya dalam penta helix akan dihadirkan. Diantaranya ada pemerintah, CSR, masyarakat, universitas dan media massa. “Kelima itu harus terangkum dalam sambang tokoh bagaimana kelanjutan ini,” ucapnya.

Selain itu, kata Sudaryatmo, pihaknya juga ada program unggulan menginisiasi pembuatan home stay. Dimana home stay di Tanara dibutuhkan karena berkaitan adanya haul Syeh Nawawi yang biasanya ramai pengunjung. “Biasanya mereka puluhan ribu yang hadir kadang kadang, membutuhkan penginapan jadi kita ada satu program menginisiasi mana mana saja rumah masyarakat yang bisa dijadikan home stay,” tuturnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kemudian pihaknya juga akan mengadakan festival budaya dalam bentuk lomba koreografi lagu selamat datang Serang. Dimana nantinya akan dijadikan icon Kabupaten Serang yang akan diikuti warga Kabupaten Serang dalam bentuk video klip dan 10 besarnya akan dilombakan 12 Agustus 2024. “Ada juga lomba kaligrafi dan UMKM jajanan lokal bertempat di pendopo yang harapannya akan mendukung kegiatan di Tanara tapi juga di Kabupaten Serang,” katanya.

Selanjutnya kata Sudaryatmo, pihaknya juga ada program dari pemuda bersama PT Chandra Asri berupa penanaman mangrove. Kegiatan itu untuk melindungi sepadan pantai karena di Tengkurak ada abrasi. “Nanti bisa difokuskan ke beberapa titik ada 100 hektare akan dilakukan 26 Juli bersamaan hari Mangrove sedunia. Kabarnya yang dulu pernah dilakukan penanaman 2022 yang di Lontar sudah 2 meter tingginya tentu akan menghasilkan carbon stok yang bisa diperdagangkan,” ucapnya.

Terakhir dirinya berharap kegiatan pendampingan masyarakat di Tanara bisa dirasakan masyarakat dan Pemda. Diharapkan kegiatan KKN tersebut bisa jadi role model kegiatan pendampingan masyarakat di Kabupaten Serang. (Zhar/Red).

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Percepat Penurunan Stunting, DKBP3A Kabupaten Serang Optimis Juara 1 di Tingkatkan Provinsi Banten
Artikel Berikutnya Pemprov Banten Klaim Angka Kemiskinan Alami Penurunan, Segini Angkanya
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha

Pemprov Banten Pastikan APBD 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga

Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan

Bukan Cuma Warga Ciwandan, Pasien dari Anyer-Mancak Ikut Berobat ke Sini

Cegah Kekerasan, PATBM Jadi Ujung Tombak Perlindungan Perempuan dan Anak di Cilegon

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Banyak Kecelakaan, Dishub Cilegon Siapkan Garis Kejut di 5 Titik JLS

Kota Cilegon

Waspada! Puskesmas Ciwandan Ungkap 10 Penyakit yang Banyak Menyerang Warga

Kota Cilegon

Citangkil Cilegon Masuk Zona Merah Narkoba, 88 ASN Jalani Tes Urine

Kota Cilegon

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang

Kota Cilegon

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com