HARITA.ID – Kebahagiaan terpancar dari wajah Bapak Sandi dan keluarganya saat menerima kunci rumah hasil program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon, Rabu (20/5/2026).
Rumah yang berada di Lingkungan Serut RT 02 RW 07, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak itu kini berdiri lebih kokoh, bersih, dan nyaman setelah melalui proses renovasi selama 20 hari.
Program rehab rumah tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi antara Kodim 0623/Cilegon bersama KS Grup yang pelaksanaannya dikerjakan oleh PT Krakatau Tirta Industri (KTI). Sebelumnya, kondisi rumah milik Bapak Sandi dinilai kurang layak huni dan membutuhkan perbaikan menyeluruh, khususnya pada bagian depan dan dapur rumah.
Kini, rumah tersebut telah berubah menjadi hunian yang lebih aman dan representatif bagi keluarga.
Kegiatan penyerahan kunci dilakukan langsung oleh Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., bersama perwakilan KS Grup dan disaksikan unsur pemerintah kecamatan serta masyarakat sekitar.
Camat Pulomerak yang diwakili Sekretaris Kecamatan (Sekcam) turut menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Program RTLH TMMD tahun ini sangat bermanfaat bagi warga kami. Semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Sekcam Merak dalam sambutannya.
Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dunia industri, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pembangunan sosial di wilayah.
Manager CSR KS Grup, Andri, menjelaskan bahwa program rehab rumah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan kepada masyarakat sekitar kawasan industri.
Ia menyebut, pada TMMD ke-128 kali ini KS Grup berkomitmen membantu rehabilitasi tiga unit rumah warga sekaligus.
“Terima kasih kepada warga, pokmas, dan seluruh satgas yang sudah bekerja maksimal selama proses pembangunan. Semoga rumah ini membawa kenyamanan dan semangat baru bagi keluarga Pak Sandi,” katanya.
Andri berharap program serupa dapat terus berjalan dan memberi dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat di Kota Cilegon, khususnya wilayah sekitar industri.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan juga simbol kuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Menurutnya, keberhasilan rehab rumah tersebut lahir dari gotong royong seluruh elemen, mulai dari warga, kelompok masyarakat, pemerintah daerah, hingga pihak swasta.
“Jangan pernah menyerah pada situasi dan keadaan. Jadikan rumah baru ini sebagai motivasi untuk menatap masa depan yang lebih baik bersama keluarga,” pesan Letkol Imam kepada Bapak Sandi.
Ia juga menambahkan, pelaksanaan TMMD ke-128 tidak hanya berlangsung di wilayah Mekarsari, tetapi juga menyasar sejumlah titik lain di Kecamatan Ciwandan sebagai bagian dari pemerataan pembangunan.
Acara kemudian ditutup dengan prosesi penyerahan kunci secara simbolis dan peninjauan rumah yang telah selesai direhabilitasi.
Melalui program ini, Satgas TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan rakyat.
(Adv*)








