HARITA.ID – Puluhan anak murid di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kependilan mengalami keracunan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon secara resmi mengumumkan makan yang diberi oleh oknum tersebut disebabkan karena bakteri.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Ratih Purnamasari mengatakan, beradasarkan hasil laboratorium dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Serang penyebab dugaan keracunan karena adanya bakteri bacillus cereus yang terkandung dalam makanan tersebut.
“Berdasarkan hasil KLB keracunan pangan dari BPOM di Serang pada tanggal 18 Oktober 2023, diketahui telah terdeteksi adanya bakteri bacillus cereus,” kata Ratih.
Ratih menjelaskan, kue pie yang dimakan para murid di SDN Kependilan diduga sudah basi, sehingga dalam makanan tersebut mengandung bakteri. Sehingga, sejumlah murid mengalami sakit perut, diare hingga muntah.
“Dalam kandungan makanan yang di makan itu mengandung bateri, karena kalau tidak salah makanannya udah beberapa hari, lalu dibagikan, otomatis bakteri sudah ada di makanan itu,” jelasnya.
Ratih mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Cilegon, terutama orang tua untuk mengedukasi anak-anaknya agar tetap berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan.
“Himbauan kami tetap berhati-hati, semua masyarakat terutama yang memiliki anak-anak harus dikasih tahu bahwa kita harus mengkonsumsi makanan yang benar-benar aman dan sehat,” imbaunya.
Diketahui, kondisi para murid di SDN Kependilan sudah membaik. Yang mana sebelumnya, dugaan keracunan massal itu dialami puluhan murid di SDN Kependilan yang diberikan oleh seseorang yang tidak dikenal pada 12 Oktober yang lalu. (Zar/Red)










