HARITA.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon mendukung peningkatan kunjungan masyarakat ke posyandu. Pasalnya, cakupan kunjungan masyarakat Kota Cilegon ke posyandu masih di bawah 80%.
Hal itu dikatakan Kepala Dinkes Kota Cilegon Ratih Purnamasari usai Kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi Program Kerja Pokjanal Posyandu di Greenotel Cilegon, Senin 30 Oktober 2023.
“Karena sekarang masih di bawah angka partisipasi posyandu. Harusnya sekitar 80% ke atas, ada beberapa posyandu yang masih di bawah 80%,” kata Ratih.
Menurut Ratih, kurangnya kesadaran para orang tua untuk mengunjungi posyandu menjadi penyebab masih kurangnya angka kunjungan masyarakat. Padahal, kata Ratih, masyarakat sangat perlu untuk menimbang dan memeriksa kesehatan anak-anaknya ke Posyandu. Sehingga kondisi fisik dan kesehatan anak dapat terpantau.
“Kalau kegiatannya sebetulnya Pokjanal posyandu keinginan kita ini ketika tim kelompok kerja posyandunya ini optimal, karena akan berimbas angka posyandu meningkat angka partisipasi atau angka yang datang ibu-ibu membawa balitanya ke posyandu,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Maman Mauludin meminta lintas sektor dan lembaga terkait untuk mendukung kegiatan posyandu aktif dengan memaksimalkan kunjungan ke posyandu.
“Koordinasi lebih ditingkatkan untuk kecamatan kelurahan juga tingkat kota DP3AP2KB dan juga nanti singkronisasi program kemudian preventif promotifnya posyandu harus sudah terjangkau dan itu terinformasikan ke masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, agar Kader posyandu dan PKK menginformasikan secara lengkap kepada masyarakat tentang jadwal dan kegiatan-kegiatan posyandu sekaligus melakukan kunjungan rumah, jika ada sasaran yang tidak hadir hari itu ke posyandu.
“Sementara ini masih melalui pengumuman artinya waktu dan sebagainya itu harus dikomunikasikan dengan baik dan satu yang menjadi memasyarakat tidak hanya anak usia 0 sampai 5 tahun, tapi juga lansia masyarakat pada umumnya bisa sadar untuk memeriksakan diri vaksinasi dan kesehatan,” tambahnya. (Zar/Red)








