Harita.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Syuting Gundala, Bront Palarae Tak Berani Mengeluh karena Abimana
Nasional

Syuting Gundala, Bront Palarae Tak Berani Mengeluh karena Abimana

admin
Diterbitkan: 30 Agustus 2019
Bagikan
2 Menit Baca
ISTIMEWA
- Advertisement -
Ad image

Harita.id – Gundala yang tayang di jaringan bioskop di Indonesia, menyisakan banyak cerita. Salah satunya datang dari aktor Malaysia, Bront Palarae. Dalam Gundala, Bront Palarae memerankan Pengkor, yang memiliki akses ke sejumlah anggota dewan.

Pengkor dikenal sebagai dalang mafia yang tersebar di sejumlah provinsi di Tanah Air. Untuk menghidupkan tokoh antagonis ini, Bront Palarae tak boleh terlihat tampan. Bintang film Pengabdi Setan menggunakan prostetis agar sebagian wajahnya tampak hancur akibat luka bakar.

Menggunakan prostetis tak semudah yang dibayangkan. “Makeup wajah menggunakan prostetis. Proses riasannya sampai 2 jam. Riasannya tak masalahnya, tapi kalau terpapar cahaya lampu di lokasi syuting rasanya enggak nyaman,” beri tahu Bront Palarae

Dua hari pertama terasa berat. Apalagi jika terpapar cahaya lampu yang panas terus-menerus, prostetis harus dipoles ulang. Beruntung, riasan prostetis ditangani Darwyn Tse. Bront Palarae dan Darwyn Tse pernah bekerja sama di proyek Pengabdi Setan.

“Dua jam di-makeup, syuting 10 sampai 15 jam selama 2 minggu. Dua hari pertama terasa kurang nyaman, butuh adaptasi. Hari ketiga saya mulai menikmati,” ujar Bront Palarae di Jakarta, baru-baru ini.

Baca Juga

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin
Peresmian PW Mathla’ul Anwar Papua Barat Daya dan Papua Barat Dihadiri Wakil Gubernur
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Dirut Bank Aceh Raih SMSI Aceh Award: Penggerak Ekonomi Daerah melalui UMKM dan Industri Kreatif

Sempat terpikir oleh Bront Palarae untuk komplain atau mengeluh. Namun ia teringat Abimana Aryasatya. “Abimana lebih parah karena kostumnya (Gundala) gerah. Tantangan Abimana lebih besar, belum koreografi tarungnya,” ia menyambung.

Imbauan

Gundala menandai kerja sama ketiga Bront dan Joko Anwar setelah Halfworlds dan Pengabdi Setan. Bront Palarae tahu betul banyak yang berharap kolaborasinya dengan Joko Anwar kali ini akan sesukses proyek sebelumnya. Seperti diketahui, Pengabdi Setan menyerap 4,2 juta penonton dan menjadi film terlaris tahun 2017. Bront Palarae lantas membuat imbauan.

Baca Juga

Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta
Hadir di Dewan Pers, Hasyim Djojohadikusumo Ingatkan Media Jangan Sesatkan Publik
JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri
Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda

“Saya harap penonton Pengabdi Setan lebih percaya prestasi Joko sebagai sutradara. Yang kemarin enggak sempat menonton Pengabdi Setan juga harus dukung. Ini film pertama jagat sinema bumi langit. Ini sesuatu yang membanggakan Indonesia bahkan Asia,” pungkasnya. (vha/red)

Sumber: Liputan6.com

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Alergi Susu Sapi, Natasha Rizky Klaim Tumbuh Kembang Anak Baik-baik Saja
Artikel Berikutnya Bupati Serang : Anyer Harus Kembali Mendunia
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum

Nasional

Rakernas dan HUT ke 13 ASPRUMNAS, Bidik Bangun 50.000 Unit Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Nasional

Jelang Kongres II, Garda Pemuda NasDem Banten Kompak Dukung Prananda Surya Paloh

Nasional

Saat Dunia Dilanda Turbulensi, FORMAS Dorong Strategi Perkuat Ekonomi RI

Nasional

Calon Komisioner KPI Ferdi Setiawan Dorong Regulasi Setara untuk Media dan Platform Digital

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com