Harita.id
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Status Anak Krakatau Level III, Masyarakat Diminta Jauhi Radius 3 Kilometer
Daerah

Status Anak Krakatau Level III, Masyarakat Diminta Jauhi Radius 3 Kilometer

admin
Diterbitkan: 8 Juli 2026
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID-Kondisi tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) Level III (Siaga) per hari ini Rabu, 8 Juli 2026 pukul 6.00 WIB-12.00 WIB. Sehingga masyarakat, pengunjung, wisatawan atau pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 kilo meter dari kawah aktif.

Informasi tersebut disampaikan Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau (GAK) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Deny Mardiono melalui website resmi magma.vsi.esdm.go.id.

Disebutkan untuk Lokasi Administratif dan Geografis terletak di Kabupaten/Kota Lampung Selatan, Lampung dengan posisi geografis di Latitude -6.102°LU, Longitude 105.423°BT dan memiliki ketinggian 157 mdpl. ”Periode Pengamatan laporan per 6 jam, tanggal 2026-07-08 pukul 06:00-12:00 WIB,”tulis Deny Mardiono.

Sedangkan untuk kondisi Klimatologi cuaca berawan, angin lemah ke arah barat laut. Suhu udara sekitar 27.1-31.9°C. Kelembaban 55-74%. Berdasarkan Pengamatan Visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. ”Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal tinggi sekitar 10-250 meter dari puncak,”tulisnya lagi.

Adapun untuk visual lainnya terlihat Ombak Laut Tenang, serta pengamatan kegempaan 5 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 35-50 mm, dan lama gempa 13-42 detik. Selanjutnya 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 2-28 mm, dominan 6 mm. “Kesimpulan Tingkat Aktivitas Gunungapi Anak Krakatau Level III (Siaga),” terangnya.

Baca Juga

Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta
Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi
BAZNAS Cilegon Buka Seleksi Pimpinan Periode 2026-2031, Ini Syaratnya
SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten

Deny Mardiono merekomemdasikan teknis Level III (SIAGA) Gunungapi Anak Krakatau agar masyarakat di sekitar Gujnung Anak Krakatau dan pengunjung, wisatawan, pendaki tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 kilo meter dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya awan panas, lava, dan lontaran batu pijar, serta hujan abu lebat.

”Masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang dan jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunungapi Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami, serta dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat,”ajaknya.

Senada disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Serang, Surtaman. Ia mengatakan berkenaan informasi status Gunung Anak Krakatau, dan isu – isu lain yang terkait cuaca dan kondisi alam mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Serang khususnya, dan yang lainya agar bisa menyaring dan mengolah infirmasi dengan bijak.

Baca Juga

26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak
Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing
Kabupaten Serang Genap 500 Tahun, Pemprov Banten Dorong Sinergi Pembangunan
76,69 Hektare Permukiman Kumuh Masih Tersisa di Cilegon, Akses Damkar Jadi Kendala

”Cek sumber pemberitaanya terlebih dahulu untuk memastika informasi tersebut fakta atau hoax, dan selalu kunjungi website resmi lembaga terkait untuk memastikan kebenaranya jangan langsung share, klarifikasi dulu kebenarannya,” ujarnya.

Sekadar informasi Anak Krakatau merupakan gunungapi aktif tipe A di perairan Selat Sunda, yang secara administrasi masuk kedalam wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Meskipun demikian, pengamatan Gunungapi Anak Krakatau dilakukan melalui 2 pos pengamatan gunungapi, yaitu Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, dan Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Catatan sejarah tahun 1883 adalah peristiwa erupsi besar yang menghasilkan tsunami. Selain itu, goncangan gempa bumi memicu erupsi Anak Krakatau dan longsoran sebagian tubuh Anak Krakatau yang menimbulkan tsunami di kawasan Selat Sunda pada 22 Desember 2018. Setelah peristiwa itu, seri erupsi berskala rendah terus berlangsung sebagai fase konstruksi pertumbuhan kembali Gunungapi Anak Krakatau hingga 16 Desember 2023. Jeda erupsi masih berlangsung hingga saat ini. Namun demikian, Gunungapi Anak Krakatau terus memperlihatkan aktivitas magmatik berenergi rendah.

(ADV*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Menuju Indonesia Emas 2045, ADI Dorong Reformasi Profesi Dosen sebagai Pilar Ekonomi Berbasis Pengetahuan
Artikel Berikutnya Pemkot Cilegon Keluarkan Edaran GERTAM Cabai, ASN Wajib Tanam 15 Polybag di Rumah
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha

Pemprov Banten Pastikan APBD 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga

Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan

Bukan Cuma Warga Ciwandan, Pasien dari Anyer-Mancak Ikut Berobat ke Sini

Cegah Kekerasan, PATBM Jadi Ujung Tombak Perlindungan Perempuan dan Anak di Cilegon

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Banyak Kecelakaan, Dishub Cilegon Siapkan Garis Kejut di 5 Titik JLS

Kota Cilegon

Waspada! Puskesmas Ciwandan Ungkap 10 Penyakit yang Banyak Menyerang Warga

Kota Cilegon

Citangkil Cilegon Masuk Zona Merah Narkoba, 88 ASN Jalani Tes Urine

Kota Cilegon

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang

Kota Cilegon

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com