HARITA.ID – Pemerintah Kota Cilegon menggandeng Bank Jabar Banten (BJB) dalam bersinergi untuk membantu akses keuangan masyarakat. Pinjaman modal melalui kredit usaha rakyat (KUR) Bank BJB diharap menjadi solusi agar masyarakat tidak terjerat rentenir dengan bunga yang mencekik.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Mauludin mengatakan, bussines matching antara Bank BJB yang terjalin saat ini merupkan tindaklanjut dari terbentuknya Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Cilegon. OPD di lingkungan Pemkot Cilegon diimbau untuk terus mendukung dengan cara mempermudah masyarakat dalam pengurusan syarat pinjaman modal KUR Bank BJB.
“Kami ingin memberantas pinjaman modal melalui rentenir. Produk pinjaman modal UMKM di BJB ada dari nilai yang kecil sampai 500 juta rupiah. Masyarakat pelaku usaha harus dipermudah untuk akses permodalan,” kata Maman, Kamis 08 Desember 2022.
Sementara itu, Manager Bisnis Komersial dan UMKM Bank BJB Kota Cilegon, Ade Ridwan Fadilah mengatakan, pinjaman modal melalui program KUR Bank BJB sangat bersahabat dengan masyarakat. Terlebih pada KUR itu, bungannya disubsidi oleh pemerintah pusat.
“BJB merupakan Bank penyalur KUR yang bunganya disubsidi oleh pemerintah. Bank BJB disini juga sebagai salah satu anggota dari Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kota Cilegon,” ujar Ade. (Zar/Red)










