Harita.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Bupati Serang: Orang Tua adalah Madrasah Pertama dalam Membentuk Generasi Qurani
Daerah

Bupati Serang: Orang Tua adalah Madrasah Pertama dalam Membentuk Generasi Qurani

admin
Diterbitkan: 8 Juni 2026
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

KAB. SERANG, HARITA.ID – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa peran keluarga, khususnya orang tua, menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan moral anak di tengah derasnya arus informasi serta tantangan perkembangan zaman saat ini.

Hal tersebut disampaikan Ratu Zakiyah saat menghadiri Wisuda Angkatan XXVI Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an (LPTKA) BKPRMI Kabupaten Serang Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren Bai Mahdi Soleh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, pendidikan agama dan pembentukan akhlak tidak cukup hanya dilakukan di lingkungan sekolah maupun lembaga pendidikan keagamaan. Peran orang tua di rumah menjadi faktor penentu keberhasilan pendidikan tersebut.

“Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks dan keterbukaan informasi yang begitu masif, pendidikan moral dan agama sangat penting dimiliki anak-anak. Karena semuanya berawal dari rumah. Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya,” ujar Ratu Zakiyah.

Ia menjelaskan, berbagai nilai akhlakul karimah dan ajaran syariat Islam yang diajarkan di lembaga pendidikan akan sulit membentuk karakter anak secara optimal apabila tidak diperkuat melalui keteladanan dan pendampingan orang tua di rumah.

Baca Juga

Wali Kota Cilegon Beri Kejutan HUT TNI di Tengah Nobar Timnas
2027, Pegawai Pemkot Cilegon Tak Bisa Lagi ‘Titip Absen’
Dari Desa hingga OPD, Ini Para Peraih Penghargaan HUT ke-26 Banten
HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ungkap Deretan Pembangunan yang Berdampak ke Warga

Menurutnya, keberhasilan mencetak generasi unggul membutuhkan sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan lingkungan masyarakat. Ketiganya memiliki peran strategis yang tidak dapat berjalan sendiri-sendiri.

“Kalau semua diserahkan kepada tenaga pendidik, sementara di rumah orang tua tidak memberikan perhatian yang sama, tentu akan sulit mencetak generasi yang kita harapkan. Karena itu, semua pihak harus mengambil peran,” katanya.

Ratu Zakiyah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam menyiapkan generasi Qurani yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki ketahanan moral yang kuat.

Baca Juga

Satpol PP Cilegon Perluas Penertiban, Usaha hingga Taman Kota Diawasi
RSUD Cilegon Tak Cuma Andalkan Skill Medis, Cara Komunikasi Nakes Ikut Diasah
Bagi Anak Pemegang KIA Kabupaten Serang, Bisa Nikmati Wahana Gratis di Anyer Wonderland
Bukan Sekadar Obati Warga, Puskesmas Ciwandan Diganjar Penghargaan Berkat Cegah Anemia-Stunting

Menurut dia, tantangan terbesar yang dihadapi anak-anak saat ini adalah derasnya arus informasi digital, termasuk paparan berbagai konten di media sosial yang tidak selalu berdampak positif.

Meski demikian, ia optimistis anak-anak mampu menghadapi tantangan tersebut apabila sejak dini telah dibekali pendidikan agama yang kuat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Saya meyakini jika anak-anak sudah dibentengi dengan pondasi moral yang kokoh, mereka akan mampu memfilter berbagai pengaruh negatif yang datang dari luar,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang Aber Nurhadi, Kepala Bidang SMP Dedi Mawardi, Ketua PCNU Kabupaten Serang KH Muhammad Robi Ulfi Zaini Thohir, serta sejumlah tokoh pendidikan dan keagamaan lainnya.

Sementara itu, Ketua LPTKA BKPRMI Kabupaten Serang Sukri menyampaikan bahwa sebanyak 223 santri dan santriwati mengikuti prosesi wisuda tahun ini. Para peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Serang, dengan jumlah terbanyak dari Kecamatan Kramatwatu, Anyar, Kragilan, dan Ciruas.

Sukri menyambut baik pesan yang disampaikan Bupati Serang terkait pentingnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak.

Baca Juga

JLS Cilegon Rawan Kecelakaan, Pemkot Siapkan Penutupan U-Turn
54.475 Warga Cilegon Kantongi IKD, Hampir 49 Ribu Lagi untuk Kejar Target
Parkir Semrawut di Bonakarta Bikin Warga Resah, Dishub Cilegon Turun Tangan
Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Menurutnya, masukan tersebut akan menjadi perhatian bagi LPTKA BKPRMI Kabupaten Serang untuk memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan Al-Qur’an dan keluarga.

“Kami mendukung penuh arahan Ibu Bupati. Ke depan, kami akan menindaklanjuti hal ini agar peran lembaga pendidikan dan orang tua semakin berjalan seiring dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berkarakter Qurani,” kata Sukri.

Wisuda TPQ yang rutin diselenggarakan setiap tahun tersebut tidak hanya menjadi momentum penghargaan atas capaian para santri dalam mempelajari Al-Qur’an, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai pusat pendidikan pertama dan utama bagi anak.

(Adv*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Aktivis Lingkungan Desak Perusahaan Tambang di Bojonegara dan Pulo Ampel Perketat Pengendalian Debu
Artikel Berikutnya Rakerwil APJII Banten Digelar di Cilegon, Dorong Percepatan Transformasi Digital
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Peringati Haornas 2026, SIWO PWI Cilegon Beri Penghargaan kepada Walikota Robinsar dan 4 ASN Penggerak Olahraga

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon

Kota Cilegon

Pelajar Apresiasi Workshop dan Pelatihan Jurnalistik SMSI Kota Cilegon

Kota Cilegon

SMSI Cilegon Adakan Workshop dan Pelatihan, Cetak Jurnalis Siber Masa Depan

Kota Cilegon

Monev DPPK Cabang Juara, Balai Warga Periuk Disiapkan Jadi Ruang Publik Warga

Kota Cilegon

Monev Program DPPK, Pemkot Cilegon Pastikan Pembangunan Balai Warga Berjalan Baik

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com