Harita.id
Sabtu, 7 November 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Gubernur Minta Produk Pertqnian Berlabel Banten
Bisnis

Gubernur Minta Produk Pertqnian Berlabel Banten

admin
Diterbitkan: 23 Januari 2020
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG, – Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan bahwa produk hasil pertanian di Banten tidak kalah berkualitas dengan daerah-daerah lain. Namun, Gubernur tidak ingin produk-produk pertanian asal Banten yang beredar di pasaran berlabel bukan Banten dan berdampak pada rendahnya kesejahteraan para petani Banten.

Hal itu disampaikan Gubernur saat membuka acara Sosialisasi Gerakan Komando Startegis Pembangunan Pertanian (Kostratani) Provinsi Banten di Plaza Aspirasi, KP3B, Curug, Kota Serang pada Kamis (23/1/2020).

Ia menjelaskan, potensi pertanian Banten yang melimpah dan berkualitas harus dikenal oleh masyarakat Indonesia dan mampu memberikan kesejahteraan bagi petani Banten.

“Semua produk dari Banten harus berlabel Banten. Karena produk-produk pertanian Banten itu sangat baik, dari Pandeglang itu enak tapi belum labelnya menjadi milik kita. Selain daerah, para petani juga dirugikan atas hal ini,” tegas Gubernur

Ia menambahkan, label daerah sangat penting karena produk hasil pertanian akan dihargai lebih tinggi yang kemudian menguntungkan para petani. Selama ini, para petani hanya memproduksi kemudian menjualnya dalam bentuk mentahan tanpa diolah dan dikemas dengan apik sehingga dihargai sangat rendah. Oleh karenanya, hal ini harus menjadi perhatian bersama baik di tingkat pusat maupun daerah.

Baca Juga

HUT ke-12 Jamkrida Banten, Sekda: Jangan Hanya Kejar Laba, UMKM Harus Merasakan Manfaat
Alumni IKOPIN Pimpin DEKOPIN Banten, Tantangan Koperasi Kini Bukan Sekadar Bertahan
PT Marodex Energy Persada Perkuat Pengembangan Bisnis, Inovasi dan SDM Jadi Fokus Utama
Nelayan Padang Pariaman Terjepit Persoalan BBM dan Alat Tangkap, Menanti Keberpihakan Pemerintah

“Berdasarkan laporan yang saya terima katanya produksi beras kita surplus, tapi kenapa harga beras di Banten lebih malah dari Jakarta? Itu karena setelah panen, mobil-mobil truk dari Karawang itu berjejer mau ngangkut padi kita baik kering atau basah tentu dengan harga yang murah. Sementara ketika sampai di pasar, harganya berlipat-lipat,”tuturnya

Oleh karenanya, lanjut Gubernur, ditengah pertumbuhan ekonomi makro yang mengalami turbulensi, sektor pertanian harus menjadi potensi yang tetap survive. Oleh karenanya, sektor industri yang kini semakin sulit karena pengaruh ekonomi global, pertanian harus kembali dibangun dan dikembangkan menjadi sebuah kedaulatan pangan dan ekonomi.

“Jangan dirubah itu tata ruang di Pandeglang untuk daerah industri. Kan industri banyak PHK, tapi pertanian tidak ada PHK karena industri tergantung pada ekonomi global. Pandeglang dan Lebak itu saya lihat subur, subhanallah. Kalau dulu dateng ke kampung saya dimasakin masyarakat dari hasil tani dan ternaknya, kalau sekarang kan nasi bungkus. Banjir juga ada jaman dulu, tapi dulu masyarakatnya bahu membahu dan tidak membangun rumah di lokasi yang rawan. Kalau sekarang kan kebalikannya. Makanya Pemprov tahun ini bikin roadmap potensi yang jadi prioritas pembangunan,”paparnya

Baca Juga

SMSI Apresiasi Pemkot Cilegon, Kawasan Monumen Pers Digital Kini Lebih Asri
Andra Soni Gandeng BPJT dan Operator Tol, Pelayanan Tol Jakarta-Merak Dibedah Total
Sambut Investor Jepang, Pemkot Cilegon Tegaskan Siap Jaga Iklim Investasi
Indosat Ooredoo Hutchison Group dan Google Cloud Hadirkan Solusi Sovereign Cloud dan Edge Cloud bagi Indonesia

Untuk itu, ujar Gubernur, Pemerintah harus memberi dukungan agar kualitas dan kuantitas pertanian di Banten semakin baik dan mampu bersaing dengan daerah lain. Oleh karenanya, Pemprov Banten membuat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Agrobisnis agar hasil pertanian Banten tidak dibawa langsung ke Jakarta atau daerah lainnya.

“Saya nggak mau duren Banten di bawa ke Jakarta, kita buat Kopi WH, saya nggak mau beras, jagung Banten itu tergantung pada Poktan. Nanti BUMD ini akan membelinya dengan harga sesuai, kalau petaninya sulit kita juga bantu modalnya, kita simpen di tempat penyimpangan yang akan kita bangun, kemudian kita bangun pasar induk untuk wadah para petani dan masyarakat melakukan kegiatan jual beli. Jadi kan petani dan masyarakat sama-sama diuntungkan,” tegasnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Tim Urkes Bag Sumda Polres Lebak Berikan Layanan Bhakti Kesehatan Kepada Pengungsi
Artikel Berikutnya Enggan Direlokasi, Pedagang Pasar Karangantu Bakal Demo Pemkot Serang
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Berebut Kursi Kadis Kominfo Cilegon, Tb Sofat: Malu Kalau Tidak Optimistis

Soroti Polemik Status Hukum Suket Penyetaraan Ijazah, DPP Himpunan Pemuda Al-Khairiyah Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wakil Presiden

HPN Bukan Milik Satu Organisasi, Pemecatan Firdaus Jadi Alarm Kesetaraan Pers

Musim Hujan Mengintai, Disperindag Cilegon Sisir Drainase Pasar Rakyat

Ribuan Santri Meriahkan Senam Santri HSN 2026, GP Ansor Cilegon Perkuat Kebersamaan

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Bisnis

Bjb Harap Kejari Cilegon Bisa Atasi Kredit yang Macet

Bisnis

Pengusaha Muda Kota Cilegon Luncurkan Toko Agniya di Sukadamai Panggung Rawi, Amir Harap Dapat Berikan Kontribusi ke Masyarakat

Bisnis

BJB Ajak Alumni HMI Cilegon Terlibat Aktif Berbisnis di Perbankan

Bisnis

Saham Bank Banten Anjlok Drastis

Bisnis

Buka Pelayanan 5 Hari di Mall Of Serang, Masyarakat Diminta Datang ke Adira Sajikan Pembelian Mobil Secara Kredit

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com