HARITA.ID – Guna menekankan penyebaran angka stunting di Kota Cilegon, Pemerintah Kota Cilegon bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten meluncurkan aplikasi stunting care. Peluncuran aplikasi ini berlangsung di salah satu hotel di Kota Cilegon, Kamis 15 Desember 2022.
“Alhamdulillah satu inovasi baru dari teman-teman genre dimana hari ini kita membuat 1 aplikasi yang mana baru dilaunchingkan yaitu stunting care,” kata Wali Kota Cilegon Helldy Agustian.
Helldy berharap, stunting care dapat menurunkan angka stunting sesuai target Provinsi Banten sebesar 20 persen. Sedangkan untuk saat ini angka stunting di Kota Cilegon sudah berada di 20.6 persen.
“Perkembangan-perkembangan dalam rangka mempercepat dan kita ingin stunting turun lagi. Kalau sekarang turun 20.6 kita pengen kejar 14 persen harus monitor day by day,” ujarnya.
Sementara itu, PLT Kepala BKKBN Provinsi Banten Nurizky Permanajati menuturkan, adapun aplikasi ini meliputi pemetaan wilayah dapur stunting, wilayah beresiko stunting hingga memberikan bantuan.
“Ini memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terkait stunting, dengan aplikasi elektronik siap nikah dan hamil, kemudian pemetaan wilayah daputlr stunting, keluarga resiko stunting, mencari rujukan dan bantuan, melihat progress yang telah dilakukan,” tuturnya. (Zar/Red)










