Harita.id
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » TMMD ke-128 Cilegon Padukan Baja Ringan dan Genteng Lokal, Mushola Direhab dengan Sentuhan Kearifan Lokal
Kota Cilegon

TMMD ke-128 Cilegon Padukan Baja Ringan dan Genteng Lokal, Mushola Direhab dengan Sentuhan Kearifan Lokal

admin
Diterbitkan: 20 Mei 2026
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0623/Cilegon di Provinsi Banten tak sekadar fokus pada pembangunan infrastruktur fisik. Di balik pengerjaan proyek-proyek tersebut, terselip upaya mendorong ekonomi kerakyatan sekaligus menjaga nilai-nilai kearifan lokal masyarakat.

Salah satu implementasi program itu terlihat dalam rehabilitasi total mushola di Lingkungan Langon, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Dalam proses renovasi rumah ibadah tersebut, Satgas TMMD menerapkan konsep pembangunan hibrida dengan memadukan struktur modern menggunakan baja ringan dan material tradisional berupa genteng tanah liat.

Komandan PKP Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi didampingi Dansatgas TMMD Kodim 0623/Cilegon menjelaskan, langkah tersebut diambil melalui pertimbangan teknis maupun sosial ekonomi masyarakat sekitar.

Menurutnya, penggunaan baja ringan dipilih untuk mengganti rangka atap lama yang sudah rapuh dan lapuk agar bangunan lebih aman serta memiliki daya tahan jangka panjang. Namun untuk bagian penutup atap, Satgas tetap mempertahankan penggunaan genteng tanah liat tradisional.

“Ada beberapa item pekerjaan rehabilitasi di mushola ini yang menjadi prioritas. Bagian rangka atap lama yang sudah lapuk kita ganti total menggunakan baja ringan agar lebih kokoh dan aman. Tetapi untuk penutup atap, kami tetap menggunakan genteng tanah liat tradisional,” ujar Brigjen TNI Daru Cahyadi saat meninjau lokasi pembangunan, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga

Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta
Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi
BAZNAS Cilegon Buka Seleksi Pimpinan Periode 2026-2031, Ini Syaratnya
76,69 Hektare Permukiman Kumuh Masih Tersisa di Cilegon, Akses Damkar Jadi Kendala

Keputusan mempertahankan genteng lokal tersebut bukan tanpa alasan. Selain mendukung program pemerintah terkait gentengisasi, kebijakan itu juga menjadi bentuk keberpihakan terhadap pelaku usaha kecil dan pengrajin genteng di wilayah sekitar.

Material yang digunakan dalam pembangunan sengaja diserap dari pengusaha lokal agar perputaran ekonomi masyarakat dapat ikut bergerak seiring pelaksanaan program TMMD.

Tak hanya berdampak secara ekonomi, penggunaan genteng tanah liat juga dinilai lebih nyaman untuk rumah ibadah. Karakteristik material tersebut mampu meredam suara bising saat hujan deras serta menjaga suhu ruangan tetap sejuk dibandingkan material logam seperti spandek atau asbes.

Baca Juga

Tak Ingin Ada Lagi Krisis Air, Pemkot Cilegon Kejar Tuntas Jaringan Pipa Merak
Pemkot Cilegon Mulai Tindak Parkir Liar, PKL hingga Balap Liar Pekan Depan
Disdukcapil Cilegon Jemput Bola, 141 Personel Polres Aktifkan IKD
Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan

Kondisi itu dinilai penting untuk menjaga kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat saat menjalankan ibadah.

Selain faktor kenyamanan, penggunaan genteng tradisional juga dianggap mampu mempertahankan identitas visual kawasan permukiman warga di Lingkungan Langon yang hingga kini masih didominasi rumah-rumah beratap genteng tanah liat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kami berupaya semaksimal mungkin mengoptimalkan potensi daerah. Dengan langkah ini, pengrajin genteng lokal ikut merasakan dampak positif dari program pembangunan yang berjalan,” tambah pihak Satgas TMMD.

Melalui program TMMD ke-128 ini, Kodim 0623/Cilegon berharap pembangunan fasilitas publik tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang kokoh dan layak digunakan masyarakat, tetapi juga mampu menjadi stimulus bagi keberlangsungan produk lokal di tengah modernisasi sektor konstruksi.

(Adv*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Perkuat Karakter Mahasiswa, Satgas TMMD 128 Kodim Cilegon Gelar Kuliah Umum Kebangsaan di Untirta
Artikel Berikutnya Rumah Bapak Sandi Rampung Direhab, TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon Wujudkan Hunian Layak bagi Warga Merak
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten

26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak

Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha

Pemprov Banten Pastikan APBD 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Citangkil Cilegon Masuk Zona Merah Narkoba, 88 ASN Jalani Tes Urine

Kota Cilegon

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang

Kota Cilegon

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

Kota Cilegon

Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Cilegon, Jalan hingga Trotoar Dibenahi

Kota Cilegon

Cilegon Dapat 91 Sarana Pengangkut Sampah, Ada 59 Cator hingga Compactor

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com