HARITA.ID- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Maman Mauludin mengaku akan mengevaluasi Universal Health Coverage (UHC). Dengan menerapkan layanan UHC ini maka setiap warga Kota Cilegon akan mendapatkan jaminan kesehatan gratis.
“Iyah evaluasi terkaitan dengan UHC kita di 101, alhamdulillah cakupan kesehatan kita juga akan kita evaluasi juga. Baik dengan pelayanan kita dengan BPJS juga baik alhamdulillah,” ujar Maman.
Menurut Maman, program UHC itu perlu dievaluasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Cilegon. Meski demikian, Maman menyampaikan UHC Kota Cilegon saat ini sudah mencapai 101 persen dari target yang ditentukan.
Dengan demikian, seluruh masyarakat Kota Cilegon sudah terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
“Alhamdulillah walaupun memang UHC kita sudah mencapai 101 persen yang sudah ditentukan oleh BPJS kami sangat bangga. Namun kami pemkot cilegon akan terus menggenjot capaian UHC cilegon lebih baik lagi,” paparnya.
Adapun yang perlu dievaluasi, Maman menyampaikan, terkait pelayanan dan kerjasama Pemkot Cilegon dengan BPJS Kesehatan. Serta secara teknis menambah jumlah kepesertaan dan yang lain sebagainya.
“Nanti kami juga akan melakukan penambahan keikutsertaaan dalam persoalan BPJS Kesehatan. Seperti menambahkan SDM yang ada by name and adres dan juga akan terus meningkatkan pelayananya,” katanya.
Tercatat kata Maman, saat ini sudah ada 1.100 warga Cilegon yang pindah dari BPJS Kesehatan ke UHC Pemkot Cilegon. Sehingga perlu dilakukan validasi data yang melibatkan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kota Cilegon. Atas dasar itulah program UHC diharapkan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan tepat sasaran. (Zhar/Red)










