Harita.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Banyak Anak Masuk RSJ Akibat Ponsel, Ini Tips Agar Tak Jadi Generasi ‘Nunduk’
Nasional

Banyak Anak Masuk RSJ Akibat Ponsel, Ini Tips Agar Tak Jadi Generasi ‘Nunduk’

admin
Diterbitkan: 16 Oktober 2019
Bagikan
2 Menit Baca
ISTIMEWA
- Advertisement -
Ad image

Harita.id – Ketika memperkenalkan teknologi atau ponsel pada anak, orang tua dan pengasuh harus siap untuk memberikan batasan yang jelas terkait penggunaannya agar anak tidak mengalami kecanduan.

Sub Spesialis Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jawa Barat, dr. Lina Budiyanti mengatakan orang tua harus peka jika sudah terlihat ada tanda-tanda kecanduan ponsel pada anak seperti menangis atau mengamuk ketika gadget diambil.

“Anak main game untuk melarikan diri dari ketidaknyamanan. Kemudian yang kedua jam pemakaian game sudah tidak proporsional,” ujar Lina.

Menurut sejumlah penelitian, kecanduan ponsel adalah masalah serius yang berkembang mirip dengan kecanduan narkoba. Dalam banyak kasus, anak tidak mau mengubah kebiasaan mereka karena mengalami serangan panik jika berjauhan dari ponsel.

WHO bahkan melarang penggunaan gadget pada anak usia di bawah 2 tahun dan anak di atas usia tersebut hanya boleh menghabiskan waktu bermain ponsel maksimal satu jam per harinya.

Baca Juga

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
Wagub Banten Achmad Dimyati Hadiri Resepsi Putri Ketum SMSI, Doakan Pengantin Jadi Keluarga Sakinah
PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha
Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Bukan tak boleh memperkenalkan anak pada teknologi tapi ada baiknya orang tua tetap mengawasi baik itu jam bermain ponsel anak dan apa yang mereka lakukan atau tonton dengan ponsel tersebut. Selain itu, berikut tips agar anak tak jadi generasi nunduk.

1. Batasi penggunaan ponsel dan gadget lainnya maksimum 30 menit per hari. Pastikan jumlah total paparan gadget tidak melebihi rekomendasi kelompok umur.

2. Jadwalkan waktu yang tepat untuk menggunakan gadget dan rencanakan kegiatan fisik yang menyenangkan bagi anak.

Baca Juga

Peresmian PW Mathla’ul Anwar Papua Barat Daya dan Papua Barat Dihadiri Wakil Gubernur
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Dirut Bank Aceh Raih SMSI Aceh Award: Penggerak Ekonomi Daerah melalui UMKM dan Industri Kreatif
Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta

3. Tidak meletakkan ponsel atau gadget lain di kamar anak. Setelah digunakan, simpan kembali di tempat yang tak bisa dijangkau anak.

4. Pastikan untuk memberikan pujian pada anak ketika mereka tidak menggunakan ponsel baik itu keputusan sendiri atau karena telah mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

5. Pantau akses penggunaan dengan menggunakan peragkat bersama. Ambil kesempatan bebas gadget untuk berkomunikasi, berinteraksi dan berbagi nilai-nilai keluarga bersama anak. (vha/red)

Sumber: Detik.com

- Advertisement -
Ad image
DITANDAI:berita kecanduan gadgetkecanduan gadgettips kecanduan gadget
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya 882 Rumah di Kabupaten Serang Sudah Nikmati Bantuan Pembangunan Rutilahu
Artikel Berikutnya Tanda-tanda Kamu Sudah Kecanduan Gadget
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan Ekonomi

Wawali Cilegon Tantang Kader HMI, Jangan Jago Diskusi Saja

Dorong Ekonomi Warga Ciwandan, Pelindo Gelar Pelatihan Ternak Bebek

Modal Tanpa Bunga, Dana Bergulir Cilegon Kucurkan Rp 1,2 Miliar ke 705 UMKM

PUB Salurkan 70 Ribu Bibit Tanaman untuk Baduy, Milad ke-8 Jadi Momentum Pelestarian Alam

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 

Nasional

Ketum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Himbau Kepada Pengurus dan Anggota Ikut PKPA Atau Pendidikan Mediator

Nasional

Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Nasional

Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum

Nasional

Rakernas dan HUT ke 13 ASPRUMNAS, Bidik Bangun 50.000 Unit Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com