Harita.id
Selasa, 22 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Pj Gubernur Banten Al Muktabar Bersama Gubernur Lemhannas Tinjau Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi Mikroba
Nasional

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Bersama Gubernur Lemhannas Tinjau Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi Mikroba

admin
Diterbitkan: 11 Maret 2023
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar bersama dengan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia Andi Widjajanto dan Wakapolda Banten Brigjen Sabilul Alif mengunjungi Pusat Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Bioteknologi Mikroba Google yang ada di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Jumat 10 Maret 2023.

Dalam kesempatan itu, Al Muktabar bersama Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto berserta rombongan meninjau langsung dan turut memanen padi tersebut.

Tidak hanya itu, Al Muktabar juga mencicipi langsung hasil padi yang di kembangkan oleh Pusat Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Bioteknologi Mikroba Google.

“Tadi banyak hal yang kita diskusikan terkait sektor pertanian, kita mendukung dan terus mendorong inovasi-inovasi yang dilakukan pada sektor pertanian,” ungkap Al Muktabar di sela-sela kunjungannya.

Selain padi, Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Bioteknologi Mikroba Google mengembangkan bioteknologi bidang kedelai.

Baca Juga

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Dirut Bank Aceh Raih SMSI Aceh Award: Penggerak Ekonomi Daerah melalui UMKM dan Industri Kreatif
Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta
Hadir di Dewan Pers, Hasyim Djojohadikusumo Ingatkan Media Jangan Sesatkan Publik

Al Muktabar juga mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi Banten juga tengah berkonsentrasi pada sektor pertanian sebagai upaya menjaga dan mewujudkan ketahanan pangan kedepannya.

Sementara, Peneliti Pusat Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Bioteknologi Mikroba Google Prof Ali Zum Mashar mengatakan pihaknya telah melakukan beberapa pengembangan, di antaranya untuk tanaman padi dipercepat waktunya hingga panen, sehingga dapat dilakukan empat kali panen dalam setahun.

“Kalau Indonesia bisa menerapkan terobosan seperti ini, maka tidak dalam waktu lama sebelum 2030 Indonesia bisa menjadi lumbung pangan dunia. Karena dengan memanfaatkan lahan yang ada sekitar 8 juta hektar saja kita sudah dapat surplus,” ugkapnya.

Baca Juga

JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri
Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda
Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia
Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 

Selain itu, ia menuturkan pihaknya telah memiliki teknologi dibidang kedelai, dimana dari pengembangan dengan bioteknologi yang dilakukannya dapat meningkatkan jumlah hasil panen. Bahkan tinggi pohon kedelai dapat mencapai 3 meter.

“Yang ditanam itu hasilnya bisa 6,4 ton per-hektar. Sedangkan rata-rata di Indonesia kedelai masih 1,3-1,5 (ton, red), ini kalau diterapkan dengan serius dan teknologi serta SOP ini maka Indonesia bisa mengurangi dan menutup impor, karena Indonesia bisa produksi sendiri,” tandasnya. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Peringati HBP Ke 59, Lapas Cilegon Hadir Dalam Pembukaan Pekan Olahraga Pemasyarakatan Kemenkumham RI
Artikel Berikutnya Hendak Nyeberang, Minibus Ditabrak Truk Trailer Di Kramat Watu
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Jelang Kongres II, Garda Pemuda NasDem Banten Kompak Dukung Prananda Surya Paloh

Nasional

Saat Dunia Dilanda Turbulensi, FORMAS Dorong Strategi Perkuat Ekonomi RI

Nasional

Calon Komisioner KPI Ferdi Setiawan Dorong Regulasi Setara untuk Media dan Platform Digital

Nasional

Jelang Pengesahan RUU PFII, SMSI Desak Klausul Anti Tax Avoidance Diperkuat

Nasional

Ferdi Setiawan Maju Calon Komisioner KPI, Usung Gagasan Smart untuk Penyiaran Berkualitas

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com