Harita.id
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Pj Ketua TP PKK Provinsi Banten: Lokakarya Penanganan Stunting Terpadu Wadah Pembelajaran Bagi Kader
Kota Serang

Pj Ketua TP PKK Provinsi Banten: Lokakarya Penanganan Stunting Terpadu Wadah Pembelajaran Bagi Kader

admin
Diterbitkan: 8 Mei 2023
Bagikan
5 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Banten dan Fakultas Kedokteran UI gelar Lokakarya Penanganan Stunting Terpadu.

Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar mengatakan, kegiatan ini berfokus dalam pemecahan masalah dan merumuskan solusi dini dalam penanganan dan pencegahan stunting di Provinsi Banten, mulai dari program bakti sosial hingga pengembangan aplikasi dasawisma yang akan menjadi alat pelaporan real time oleh kader-kader TP PKK dan bisa langsung diintervensi oleh para Kepala Daerah se-Provinsi Banten dalam percepatan penurunan stunting.

“Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk merumuskan penanganan dan pencegahan stunting di Provinsi Banten,” ungkap Tine Al Muktabar usai menghadiri pembukaan Lokakarya Penanganan Stunting Terpadu dalam rangka upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Banten yang digelar secara langsung dan virtual di Gedung Negara Provinsi Banten Jl Brigjen KH Syam’un No 5, Kota Serang, Sabtu 06 Mei 2023.

Dikatakan, pihaknya juga telah bekerjasama dengan FKUI dalam pengembangan aplikasi dasawisma yang menjadi alat pelaporan real time oleh kader-kader TP PKK.

“Kegiatan ini kolaborasi dengan FKUI dalam rangka Dies Natalis Ke-73. Mulai dari pengembangan aplikasi dasawisma yang akan menjadi alat pelaporan real time oleh para kader-kader TP PKK dan bisa langsung diintervensi oleh pemangku kebijakan,” ungkap Tine Al Muktabar.

Baca Juga

Dari Desa hingga OPD, Ini Para Peraih Penghargaan HUT ke-26 Banten
HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ungkap Deretan Pembangunan yang Berdampak ke Warga
Bagi Anak Pemegang KIA Kabupaten Serang, Bisa Nikmati Wahana Gratis di Anyer Wonderland
Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Pihaknya berharap dengan kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan mengenai deteksi dan tatalaksana penanganan stunting secara terpadu, mulai dari tingkat rumah tangga, keluarga, Posyandu, Puskesmas hingga Rumah Sakit.

Ditegaskan Tine, pentingnya sinergitas antara kader Posyandu dan kader TP PKK sehingga melalui lokakarya dan implementasi aplikasi dasawisma ini dapat menemukan serta mendeteksi secara dini angka kejadian stunting.

“Pada aplikasi dasawisma ini dimana ada data-data tinggi badan dan berat badan, yang tentunya harus ada sinergi antara kader TP PKK dan kader Posyandu dalam kebutuhan data-data tersebut untuk masuk kedalam aplikasi dasawisma,” katanya.

Baca Juga

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal
Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja
Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat
Bupati Serang Ratu Zakiyah Kunjungi Posko Carita, Temui Keluarga Korban 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

“Mudah-mudahan dari pelatihan ini para kader Posyandu dan kader TP PKK Provinsi Banten bisa menemukan dan mendeteksi dini angka kejadian stunting sehingga itu akan mempercepat penanganan dan pencegahan stunting di Provinsi Banten,” sambungnya.

Koordinator Panitia Dies Natalis Ke-73 FKUI Bidang Pengabdian Masyarakat, Jaya Ariheryanto Effendi, menyampaikan, melalui program bakti sosial ini, Ikatan Alumni FKUI 1998 berharap dapat ikut berkontribusi dalam percepatan penurunan stunting nasional yang ditargetkan Pemerintah dapat mencapai 14% pada tahun 2024 khususnya di Provinsi Banten.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selanjutnya, ia juga berharap kegiatan ini dapat memberikan kesempatan bagi para ILUNI FKUI 1998 menyatukan berbagai disiplin ilmu kedokteran dan kesehatan masyarakat untuk berkarya bersama dalam pengabdian masyarakat dan memberdayakan masyarakat dalam menangani masalah stunting secara terpadu, juga dapat menguatkan kapasitas layanan kesehatan dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Sementara, Ketua Panitia Dies Natalis FKUI Wismandari menuturkan kegiatan tersebut merupakan bagian pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh ILUNI FKUI 1998, sehingga diharapkan dapat memberikan peran kepada masyarakat.

“Kita pilih stunting, karena kita melihat masalah stunting masih cukup besar di Indonesia. Sehingga dibutuhkannya kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Baca Juga

Bupati Serang Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat
Dilantik, Bupati Serang Minta Pengurus GOW Beri Perempuan Penguatan Inklusif Mencegah KDRT
Wujud Nyata Program Presiden Atasi Darurat Sampah, 1.161 Ton Sampah di Banten Bakal Dijadikan Energi Listrik
Groundbreaking Pembangunan PSEL Desember 2026, Bupati Serang Siap Penuhi Pasokan 400 Ton Sampah

Dirinya juga berharap kegiatan dalam rangka penanganan dan pencegahan stunting tersebut dapat berkesinambungan dan berkelanjutan.

“Sehingga bisa menekan angka stunting sampai serendah mungkin, itu tujuan kami,” tandasnya.

Sebagai informasi, Lokakarya dan Pelatihan Penanganan Stunting Terpadu tersebut dilanjutkan dengan serangkain kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan untuk ibu hamil.

Serta edukasi pemberian makan bayi dan anak bagi para pengasuh bayi dan anak. Kegiatan akan diselenggarakan di salah satu daerah lokus stunting yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Banten.

Kegiatan Lokakarya ini diikuti lebih dari 700 peserta dari berbagai kalangan seperti bidan, tenaga pengelola gizi, dokter umum, dokter spesialis anak, kader TP PKK dan kader Posyandu Se Provinsi Banten.

Dalam kegiatan lokakarya penanganan stunting terpadu itu mencakup beberapa rangkaian, diantaranya penyampaian materi kode etik kedokteran, dampak stunting pada tumbuh kembang anak, deteksi dini dan sistem rujukan, praktik pemberian makan bayi dan anak, serta simulasi penatalaksanaan kasus. (Adv Dinas Komunikasi informatika Statistik dan Persendian Prov Banten)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Hadiri Apel Perumdam TKR, Sekda Ingatkan Pegawai Terus Tingkatkan Layanan
Artikel Berikutnya Dinkes Kota Cilegon Berikan Pelayanan Kesehatan Untuk Masyarakat Pada Penanganan PTM
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

Tandon Sukmajaya Cilegon Dikebut, Ditarget Rampung Desember 2026

Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Cilegon, Jalan hingga Trotoar Dibenahi

Cilegon Dapat 91 Sarana Pengangkut Sampah, Ada 59 Cator hingga Compactor

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Serang

Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita

Kota Serang

Pemkab Serang Dukung Riset Stranas 2026 untuk Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas

Kota Serang

Komitmen Gubernur Berbuah Manis, Banten Raih Juara 2 Tata Kelola Konservasi Energi Tingkat Nasional.

Kota Serang

Mahasiswa UI Dorong Pemberdayaan Warga Kabupaten Serang melalui Program Panglimaja

Kota Serang

Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com