Harita.id
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Ini Sosok Pengganti KH. Imadudin Usman Al-Bantani di RMI PWNU Banten
Kota Cilegon

Ini Sosok Pengganti KH. Imadudin Usman Al-Bantani di RMI PWNU Banten

admin
Diterbitkan: 8 September 2025
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

Cilegon – Pelantikan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) I PWNU Banten Masa Khidmat 2025–2030 yang berlangsung di Hotel Royale Krakatau, Senin (8/9/2025), menjadi ajang bersejarah bagi Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Banten. Dalam forum tersebut, Dr. KH. Ahmad Yury Alam Fathallah, Lc., M.Ag resmi ditetapkan sebagai Ketua RMI menggantikan KH. Imadudin Usman Al-Bantani.

Sosok yang akrab disapa Gus Yury ini bukan orang baru di dunia pesantren. Ia merupakan cucu dari KH. Abdul Kabier, ulama kharismatik sekaligus tokoh pelopor GP Ansor di Banten (Saat itu Hizbullah) dan yang mendirikan Pondok Pesantren Nur El Falah tahun 1943. Kini, estafet kepemimpinan pesantren tersebut berada di tangan Gus Yury, tokoh muda kelahiran Serang 1986 itu.

Jejak Pendidikan dari Pesantren hingga Al-Azhar

Sejak kecil, Gus Yury ditempa dalam lingkungan pesantren. Ia pernah menimba ilmu di sejumlah pesantren, salah satunya Pondok Pesantren Al-Musaddadiyah Garut, Jawa Barat. Setelah itu, ia melanjutkan studi S1 di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, yang dikenal sebagai salah satu pusat keilmuan Islam dunia.

Sepulang dari Mesir, Gus Yury menuntaskan pendidikan S2 dan S3 di UIN Sunan Gunung Djati, Bandung dengan Disertasi mengenai Pengembangan Kurikulum Pesantren sekaligus memperkuat kapasitas akademiknya sebagai ulama muda intelektual.

Baca Juga

Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta
Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi
BAZNAS Cilegon Buka Seleksi Pimpinan Periode 2026-2031, Ini Syaratnya
76,69 Hektare Permukiman Kumuh Masih Tersisa di Cilegon, Akses Damkar Jadi Kendala

Pemimpin Pesantren dan Perguruan Tinggi

Selain mengasuh Pondok Pesantren Nur El Falah, Gus Doktor Yury juga dipercaya memimpin Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) KH. Abdul Kabier. Kampus ini menjadi salah satu pusat pendidikan tinggi berbasis pesantren di Serang Banten.

Aktif di Organisasi dan Dunia Ekonomi Pesantren

Baca Juga

Tak Ingin Ada Lagi Krisis Air, Pemkot Cilegon Kejar Tuntas Jaringan Pipa Merak
Pemkot Cilegon Mulai Tindak Parkir Liar, PKL hingga Balap Liar Pekan Depan
Disdukcapil Cilegon Jemput Bola, 141 Personel Polres Aktifkan IKD
Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan

Tidak hanya di ranah pendidikan, Gus Yury juga aktif di berbagai organisasi. Ia tercatat sebagai Sekretaris Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (Hebitren) Banten, wadah yang mendorong kemandirian ekonomi pesantren di daerah.

Selain itu, ia juga dikenal sebagai founder Bank Sampah Umat (BSU), sebuah gerakan pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan sampah dengan pendekatan ekonomi sirkular digital (android) Inovasi tersebut membawa karyanya meraih prestasi nasional sebagai Juara Talenta Wirausaha BSI 2025 kategori Santri.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Harapan Baru untuk RMI Banten

Dengan segudang pengalaman di bidang pendidikan, organisasi, dan pemberdayaan ekonomi umat, kehadiran Gus Yury di pucuk pimpinan RMI PWNU Banten diharapkan mampu membawa warna baru. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan RMI ke depan harus fokus pada isu nasib pesantren, bukan lagi terjebak pada perdebatan nasab.

“Pesantren bukan hanya tempat pendidikan dan dakwah tetapi juga pemberdayaan umat. Saatnya kita bicara nasib pesantren dan santri: pendidikan, kesejahteraan, dan kontribusinya bagi bangsa. Inilah khidmat kita bersama,” ujar Gus Yury usai dilantik.

Dengan terpilihnya Dr. KH. Ahmad Yury Alam Fathallah, RMI PWNU Banten diharapkan semakin berperan dalam memperkuat pesantren sebagai pusat keilmuan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Banten.

Baca Juga

Bukan Cuma Warga Ciwandan, Pasien dari Anyer-Mancak Ikut Berobat ke Sini
Cegah Kekerasan, PATBM Jadi Ujung Tombak Perlindungan Perempuan dan Anak di Cilegon
Banyak Kecelakaan, Dishub Cilegon Siapkan Garis Kejut di 5 Titik JLS
Waspada! Puskesmas Ciwandan Ungkap 10 Penyakit yang Banyak Menyerang Warga
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Inspektur Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Bupati Serang Ratu Zakiyah Ajak Perangi Korupsi dan Narkoba
Artikel Berikutnya Pengurus Baru RMI PWNU Banten, Fokus Kemandirian Ekonomi, Digitalisasi, dan Literasi Pesantren
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten

26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak

Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha

Pemprov Banten Pastikan APBD 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Citangkil Cilegon Masuk Zona Merah Narkoba, 88 ASN Jalani Tes Urine

Kota Cilegon

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang

Kota Cilegon

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

Kota Cilegon

Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Cilegon, Jalan hingga Trotoar Dibenahi

Kota Cilegon

Cilegon Dapat 91 Sarana Pengangkut Sampah, Ada 59 Cator hingga Compactor

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com