Harita.id
Kamis, 22 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Satu Jam Bersama Menkum Ham: Anak Kolong Yang Berhasil Menjemput Mimpi
Nasional

Satu Jam Bersama Menkum Ham: Anak Kolong Yang Berhasil Menjemput Mimpi

admin
Diterbitkan: 27 Oktober 2023
Bagikan
5 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Yasonna H. Laoly, lahir di Sorkam, Tapanuli pada 27 Mei 1953, tepat 70 Tahun yang lalu. Nama ‘Yasonna Hamonangan Laoly’ mungkin terdengar sedikit asing di telinga, khususnya bagi masyarakat diluar Provinsi Sumatera Utara, sebab nama ini memadukan unsur bahasa Batak dan Nias.

Nama ‘Yasonna’ diambil dari bahasa Nias ‘YasoNasa’, artinya ‘masih ada lagi’. Harapan ayahnya agar setelah kelahiran Yasonna, masih ada lagi adik-adik Yasonna yang akan terlahir. Sedangkan ‘Hamonangan’ dalam bahasa Batak berarti ‘kemenangan’. Dan ‘Laoly’ merupakan salah satu marga dalam masyarakat Nias.

Yasonna, yang bapaknya adalah seorang polisi dan dianggap sebagai tokoh Nias di Sibolga dan Tapanuli Tengah itu, sangat sering tidur di kolong. Entah itu kolong meja, kolong bangku, dan paling sering kolong tempat tidur.

“Ini bukan disengaja, karena memang banyak tamu, banyak saudara, dan siapapun datang ke rumah kami menceritakan masalahnya, lalu juga menginap, karena banyak hal. Padahal rumah kami kecil, maklum rumah dinas asrama polisi di Sibolga,” kata Yasonna saat menjadi Pembicara Kunci pada acara Satu Jam Bersama Menkumham “Anak Kolong
Menjemput Mimpi” di Grand Auditorium UNTIRTA, Kabupaten Serang, Kamis 26 Oktober 2023.

Perjalanan karir politiknya dimulai ketika pada Pemilu 2004, ia bertarung menjadi salah seorang Calon Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumut I (Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi). Ia percaya diri saja meski diletakkan di nomor urut 2. Ternyata, kerja kerasnya berhasil. PDIP mendapat dua kursi didaerah pemilihan tersebut. Ia pun melenggang ke Senayan.

Baca Juga

Wagub Banten Achmad Dimyati Hadiri Resepsi Putri Ketum SMSI, Doakan Pengantin Jadi Keluarga Sakinah
PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha
Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin
Peresmian PW Mathla’ul Anwar Papua Barat Daya dan Papua Barat Dihadiri Wakil Gubernur

Pada Pemilu 2009, ia kembali di beri ruang dan kepercayaan untuk menjadi salah seorang Calon Anggota DPR RI dari PDIP. Ia dipindahkan ke Daerah Pemilihan Sumut II (meliputi Kepulauan Nias, Tapanuli, Asahan dan Labuhan Batu). Lagi-lagi ia beruntung. PDIP dapat dua kursi.

Pada periode kedua ini, karirnya semakin melejit. Ia dipercaya menduduki jabatan strategis, di antaranya Ketua Fraksi PDIP MPR RI, Wakil Ketua Badan Anggaran DPR-RI. Ia bahkan sempat dinominasikan sebagai Ketua MPR RI pasca meninggalnya Taufik Kiemas. Ia juga beberapa kali memimpin Panitia Khusus RUU Politik. Ia benar-benar diperhitungkan sebagai politisi yang mumpuni.

Ia terkenal sebagai politisi yang handal mengemukakan pendapat. Bicaranya lantang tapi runtut. Memikat orang yang mendengar. Namun tidak asal bicara. Kedalaman ilmu serta kekayaan wawasan membuat setiap pendapat dan pandangannya terasa tajam dan berbobot.

Baca Juga

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Dirut Bank Aceh Raih SMSI Aceh Award: Penggerak Ekonomi Daerah melalui UMKM dan Industri Kreatif
Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta
Hadir di Dewan Pers, Hasyim Djojohadikusumo Ingatkan Media Jangan Sesatkan Publik

Karir politik Yasonna semakin melesat ketika Presiden Joko Widodo mengangkatnya sebagai Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia. Pengalaman bertahun-tahun sebagai seorang akademisi di bidang hukum sekaligus pengacara serta pengalaman menjadi Anggota Komisi III DPR MPR RI (2005-2009) menjadikannya mudah beradaptasidi posisinya saat ini.

“Saya diizinkan Tuhan untuk mendapat pengalaman menjadi anak sederhana, yang menempuh pendidikan tinggi hingga strata tiga, menjadi aktivis mahasiswa di bangku kuliah, kemudian ditugaskan menjadi Dekan Fakultas Hukum Universitas Nommensen, menjadi politisi sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI), dan terakhir menjadi birokrat sebagai Menteri,” kata Yasonna Laoly.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Diakui Yasonna Laoly dirinya sudah terbiasa dengan tantangan, juga hidup susah dan sederhana sejak kecil.

“Maka dari itu saat diminta Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Hukum dan HAM, saya dengan rendah hati menerimanya, ini tantangan dan saya harus berbuat untuk negeri ini,” ujarnya.

Yasonna menyebut, tugas itu sebagai perintah Tuhan yang suci, agar dirinya terus berusaha memanfaatkan potensi diri yang diberikan Tuhan untuk kebaikan, memberi manfaat pada masyarakat.

“Jika kita bawa nama Tuhan dalam setiap langkah dan pekerjaan kita, maka kita akan selalu berpikir tentang kebaikan, menghindari keburukan, dan yang terpenting kita akan merasa selalu dilindungi dan ditolong Tuhan,” sambungnya.

Baca Juga

JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri
Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda
Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia
Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 

Di akhir sambutannya, Yasonna mengajak semua yang hadir dalam kegiatan ini, untuk tetap bersemangat,jangan mudah lelah dalam memperbaiki diri dan lingkungan kita.

“Jika kita memiliki keinginan kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu membahu untuk mewujudkannya,” pungkasnya.

Selain menghadirkan Menkumham,kegiatan ini juga mendatangkan tiga pembicara lain, yaitu Lestantya R. Baskoro selaku Tim Penulis, Kolega Menkumham Airin Rachmi Diany, dan Dekan Fakultas Hukum UNTIRTA Agus Prihartono. (Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Kejati Lantik Eselon II Di Wilayah Hukum Provinsi Banten, Kajati Didik: Wujudkan Penegakan Hukum Adil Dan Berintegritas
Artikel Berikutnya Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Pemerintah Hadir Memfasilitasi Ruang Untuk Generasi Muda
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Ratu Zakiyah Usulkan Tata Ruang Serang 2026-2046, Investor Bakal Dapat Kepastian

Peluang Kerja ke Jepang Terbuka, 96 Warga Cilegon Dibekali Bahasa Jepang

763 Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa Cilegon Juare

Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta

Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Ketum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Himbau Kepada Pengurus dan Anggota Ikut PKPA Atau Pendidikan Mediator

Nasional

Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Nasional

Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum

Nasional

Rakernas dan HUT ke 13 ASPRUMNAS, Bidik Bangun 50.000 Unit Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Nasional

Jelang Kongres II, Garda Pemuda NasDem Banten Kompak Dukung Prananda Surya Paloh

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com