Harita.id
Rabu, 9 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Tak Cuma Jago di Kota Sendiri, UMKM Cilegon Bersiap Menaklukkan Pasar Belanda
Kota Cilegon

Tak Cuma Jago di Kota Sendiri, UMKM Cilegon Bersiap Menaklukkan Pasar Belanda

admin
Diterbitkan: 13 Agustus 2026
Bagikan
5 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID — Pemerintah Kota Cilegon terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas akses pemasaran. Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan, penguatan legalitas, peningkatan kapasitas produksi hingga membuka peluang pasar internasional.

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DinkopUKM) Kota Cilegon bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Cilegon, Nur Kusuma Ngarasati Fajar atau Raras, melakukan monitoring terhadap sejumlah UMKM, Rabu (12/8/2026).

Dua UMKM yang dikunjungi yakni Dapoer Fathaya di Kelurahan Purwakarta, Kecamatan Purwakarta, dan Rabeg T’enG di Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon.

Raras mengatakan, UMKM lokal memiliki potensi besar untuk berkembang karena sejumlah produk telah memiliki kualitas dan cita rasa yang mampu bersaing dengan produk dari daerah lain.

“Hari ini kita datang ke salah satu UMKM di Kota Cilegon yang terkenal karena produknya berkualitas, menggunakan bahan pilihan, dan insyaallah halal, ber-BPOM, serta sudah uji lab. Ini produk yang harus kita banggakan dari Kota Cilegon,” kata Raras.

Baca Juga

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Robinsar Turun Langsung Bagikan Masker ke Warga Cilegon
Pasar Baru Kranggot Bakal Digandengkan dengan Swasta, Pemkot Cilegon Kejar Penataan dan Pengelolaan Lebih Profesional
Fajar Hadi Prabowo: Atasi Kemiskinan Cilegon dengan Pemberdayaan, Bukan Sekadar Bantuan
Dilantik Jadi Sekda Cilegon, Ahmad Aziz Dorong ASN Kompak dan Satu Langkah

Menurut dia, pengembangan UMKM tidak bisa hanya mengandalkan pelaku usaha. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia industri, masyarakat, dan pelaku usaha agar produk lokal memiliki pasar yang lebih luas.

Raras juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap produk UMKM Cilegon melalui peningkatan penggunaan produk lokal di berbagai sektor.

“Apalagi sudah ada Perda yang mengatur 30 persen UMKM di Cilegon harus masuk ke industri, kafe, dan restoran. Termasuk produk Dapoer Fathaya ini,” ujarnya.

Baca Juga

Dewan Pendidikan Cilegon Luncurkan Dompet Pendidikan, Syaiful: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya
Dokumen Dinilai Lengkap, Cilegon Tinggal Tunggu Hasil Penilaian Keterbukaan Informasi
Pokmas Panggung Rawi Tuntaskan Tiga Titik Pembangunan SABAN JUARE, Warga Penerima RTLH Kini Bisa Tidur Nyaman
Disporapar Cilegon Permudah Sewa Lapangan Bola, Tarif Rp2 Juta untuk 2 Jam

Ia berharap kebijakan tersebut tidak berhenti pada aturan, tetapi diikuti kesadaran bersama untuk menggunakan dan memasarkan produk UMKM lokal.

Peluang UMKM Cilegon untuk memperluas pasar bahkan mulai diarahkan ke tingkat internasional. Raras mengungkapkan, sejumlah produk UMKM Cilegon direncanakan diperkenalkan hingga ke Den Haag, Belanda.

“Insyaallah produk UMKM kita akan dikirim ke Den Haag, Belanda. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Cilegon ke pasar internasional,” kata dia.

Menurut Raras, peluang tersebut harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM yang telah memiliki kualitas produk, legalitas, dan kesiapan produksi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dengan demikian, UMKM tidak hanya mampu bertahan di pasar lokal, tetapi juga memiliki kapasitas untuk bersaing di pasar yang lebih luas.

Pemilik Dapoer Fathaya menyambut baik perhatian Pemkot Cilegon terhadap perkembangan UMKM, khususnya usaha yang dikelola perempuan dari rumah.

