CILEGON – Petugas gabungan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Perhubungan, Dinas Satpop PP Kota Cilegon, yang dibantu Kepolisian dan TNI melakukan penertiban terhadap ratusan pedagang di jalur pintu masuk dan keluar Pasar Kranggot, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Selasa (23/03/2021).
Berdasarkan pantauan di lapangan, ratusan pedagang terpaksa ditertibkan dan dipindahkan petugas karena berjualan di badan jalan jalur pintu masuk dan keluar pasar serta dan mendirikan bangunan liar di sepanjang akses jalan pasar sehingga menimbulkan kesemrawutan dan kemacetan
Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Cilegon Bayu Panatagama mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Cilegon melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD Pasar Kranggot terdapat dari sekitar lebih dari 200 pedagang emprakan, sedikitnya sudah ada 90 pedagang emprakan dari jalur pintu masuk dan 80 pedagang dari pintu keluar yang telah ditertibkan dan dipindahkan ke dalam hanggar.
“Pedagang kita tertibkan, untuk yang disebelah pintu masuk itu ada sekitar 90an pedagang, di pintu keluar ada 82 pedagang yang kita tertibkan dan sudah kita data untuk dipindahkan menempati hanggar agar tidak menimbulkan kesemrawutan area pasar, dan ini merupakan hari terakhir para pedagang agar tidak berjualan di sepanjang jalur pintu masuk dan pintu keluar pasar. Semuanya kita pindahkan ke dalam hanggar yang telah disediakan. Langkah penertiban yang dilakukan Pemerintah sebagai upaya penataan pasar dan pedagang menjadi lebih baik yang diharapkan kedepannya pedagang seluruhnya bisa menempati tempat yang telah disediakan, karena jika tidak pemerintah mengaku tak segan meberlakukan tindak pidana ringan bagi yang melanggarnya,” katanya.
Sementara itu, selain petugas dari dinas perdagangan dan perindustrian, penertiban dilakukan melibatkan puluhan petugas dari Dinas Perhubungan untuk melakukan sterilisasi akses jalan dari pedagang emprakan yang kerap menutup akses jalan dan kendaraan umum agar tidak berhenti mengetem di depan pertokoan. Dan sedikitnya ada 47 petugas Dishub yang disiagakan disejumlah titik untuk mencegah kemacetan di area pasar.
“Kami harapkan untuk kendaraan roda dua, pribadi maupun umum untuk tidak berhenti disembarang tempat. kita anggota ada 47 orang yaitu petugas dalops dan garut untuk mencegah terjadinya kemacetan di dalam pasar,” ungkap Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada Dinas Perhubungan Kota Cilegon Hendra Pradipta saat ditemui dilokasi penertiban pedagang. (Dm)







