Harita.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Jelang Libur Nataru, Harga Komoditi Merangkak Naik
Kota Cilegon

Jelang Libur Nataru, Harga Komoditi Merangkak Naik

admin
Diterbitkan: 21 Desember 2020
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

CILEGON – Menjelang libur Natal dan pergantian Tahun, membuat harga komoditi kebutuhan bahan pokok seperti cabai dan telur ayam ras (ayam negeri) mengalami kenaikan.

Kenaikan harga tersebut lantaran disebabkan cuaca buruk.

Berdasarkan daftar harga yang di keluarkan UPTD Pasar Tradisional Kranggot, harga untuk cabai merah besar atau cabai TW yang sebelumnya Rp 70.000 naik Rp 5.000 menjadi Rp75.000 perkilogramnya. Sedangkan untuk cabai merah kriting yang semula Rp65.000 naik Rp 5.000 menjadi Rp 70.000 perkilogramnya, cabai rawit merah naik Rp 10.000 menjadi Rp 60.000 perkilogramnya dan cabai rawit hijau naik Rp 5.000 menjadi Rp 40.000 perkilogramnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Tradisional Kranggot Aceng Syarifudin mengatakan, kenaikan harga cabai disebabkan oleh cuaca buruk yang terjadi di sejumlah daerah di sentra penyuplay cabai, sehingga pasokan agak sedikit tersendat. Meskipun pasokan tidak lancar namun stok cabai cukup.

“Kenaikan harga cabai beragam antara Rp 5.000 sampai Rp 20.000 perkilogramnya. Kenaikan harga cabai yang paling tinggi itu pada cabai merah besar atau cabai TW yang capai Rp 15.000 perkilogramnya. Namun untuk stok cabai cukup terkendali dan aman untuk masyarakat,” katanya, Senin (21/12/2020).

Baca Juga

Peluang Kerja ke Jepang Terbuka, 96 Warga Cilegon Dibekali Bahasa Jepang
763 Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa Cilegon Juare
Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta
Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi

Aceng mengaku, selain cabai yang mengalami kenaikan. Kenaikan harga juga terjadi pada telur ayam Ras yang mencapai Rp 30.000 perkilogramnya.

“Pada minggu kemarin harga telur ayam atau telur Ras itu perkilogramnya cuma Rp 26.000 dan hari ini naik Rp 4000 perkilogramnya menjadi Rp30.000 perkilogramnya. Kenaikan harga telur ini disebabkan banyaknya permintaan warga yakni warga banyak yang hajatan (pesta perkawinan.red). Namun walaupun harga naik, stok telur stabil,” tutupnya.

(Ria/Btp)

Baca Juga

BAZNAS Cilegon Buka Seleksi Pimpinan Periode 2026-2031, Ini Syaratnya
76,69 Hektare Permukiman Kumuh Masih Tersisa di Cilegon, Akses Damkar Jadi Kendala
Tak Ingin Ada Lagi Krisis Air, Pemkot Cilegon Kejar Tuntas Jaringan Pipa Merak
Pemkot Cilegon Mulai Tindak Parkir Liar, PKL hingga Balap Liar Pekan Depan
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya DPRD Kota Cilegon Tagih Janji Pemkot Cilegon Tangani Banjir
Artikel Berikutnya Berpotensi Timbulkan Kecelakaan, Satpol PP Lebak Diminta Tegas Tutup Galian Pasir Timbul
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Ratu Zakiyah Usulkan Tata Ruang Serang 2026-2046, Investor Bakal Dapat Kepastian

Wagub Banten Achmad Dimyati Hadiri Resepsi Putri Ketum SMSI, Doakan Pengantin Jadi Keluarga Sakinah

SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten

26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak

Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Banyak Kecelakaan, Dishub Cilegon Siapkan Garis Kejut di 5 Titik JLS

Kota Cilegon

Waspada! Puskesmas Ciwandan Ungkap 10 Penyakit yang Banyak Menyerang Warga

Kota Cilegon

Citangkil Cilegon Masuk Zona Merah Narkoba, 88 ASN Jalani Tes Urine

Kota Cilegon

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang

Kota Cilegon

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com