Harita.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Wali Kota Cilegon: Benteng Pertama Tangkal Radikalisme Ada di Dalam Keluarga
DaerahKota Cilegon

Wali Kota Cilegon: Benteng Pertama Tangkal Radikalisme Ada di Dalam Keluarga

admin
Diterbitkan: 25 Juni 2026
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan dalam menangkal paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme. Menurutnya, keluarga merupakan benteng pertama yang mampu membentuk karakter, nilai kebangsaan, dan semangat toleransi sejak dini.

Hal tersebut disampaikan Robinsar saat membuka kegiatan Wawasan Kebangsaan bertema Peran Keluarga dalam Menjaga Keutuhan NKRI yang digelar di The Royal Krakatau Hotel Cilegon, Kamis (25/6/2026).

Dalam sambutannya, Robinsar memberikan apresiasi kepada Densus 88 Antiteror Polri yang dinilai konsisten menjalankan langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini terhadap ancaman radikalisme serta terorisme di Indonesia.

“Persoalan intoleransi, radikalisme, dan terorisme bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum. Ini adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan keluarga,” ujar Robinsar.

Menurutnya, penyebaran paham radikal saat ini dapat menyasar siapa saja dan masuk melalui berbagai jalur, termasuk lingkungan pendidikan, komunitas sosial, hingga ruang digital yang sulit terkontrol. Bahkan, kata dia, ancaman tersebut tidak mengenal batas profesi maupun latar belakang sosial.

Baca Juga

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi
Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal
Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon
Pelajar Apresiasi Workshop dan Pelatihan Jurnalistik SMSI Kota Cilegon

Karena itu, Robinsar menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempersempit ruang gerak penyebaran paham yang berpotensi mengancam persatuan bangsa.

“Koordinasi dan sinergi harus terus diperkuat. Jangan sampai paham radikalisme berkembang menjadi penyakit sosial yang mengganggu stabilitas dan kerukunan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Robinsar menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa. Di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya yang dimiliki Indonesia, toleransi dinilai menjadi modal utama dalam menjaga keharmonisan sosial.

Baca Juga

SMSI Cilegon Adakan Workshop dan Pelatihan, Cetak Jurnalis Siber Masa Depan
Monev DPPK Cabang Juara, Balai Warga Periuk Disiapkan Jadi Ruang Publik Warga
Monev Program DPPK, Pemkot Cilegon Pastikan Pembangunan Balai Warga Berjalan Baik
Pemkot Cilegon Minta Proyek Wankai Dihentikan Sementara

“Kita harus terus merawat kebinekaan. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi menjadi kekuatan bersama dalam membangun daerah dan bangsa,” katanya.

Sementara itu, Kasatgaswil Banten Densus 88 AT Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana mengingatkan bahwa ancaman terorisme masih perlu diwaspadai meskipun dalam tiga tahun terakhir Indonesia mencatatkan kondisi zero attack atau nihil serangan teror.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, situasi tersebut bukan berarti jaringan radikal telah hilang sepenuhnya. Densus 88 masih melakukan berbagai operasi penegakan hukum terhadap individu yang terindikasi terlibat dalam jaringan terorisme.

“Zero attack bukan berarti ancaman sudah selesai. Edukasi, kewaspadaan, dan pencegahan harus tetap menjadi prioritas bersama,” ujarnya.

Mayndra menjelaskan, pola penyebaran radikalisme kini semakin kompleks karena tidak lagi hanya mengatasnamakan isu keagamaan, tetapi juga memanfaatkan berbagai ideologi transnasional yang berkembang melalui media digital.

Karena itu, peran keluarga dinilai sangat strategis dalam mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja di ruang digital. Penggunaan internet tanpa pendampingan dapat membuka peluang masuknya berbagai konten yang berpotensi memengaruhi cara berpikir generasi muda.

Baca Juga

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional
TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota
Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat
Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

“Kita harus memulai dari keluarga. Orang tua harus hadir memberikan edukasi dan pengawasan agar anak-anak tidak mudah terpapar paham yang menyimpang,” katanya.

Selain berdampak pada aspek keamanan, Mayndra menilai stabilitas sosial juga memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan investasi dan ekonomi daerah. Sebagai salah satu kota industri strategis nasional, Cilegon membutuhkan situasi yang aman dan kondusif agar iklim investasi tetap terjaga.

Di kesempatan yang sama, Wakapolres Cilegon Kompol M. Ridzky Salatun menegaskan komitmen kepolisian untuk terus melakukan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan radikalisme.

Ia mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan potensi gangguan keamanan maupun aktivitas mencurigakan yang dapat mengancam ketertiban umum.

“Menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian. Dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh stakeholder agar Kota Cilegon tetap aman, damai, dan harmonis,” pungkasnya.

Kegiatan wawasan kebangsaan tersebut menjadi pengingat bahwa ketahanan bangsa tidak hanya dibangun melalui aparat keamanan, tetapi juga melalui keluarga yang mampu menanamkan nilai toleransi, cinta tanah air, serta semangat persatuan kepada generasi penerus bangsa.

(Red*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Bangun Kebijakan Tepat Sasaran, Pemkot Cilegon Perkuat Ekosistem Satu Data Indonesia
Artikel Berikutnya Mengejar Status Hub Finansial Global, PFII Mulai Disiapkan dari Bali
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

Peresmian PW Mathla’ul Anwar Papua Barat Daya dan Papua Barat Dihadiri Wakil Gubernur

Siap-Siap! Karang Taruna Banten Gelar Perayaan HUT ke-66 di Tangsel: Ada Jalan Sehat, Bazar UMKM dan Doorprize

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Kota Cilegon

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

Kota Cilegon

Rizki Dorong Anggaran Cilegon Lebih Tepat Sasaran, PAD Jadi Perhatian

Kota Serang

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Kota Serang

Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com