Harita.id
Kamis, 22 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Kemendagri Pilih Kabupaten Serang jadi Kabupaten Percontohan Penekanan AKI
Kota Serang

Kemendagri Pilih Kabupaten Serang jadi Kabupaten Percontohan Penekanan AKI

admin
Diterbitkan: 11 November 2021
Bagikan
5 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG, – Direktur Jendral (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI), memilih Kabupaten Serang menjadi kabupaten percontohan (pilot project) untuk program penekanan angka kematian ibu atau AKI. Mengingat, Kabupaten Serang satu dari 204 daerah yang masih tinggi untuk kasus AKI.

“Maksud kedatangan kami untuk sosialisasi pengembangan model perencanaan dan penganggaran terintergrasi kesehatan reproduksi untuk penurunan angka kematian ibu (AKI),”ujar Direktur Sinkronisasi urusan Pemda IV Direktur Jendral (Dirjen) Bina Bangga Kemendagri, Zanariah saat sosialisasi di Aula KH. Syam’un pada Kamis, 11 November 2021.

Dikatakan Zanariah, Advokasi kepada kepala daerah dalam mengimplementasikan model perencanaan dan penganggaran kesehatan reproduksi terintegrasi di tingkat kabupaten program kerjasama Pemerintah RI- United Nations Population Fund (UNFPA) Siklus ke-10 (2021-2025).

“Jadi ini suatu program pemerintah pusat untuk mendorong daerah-daerah yang AKI nya tinggi melalui penyehatan reproduksi kesehatan bagi ibu, ujungnya program ini untuk penurunan angka kematian ibu,”terangnya.

Usai berdiskusi, Zanariah menjelaskan, program Pemerintah Pusat bekerjasama dengan UNFPA Siklus ke-10 (2021-2025) ini dengan sasaran sebanyak 204 daerah dimana untuk AKI masih tinggi berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes). Dari 204 daerah dilakukan penyaringan turun menjadi sembilan (9) daerah salah satunya Kabupaten Serang.

Baca Juga

Ratu Zakiyah Usulkan Tata Ruang Serang 2026-2046, Investor Bakal Dapat Kepastian
SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten
26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak
Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing

“Sembilan daerah ini kami tawari minat atau tidak untuk program ini sebagai pilot project penurunan AKI. Nanti hasil dari pendampingan kita melalui program kerjasama bantuan penanganan AKI, Kabupaten Serang jadi model untuk daerah lain,”katanya.

Pada intinya, sebut Zanariah, untuk saat ini pihaknya melakukan perkenalan atau sosialisasi bahwa Kabupaten Serang terpilih sebagai pilot project harus siap untuk melaksanakan program tersebut secara benar-benar, fokus dengan lintas sektor OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Serang.

“Saya berterima kasih dan mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati Serang meski tidak pada advokasi ini namun teman-teman OPD bersama jajaran menerima tim pusat hari ini untuk persiapan-persiapan, sehingga nanti program ini berhasil dan menjadi contoh daerah lain,”ungkap Zanariah.

Baca Juga

Kabupaten Serang Genap 500 Tahun, Pemprov Banten Dorong Sinergi Pembangunan
500 Tahun Kabupaten Serang, Ratu Zakiyah Kenang Perjuangan Sultan hingga KH Syam’un
Dari Desa hingga OPD, Ini Para Peraih Penghargaan HUT ke-26 Banten
HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ungkap Deretan Pembangunan yang Berdampak ke Warga

Diharapkan, program kerja dengan target 2021 sampai 2025 bisa terealisasi kurang dari lima tahun. Sebab, program tersebut merupakan program lintas sektor yang melibatkan Kemenkes, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). “Jadi ini lintas sektor juga. Saya ngomong jangan kita nunggu sampai 5 tahun, ya kalau bisa tahun ketiga ya syukur jadi kita bisa bergerak untuk desa lain,”ucapnya.

Sedangkan terkait penanganan AKI di Kabupaten Serang, Zanariah memuji setelah melihat dan mendengar pemaparan dari perwakilan OPD terkait. Hanya saja, dilakukannya sendiri-sendiri parsial. “Tapi bagus sih, nah dengan program ini kita lakukan lintas sektor mudah-mudahan bisa menekan AKI,”ujarnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Hadir pada kesempatan tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesra, Rahmat Fitriyadi, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Agus Sukmayadi, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A), Tarkul Wasyit dan perwakilan OPD terkait lainnya.

Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesra, Rahmat Fitriyadi menambahkan, bahwa kegiatan tersebut salah satu program pemerintah pusat dan Pemkab Serang dalam rangka peningkatan kualitas untuk menurunkan AKI.

“Ini suatu hal yang akan kita capai lebih baik lagi dalam penurunan AKI. Sebenarnya untuk di Kabupaten Serang sudah ada kegiatan dalam upaya penurunan AKI, namun untuk saat ini secara komprehensif yang nanti didampingi dari tingkat kementrian dan NGO yang sudah bekerjasama dengan Kemendagri,”ujarnya.

Untuk muaranya, lanjut Rahmat, nanti akan ada perjanjian program yang direncanakan selama lima tahun kedepan sehingga bisa membantu pemerintah daerah dalam penanganan penurunan AKI. “Program ini untuk percontohan nasional, jika berhasil maka akan diterapkan di kabupaten dan kota lainnya,”katanya.

Baca Juga

Bagi Anak Pemegang KIA Kabupaten Serang, Bisa Nikmati Wahana Gratis di Anyer Wonderland
Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi
Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal
Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Sedangkan untuk saat ini dilakukan sosialisasi terlebih dahulu ke daerah-daerah yang di pilih sebagai percontohan. “Untuk di tahun 2022 baru di mulai pelaksanaannya,”terangnya.

Untuk di Kabupaten Serang sendiri, untuk angka kasus AKI tahun 2021 sebanyak 64 kasus. Namun dari jumlah tersebut 23 diantaranya meninggal karena covid-19. “Dengan akan adanya program sinkronisasi ini mudah-mudahan kasus AKI tidak bertambah lagi,”tutur Rahmat. (red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Pemprov Banten Lengkapi Fasilitas Pariwisata di Banten Selatan
Artikel Berikutnya Aan Karnamah Berikan Bantuan Pada Korban Kebakaran Saat Reses DPRD Pandeglang
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Peluang Kerja ke Jepang Terbuka, 96 Warga Cilegon Dibekali Bahasa Jepang

763 Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa Cilegon Juare

Wagub Banten Achmad Dimyati Hadiri Resepsi Putri Ketum SMSI, Doakan Pengantin Jadi Keluarga Sakinah

Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta

Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Serang

Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat

Kota Serang

Bupati Serang Ratu Zakiyah Kunjungi Posko Carita, Temui Keluarga Korban 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Kota Serang

Bupati Serang Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat

Kota Serang

Dilantik, Bupati Serang Minta Pengurus GOW Beri Perempuan Penguatan Inklusif Mencegah KDRT

Kota Serang

Wujud Nyata Program Presiden Atasi Darurat Sampah, 1.161 Ton Sampah di Banten Bakal Dijadikan Energi Listrik

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com