Harita.id
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Satu Tahun Zakiyah-Najib, 717.147 Warga Kurang Mampu Difasilitasi Jaminan Kesehatan, 559.770 Warga Terlayani CKG
DaerahSosial Budaya

Satu Tahun Zakiyah-Najib, 717.147 Warga Kurang Mampu Difasilitasi Jaminan Kesehatan, 559.770 Warga Terlayani CKG

admin
Diterbitkan: 28 Mei 2026
Bagikan
5 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang di bawah kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas terus memperkuat sektor kesehatan sebagai fondasi utama mewujudkan visi Serang Bahagia.

Dalam kurun satu tahun kepemimpinan Zakiyah-Najib, berbagai langkah strategis dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, mulai dari rehabilitasi fasilitas puskesmas, pembangunan puskesmas baru, penguatan layanan kesehatan dasar, penanganan stunting, hingga perluasan akses jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang mencatat, sepanjang Juni 2025 hingga 30 Maret 2026, capaian layanan CKG telah menjangkau sebanyak 559.770 jiwa. Angka tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang lebih merata bagi masyarakat Kabupaten Serang.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang dr. Efrizal mengatakan bahwa peningkatan kualitas kesehatan masyarakat tidak cukup hanya dengan program kuratif, tetapi harus dimulai dari pembenahan layanan primer yang nyaman, mudah diakses, dan berkualitas.

“Di bawah arahan Ibu Bupati Ratu Rachmatuzakiyah dan Bapak Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas, kami terus melakukan optimalisasi pelayanan kesehatan melalui peningkatan kualitas puskesmas. Tahun ini ada empat puskesmas yang direhabilitasi dan satu puskesmas baru dibangun sebagai bagian dari pemerataan akses layanan kesehatan. Rehabilitasi ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman, aman, dan manusiawi,” ujar Efrizal melalui keterangan tertulisnya pada Selasa, 27 Mei 2026.

Baca Juga

Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta
Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi
BAZNAS Cilegon Buka Seleksi Pimpinan Periode 2026-2031, Ini Syaratnya
SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten

Ia menjelaskan, rehabilitasi dan pembangunan fasilitas kesehatan menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Serang dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dasar. Dengan fasilitas yang lebih baik, tenaga kesehatan juga dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan pelayanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.

“Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, kualitas sarana dan prasarannya harus terus ditingkatkan. Kami ingin masyarakat datang ke puskesmas dengan rasa nyaman, tidak khawatir terhadap fasilitas, dan mendapatkan pelayanan terbaik,” katanya.

Selain pembenahan infrastruktur, Dinas Kesehatan juga fokus pada isu kesehatan strategis, termasuk penurunan stunting, penurunan angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB). Menurut Efrizal, Pemkab Serang terus memperkuat pendampingan terhadap ibu hamil, balita, serta keluarga berisiko stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga

26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak
Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing
Kabupaten Serang Genap 500 Tahun, Pemprov Banten Dorong Sinergi Pembangunan
76,69 Hektare Permukiman Kumuh Masih Tersisa di Cilegon, Akses Damkar Jadi Kendala

“Program kesehatan kami tidak berhenti pada pengobatan, tetapi juga menyasar pencegahan sejak dini. Pendampingan ibu hamil terus diperkuat untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Begitu juga intervensi terhadap anak-anak stunting dilakukan secara berkelanjutan melalui penguatan gizi, edukasi keluarga, dan monitoring intensif. Ini adalah investasi besar untuk masa depan generasi Kabupaten Serang,” jelasnya.

Salah satu langkah paling signifikan Pemkab Serang adalah memastikan masyarakat kurang mampu tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan melalui pembiayaan BPJS Kesehatan. Pemerintah hadir agar faktor ekonomi tidak menjadi penghalang masyarakat untuk mendapatkan layanan medis.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Berdasarkan data yang dihimpun, total warga kurang mampu yang mendapatkan fasilitasi jaminan kesehatan mencapai ratusan ribu jiwa, dengan rincian: PBI APBN sebanyak 373.865 jiwa, PBPU Pemda Kabupaten Serang melalui APBD Kabupaten sebanyak 161.797 jiwa, dan PBPU Pemda Provinsi melalui APBD Provinsi sebanyak 181.485 jiwa.

Program tersebut menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat rentan, sekaligus memastikan perlindungan kesehatan berjalan lebih inklusif.

“Jaminan kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Pemkab Serang berkomitmen memastikan warga kurang mampu tetap terlindungi. Dengan dukungan pembiayaan dari pusat, provinsi, dan daerah, kami ingin masyarakat fokus pada kesembuhan tanpa dibebani kekhawatiran biaya,” tegas Efrizal.

Manfaat program tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat. Sarinah, warga Kecamatan Petir, mengaku sangat terbantu dengan kepesertaan BPJS PBI yang difasilitasi pemerintah.

Baca Juga

500 Tahun Kabupaten Serang, Ratu Zakiyah Kenang Perjuangan Sultan hingga KH Syam’un
Tak Ingin Ada Lagi Krisis Air, Pemkot Cilegon Kejar Tuntas Jaringan Pipa Merak
Pemkot Cilegon Mulai Tindak Parkir Liar, PKL hingga Balap Liar Pekan Depan
Disdukcapil Cilegon Jemput Bola, 141 Personel Polres Aktifkan IKD

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Bupati dan Pemkab Serang. BPJS ini sangat membantu keluarga kami. Saat kami butuh berobat, kami tidak lagi terlalu khawatir soal biaya. Bagi warga kecil seperti kami, bantuan ini benar-benar sangat berarti,” ujar Sarinah.

Ia berharap program tersebut terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat kecil yang merasakan manfaatnya.

“Semoga pemerintah daerah terus peduli dengan rakyat kecil. Kami merasakan langsung bahwa pemerintah hadir membantu masyarakat”, katanya.

Berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa satu tahun kepemimpinan Zakiyah-Najib tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan kualitas hidup masyarakat melalui sektor kesehatan. Dengan penguatan puskesmas, pembangunan fasilitas baru, penanganan stunting, penurunan AKI dan AKB, serta jaminan kesehatan yang semakin luas, Pemkab Serang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih merata, berkualitas, dan berkeadilan.

Melalui langkah tersebut, visi Serang Bahagia tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui kebijakan konkret yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

(ADV*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Sembelih 1.000 Domba Sekaligus, Pemkab Serang Cetak Sejarah Kurban Nasional
Artikel Berikutnya Hewan Kurban Presiden Prabowo dan Gubernur Andra Soni Disambut Antusias Warga Kreo Tangerang
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha

Pemprov Banten Pastikan APBD 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga

Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan

Bukan Cuma Warga Ciwandan, Pasien dari Anyer-Mancak Ikut Berobat ke Sini

Cegah Kekerasan, PATBM Jadi Ujung Tombak Perlindungan Perempuan dan Anak di Cilegon

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Banyak Kecelakaan, Dishub Cilegon Siapkan Garis Kejut di 5 Titik JLS

Kota Cilegon

Waspada! Puskesmas Ciwandan Ungkap 10 Penyakit yang Banyak Menyerang Warga

Kota Cilegon

Citangkil Cilegon Masuk Zona Merah Narkoba, 88 ASN Jalani Tes Urine

Kota Cilegon

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang

Kota Cilegon

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com