Harita.id
Sabtu, 7 November 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Enggan Direlokasi, Pedagang Pasar Karangantu Bakal Demo Pemkot Serang
Kota Serang

Enggan Direlokasi, Pedagang Pasar Karangantu Bakal Demo Pemkot Serang

admin
Diterbitkan: 23 Januari 2020
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG – Para pedagang Pasar Karangantu menolak dengan rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) yang akan merelokasi pedagang Pasar Karangantu ke pasar baru di sekitar Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Penolakan keras tersebut berasal dari Paguyuban Pedagang Karangantu, Heri salah satu pedagang mengatakan, Pemkot Serang terlalu terburu-buru dengan merelokasi Pasar Karangantu ke Pasar baru di Margaluyu. Hal itu dikarenakan, para pedagang sebelumnya tidak mengetahui informasi, jika pada bulan Februari Pasar Karangantu harus sudah dikosongkan oleh para pedagang.

“Kita dari seluruh pedagang pasar Karangantu, menolak keras adanya pengosongan pasar. Kita tidak mau direlokasi, karna pasar yang ditunjuk Disperindagkop jauh dari pusat ekonomi. Lantaran Pasar baru itu terletak di areal pesawahan dan jauh dari mana-mana,” ujarnya, saat ditemui di Pasar Karangantu, Kamis (23/1).

Heri mengaku dirinya bersama pedagang lain merasa kecewa terhadap Disperindagkop Kota Serang yang tidak pernah melakukan sosialisasi serta mengajak musyawarah pedagang untuk direlokasi ke Pasar Karangantu.

“Sosialisasi itu sudah terjadinya, terbangunnya, setelah adanya pasar baru (Pasar Margaluyu, red). Intinya kita menolak relokasi itu. Nanti kita turun ke jalan untuk meneriakan aspirasi, rencananya seluruh pedagang dan element masyarakat mau ngoncog walikota. Nanti kita akan demo ke kantor walikota dalam waktu dekat ini,” tegasnya.

Baca Juga

Dukung Klinik KDMP Layani BPJS, GEMA MA Ingatkan Syarat FKTP dan Peran Apoteker : Perluas Akses, Jangan Turunkan Mutu
Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Najib Hamas Ajak Pemuda Serang Siapkan Masa Depan
Potensi Maritim Banten Menjanjikan, PRAMARIN Dorong Kolaborasi dan Investasi
Tanjung Priok Padat, PRAMARIN Dorong Banten Ambil Peluang Bisnis Kontainer

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disperindagkop Kota Serang, Yoyo Wicahyono mengaku bahwa dirinya belum mengetahui adanya penolakan oleh paguyuban pedagang di Pasar Karangantu. Menurutnya, paguyuban pedagang tersebut tidak pernah melaporkan atau mendaftarkan kepada Disperindagkop Kota Serang.

“Iya kalo paguyubannya ada, ya lapor saat daftar pengurusnya mana ke kita (Disperindagkop, red), atau kalau jauh ke Serang kan ada mantri pasar disana, ada petugas salar, tidak ada kesulitan kalo mau ada kemauan. Jangan saya anu-saya anu, tapi ga pernah lapor, bagaimana kita tau coba,” katanya, saat dihubungi melalui sambungan telepon oleh awak media, Selasa (21/1).

Menurut Yoyo, relokasi Pasar Karangantu yang akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk penataan keseluruhan di kawasan Kesultanan Banten. Bahkan, dirinya mengatakan Masjid Agung Banten yang sudah bagus dan rapi tetapi kawasan di sekitarnya kumuh, jika melihat dari aspek keindahan dan ketertiban Pasar Karangantu tersebut dinilai tidak layak.

Baca Juga

Ratu Zakiyah Usulkan Tata Ruang Serang 2026-2046, Investor Bakal Dapat Kepastian
SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten
26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak
Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing

“Masa pasar deket rel. Coba kalau pagi-pagi itu kan bahaya itu di rel kereta itu macet segala macem. Di pertigaan juga sama macet, pokoknya sudah tidak layak aja di situ mah macet. Kita Ini mau tata, jadi kalau ada penolakan, penolakan nya ya karena apa. Mau bersih, mau membangun Banten, apa memang mau jadi penghambat,” katanya.

Untuk menindaklanjuti relokasi tersebut, kata Yoyo, pihaknya saat ini sedang menunggu pemenang proyek tersebut untuk melakukan langkah konkrit yaitu pihak Balai Besar Sungai Cidanau, Ciujung dan Cidurian (BBWSC3) dan Dinas Perkim

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kita akan melakukan pemindahan jika proyek itu sudah berjalan,” ujarnya.

Lanjut Yoyo, langkah tersebut dilakukan oleh pihaknya untuk antisipasi agar tidak terjadinya pembangunan lapak oleh para pedagang saat dilakukan relokasi.

“Kita akan melakukan pemidahan jika proyek itu sudah berjalan, jangan sampai nanti pasar dipindahkan nanti di lokasi itu didirikan lagi oleh para pedagang,” katanya.

Penutup, Yoyo mengatakan, jika pada tanggal 24 Januari nanti, Disperindagkop akan melakukan pengundian kios. Hal itu dilakukan karena dirasa bisa adil terhadap semua pedagang.

Baca Juga

Kabupaten Serang Genap 500 Tahun, Pemprov Banten Dorong Sinergi Pembangunan
500 Tahun Kabupaten Serang, Ratu Zakiyah Kenang Perjuangan Sultan hingga KH Syam’un
Dari Desa hingga OPD, Ini Para Peraih Penghargaan HUT ke-26 Banten
HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ungkap Deretan Pembangunan yang Berdampak ke Warga

“Orang itu kalo nempatin kan pengen disana, pengen disini. Jadi cara menurut kami cara yang paling fair, elegan itu ya diundi. Tapi barangkali paguyuban pedagang mau bermusyawarah, mufakat mau membagi sendiri ya mangga,” tukasnya. (Dm/red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Gubernur Minta Produk Pertqnian Berlabel Banten
Artikel Berikutnya Pasca Banjir, Warga dan Muspika Kramatwatu Gotong Royong Bersihkan SDN Pejaten
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Berebut Kursi Kadis Kominfo Cilegon, Tb Sofat: Malu Kalau Tidak Optimistis

Soroti Polemik Status Hukum Suket Penyetaraan Ijazah, DPP Himpunan Pemuda Al-Khairiyah Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wakil Presiden

HPN Bukan Milik Satu Organisasi, Pemecatan Firdaus Jadi Alarm Kesetaraan Pers

Musim Hujan Mengintai, Disperindag Cilegon Sisir Drainase Pasar Rakyat

Ribuan Santri Meriahkan Senam Santri HSN 2026, GP Ansor Cilegon Perkuat Kebersamaan

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Serang

Bagi Anak Pemegang KIA Kabupaten Serang, Bisa Nikmati Wahana Gratis di Anyer Wonderland

Kota Serang

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Kota Serang

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

Kota Serang

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Kota Serang

Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com