Harita.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Sembelih 1.000 Domba Sekaligus, Pemkab Serang Cetak Sejarah Kurban Nasional
Daerah

Sembelih 1.000 Domba Sekaligus, Pemkab Serang Cetak Sejarah Kurban Nasional

admin
Diterbitkan: 28 Mei 2026
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID — Pemerintah Kabupaten Serang mencatatkan langkah besar dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini. Bersama PT Kurma Adzwa Farm (KAF) dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Pemkab Serang sukses menyelenggarakan pemotongan 1.000 ekor domba secara serentak di area Pondok Pesantren Bai Mahdi Soleh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan yang digelar dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah itu disebut menjadi yang pertama di Indonesia. Tak hanya menjadi agenda kurban berskala besar, kegiatan ini juga dinilai sebagai model kolaborasi pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan desa.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan pemotongan seribu domba dalam satu waktu merupakan pilot project nasional yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

“Ini menjadi pilot project se-Indonesia, karena baru pertama kali dilakukan pemotongan hewan sebanyak seribu domba secara serentak,” ujar Ratu Zakiyah kepada wartawan di sela kegiatan.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program tersebut tidak lepas dari dukungan Kemendes PDT dan PT KAF yang sejak awal aktif melakukan koordinasi dengan Pemkab Serang. Bahkan, kerja sama itu telah diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU untuk lima tahun ke depan.

Baca Juga

Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing
Kabupaten Serang Genap 500 Tahun, Pemprov Banten Dorong Sinergi Pembangunan
76,69 Hektare Permukiman Kumuh Masih Tersisa di Cilegon, Akses Damkar Jadi Kendala
500 Tahun Kabupaten Serang, Ratu Zakiyah Kenang Perjuangan Sultan hingga KH Syam’un

Ratu Zakiyah menegaskan, kerja sama tersebut bukan sekadar agenda seremonial Idul Adha, tetapi memiliki dampak sosial dan ekonomi yang luas bagi masyarakat Kabupaten Serang.

“Kenapa kami menyambut MoU ini? Karena semuanya untuk kepentingan masyarakat. Ini bukan hanya tentang kurban, tetapi bagaimana masyarakat bisa merasakan manfaat nyata,” katanya.

Ia berharap program tersebut terus berlanjut dan jumlah hewan kurban yang dipotong dapat meningkat pada tahun-tahun mendatang. Dengan dukungan kerja sama jangka panjang, Pemkab Serang optimistis program desa peternakan akan berkembang lebih besar.

Baca Juga

Tak Ingin Ada Lagi Krisis Air, Pemkot Cilegon Kejar Tuntas Jaringan Pipa Merak
Pemkot Cilegon Mulai Tindak Parkir Liar, PKL hingga Balap Liar Pekan Depan
Disdukcapil Cilegon Jemput Bola, 141 Personel Polres Aktifkan IKD
Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan

Pada pelaksanaan tahun ini, daging kurban didistribusikan kepada sekitar 22.500 mustahik yang masuk kategori desil 1 hingga 3 di seluruh desa se-Kabupaten Serang. Penyaluran dilakukan dengan sistem pendataan yang diklaim lebih terukur agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mohon maaf apabila nanti masih ada yang belum terakomodasi, karena semuanya sudah diatur berdasarkan data penerima yang diprioritaskan,” ucapnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari pengembangan desa peternakan yang sebelumnya telah disepakati antara Kemendes PDT dan PT KAF.

Melalui program itu, pemerintah ingin mendorong lahirnya desa-desa berbasis peternakan, mulai dari desa domba, desa sapi, hingga desa kambing yang memiliki nilai ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat desa.

“Tujuannya agar desa punya kekuatan ekonomi baru, salah satunya melalui peternakan untuk memenuhi kebutuhan nasional, termasuk kebutuhan kurban saat Idul Adha,” kata Yandri.

Ia menilai Kabupaten Serang dipilih sebagai lokasi pilot project karena dinilai memiliki kesiapan yang matang, baik dari sisi teknis pemotongan, pemeriksaan kesehatan hewan, hingga kesiapan juru sembelih halal (juleha) yang telah mendapatkan pelatihan khusus.

Baca Juga

Bukan Cuma Warga Ciwandan, Pasien dari Anyer-Mancak Ikut Berobat ke Sini
Cegah Kekerasan, PATBM Jadi Ujung Tombak Perlindungan Perempuan dan Anak di Cilegon
Banyak Kecelakaan, Dishub Cilegon Siapkan Garis Kejut di 5 Titik JLS
Waspada! Puskesmas Ciwandan Ungkap 10 Penyakit yang Banyak Menyerang Warga

Menurutnya, seluruh proses juga diawasi dokter hewan guna memastikan kualitas dan kesehatan daging yang akan dibagikan kepada masyarakat.

“Mulai dari kedatangan hewan, pemeriksaan kesehatan, proses penyembelihan sampai distribusi penerima manfaat semuanya dipastikan berjalan baik. Ini bentuk kolaborasi yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Pelaksanaan kurban massal ini sekaligus memperlihatkan bagaimana momentum Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah tahunan, tetapi juga menjadi sarana membangun solidaritas sosial, pemberdayaan ekonomi desa, dan penguatan kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.

(ADV*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Momentum Idul Adha, Wartawan se-Banten Berkumpul di Jurnalis Boarding School Cilegon
Artikel Berikutnya Satu Tahun Zakiyah-Najib, 717.147 Warga Kurang Mampu Difasilitasi Jaminan Kesehatan, 559.770 Warga Terlayani CKG
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha

Pemprov Banten Pastikan APBD 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga

Citangkil Cilegon Masuk Zona Merah Narkoba, 88 ASN Jalani Tes Urine

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Cilegon, Jalan hingga Trotoar Dibenahi

Kota Cilegon

Cilegon Dapat 91 Sarana Pengangkut Sampah, Ada 59 Cator hingga Compactor

Kota Cilegon

Sering Jadi Titik Kecelakaan, U-Turn JLS Cilegon Akhirnya Ditutup

Kota Cilegon

Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah, Puskesmas Ciwandan Temukan Siswa Buta Warna

Kota Cilegon

Ngopi Sambil Bahas Kesehatan, Cara Puskesmas Ciwandan Edukasi Warga

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com