Baca Juga

HUT ke-65 Pramuka, Wawali Cilegon Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Generasi Muda
Aktivasi IKD Cilegon Baru 7 Persen, Robinsar Kejar Target 30 Persen September
Pegawai Pemkot Cilegon Curhat soal Hari Bebas Kendaraan: Dinilai Ganggu Mobilitas dan Bikin Boros
Wali Kota Cilegon Hadiri Peresmian Pabrik Dongsuh Chemical, Dorong Industri Libatkan Warga Lokal

Menurut dia, dukungan tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usaha sekaligus membuka peluang ekonomi bagi keluarga.

“Beliau sosok yang sangat menginspirasi, khususnya untuk mendorong wanita agar tetap berkarya dan berdaya dari rumah untuk membantu perekonomian keluarga sambil menjaga anak,” ujarnya.

Saat ini, produk Dapoer Fathaya telah dipasarkan melalui sejumlah toko frozen, antara lain Freshmart Cibeber dan Kedai Fresh Mama Ima.

Produk tersebut juga dipasarkan melalui kegiatan bazar di Kota Cilegon maupun sejumlah daerah lainnya.

Monitoring kemudian dilanjutkan ke Rabeg T’enG yang dikembangkan Heriyah. Usaha tersebut bermula dari keikutsertaannya dalam bazar di Waru Wangi pada 2020.

Usahanya kemudian berkembang setelah Heriyah mengikuti pelatihan inkubasi yang diselenggarakan DinkopUKM Kota Cilegon pada 2023.

Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah rabeg berbahan dasar daging sapi. Pilihan tersebut dilakukan agar produk rabeg dapat dinikmati oleh lebih banyak kalangan.

“Kami memilih inovasi daging sapi ketimbang kambing agar semua kalangan bisa menikmati rabeg ini,” kata Heriyah.

Ia mengatakan, kemasan produk Rabeg T’enG telah melalui uji laboratorium di SIG Bandung dan memiliki masa simpan hingga 367 hari. Sementara itu, bumbu produk masih dalam tahap pengujian.

Untuk menjaga kualitas bahan baku, daging diperoleh dari pasar dengan proses pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH) yang memiliki Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan dilakukan oleh Juru Sembelih Halal (Juleha).

Tak hanya rabeg instan, Rabeg T’enG juga mengembangkan sejumlah produk lain, seperti keripik ganjat dan sabun pembersih untuk kebutuhan rumah tangga maupun kendaraan.

“Kami juga senang bisa membuka lapangan kerja dan rutin menerima mahasiswa magang setiap tahunnya,” ujar Heriyah.

Pemkot Cilegon melalui DinkopUKM menyatakan akan terus memperkuat kapasitas pelaku UMKM melalui pendampingan, pelatihan, fasilitasi legalitas, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pemasaran.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat daya saing UMKM di pasar lokal dan nasional, tetapi juga membuka jalan bagi produk unggulan Cilegon untuk menembus pasar internasional.

(Red*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya HKG PKK ke-54, Robinsar Dorong Kader Jadi Penghubung Program Pemerintah dengan Masyarakat
Artikel Berikutnya Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Dilantik, Bupati Serang Minta Pengurus GOW Beri Perempuan Penguatan Inklusif Mencegah KDRT

Terima Duta Bahasa Banten, Gubernur Andra Soni Dukung Program Pencegahan Kekerasan Verbal di Sekolah

Wujud Nyata Program Presiden Atasi Darurat Sampah, 1.161 Ton Sampah di Banten Bakal Dijadikan Energi Listrik

Groundbreaking Pembangunan PSEL Desember 2026, Bupati Serang Siap Penuhi Pasokan 400 Ton Sampah

Gubernur Banten Andra Soni Dorong Pergerakan Ekonomi dari Bawah

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Finalisasi Juknis DPWKel 2027, Banjir hingga RTLH Jadi Prioritas

Kota Cilegon

Cilegon Bersholawat Hadirkan Habib Syech, Ribuan Jamaah Diprediksi Padati Alun-Alun

Kota Cilegon

Wakil Wali Kota Cilegon Sapa Peserta Upacara, Momen Humanis Warnai HUT ke-81 RI

Kota Cilegon

HUT RI ke-81 di Cilegon, Robinsar: Kemerdekaan Harus Diterjemahkan dalam Kerja Nyata dan Pelayanan untuk Rakyat

Kota Cilegon

HKG PKK ke-54, Robinsar Dorong Kader Jadi Penghubung Program Pemerintah dengan Masyarakat

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com