Harita.id
Rabu, 23 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Bantu Penyintas Banjir Bandang Kota Serang yang Tak Tersentuh Bantuan, SAHID dan HMI Galang Dana Online
Kota Serang

Bantu Penyintas Banjir Bandang Kota Serang yang Tak Tersentuh Bantuan, SAHID dan HMI Galang Dana Online

admin
Diterbitkan: 30 Januari 2023
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Yayasan Saung Hijau Indonesia (SAHID) bersama dengan Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO), menggelar penggalangan dana secara daring atau online melalui platform KitaBisa untuk membantu pembangunan rumah salah satu penyintas banjir bandang Kota Serang, Asminah.
Penggalangan dana itu dilakukan lantaran sudah hampir satu tahun setelah terjadinya banjir bandang di Kota Serang pada 1 Maret 2022, Pemkot Serang tidak kunjung memberikan bantuan kepada Asminah yang berdasarkan data Kelurahan Kasemen, rumahnya masuk ke dalam kategori rusak berat.

Hal itu disampaikan oleh Pegiat SAHID, M. Ridho Ali Murtadho. Ridho mengatakan bahwa dalam satu bulan ke depan, warga Kota Serang akan ‘memperingati’ terjadinya banjir bandang Kota Serang yang merupakan banjir terparah dalam 20 tahun terakhir.

Berdasarkan data BPBD Kota Serang, lanjut Ridho, setidaknya terdapat sebanyak 134 titik banjir pada peristiwa 1 Maret lalu. Akibatnya, terdapat sebanyak 5.830 KK, 25.279 jiwa dan 8.909 rumah terdampak banjir bandang tersebut.

“Sebanyak 158 rumah diantaranya hanyut dan rusak. Diantara rumah yang terdata rusak tersebut, adalah milik Ibu Asminah. Wanita paruh baya yang berstatus janda ditinggal mati. Beliau bekerja sebagai buruh cuci,” ujarnya, Minggu 29 Januari 2023.

Ridho mengatakan, Asminah merupakan warga lingkungan Angsoka, Kelurahan Kasemen. Lingkungan itu termasuk daerha yang cukup parah terdampak banjir bandang, lantaran lokasinya yang sangat dekat dengan aliran Sungai Cibanten.

Baca Juga

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat
Bupati Serang Ratu Zakiyah Kunjungi Posko Carita, Temui Keluarga Korban 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Bupati Serang Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat

“Berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh Kelurahan Kasemen pada saat survei di lapangan, rumah ibu Asminah masuk dalam kategori rusak berat. Tercatat juga kalau ibu Asminah ini tidak mendirikan bangunan di atas tanah negara, karena status tanahnya milik sendiri,” terang Ridho.

Menurut Ridho, rumah Asminah sebelum hancur dihantam derasnya banjir bandang, merupakan rumah yang dibangun dengan konstruksi seadanya. Triplek dan kayu panglong menjadi konstruksi utama rumah tersebut.

“Dari data teman-teman HMI MPO, pasca kejadian tersebut, rumah Ibu Asminah rusak di bagian atap depan dan jebol di bagian belakang. Dan yang paling parahnnya lagi adalah tanah lokasi rumah ibu Asminah terjadi longsor. Sehingga, sempadan sungai semakin melebar dan membuat lokasi rumahnya terlalu menjorok ke sungai,” ucapnya.

Baca Juga

Dilantik, Bupati Serang Minta Pengurus GOW Beri Perempuan Penguatan Inklusif Mencegah KDRT
Wujud Nyata Program Presiden Atasi Darurat Sampah, 1.161 Ton Sampah di Banten Bakal Dijadikan Energi Listrik
Groundbreaking Pembangunan PSEL Desember 2026, Bupati Serang Siap Penuhi Pasokan 400 Ton Sampah
Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita

Hal itulah yang menurut pihaknya, membuat Pemkot Serang tidak memberikan bantuan kepada Asminah, meskipun rumahnya masuk ke dalam kategori rusak berat. Selain itu, meskipun berada di atas tanah milik pribadi, namun alas hak tanahnya atas nama anak tirinya.

“Memang anak tirinya sudah mendapatkan bantuan. Namun tetap saja, ibu Asminah tidak mendapatkan apa yang seharusnya dia miliki sebelumnya, yaitu rumah. Saat ini, ibu Asminah sudah hampir setahun bertahan dengan cara mengontrak,” kata Ridho.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dengan kondisi tersebut, pihaknya pun bersama dengan HMI MPO, berinisiatif untuk melakukan penggalangan dana secara daring, untuk membantu ibu Asminah kembali memiliki rumah yang layak, dan juga memiliki tanah sendiri di lokasi yang tidak rawan banjir.

“Untuk tanah, kami sudah mendapatkan lokasinya. Luas 60 meter persegi dan bukan daerah rawan banjir. Kebutuhan untuk membangun dan membeli tanah kurang lebih sebesar Rp80 juta, dengan rincian tanah Rp20 juta, material Rp50 juta dan petukang Rp10 juta,” jelasnya.

Ia pun mengajak masyarakat Indonesia, khususnya Kota Serang, untuk bahu membahu membantu Asminah untuk bisa kembali memiliki rumah.

“Kalau pemerintah tidak bisa karena adanya berbagai aturan yang membatasi, kita sebagai masyarakat tidak dibatasi. Kedermawanan kita yang bisa membantu ibu Asminah untuk kembali memiliki rumah,” tandasnya. (Zar/Red)

Baca Juga

Pemkab Serang Dukung Riset Stranas 2026 untuk Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
Komitmen Gubernur Berbuah Manis, Banten Raih Juara 2 Tata Kelola Konservasi Energi Tingkat Nasional.
Mahasiswa UI Dorong Pemberdayaan Warga Kabupaten Serang melalui Program Panglimaja
Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Pemkab Tangerang Terus Bergerak Bangun Koperasi Profesional
Artikel Berikutnya Andromeda Kaking Dikukuhkan Sebagai Sekjen MPC PP Kota Cilegon
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Serang

Festival Cikolelet 2026 Digelar, Mendes Yandri: Rawat Kearifan Lokal, Bangun Kesejahteraan

Kota Serang

Hadiri Puncak HUT ke 81 RI di Desa Cisait, Wabup Serang Tekankan Teladani Perjuangan Pahlawan

Kota Serang

HUT ke-88 RSDP Serang, Bupati Zakiyah Resmikan 10 Mesin Cuci Darah Baru

Kota Serang

Jadi Irup Upacara HUT ke 81 RI, Bupati Serang Pastikan Maksimalkan Pelayanan Dasar

Kota Serang

Seleksi Ketat Berbuah Prestasi, 55 Paskibraka Kabupaten Serang Resmi Dikukuhkan

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com