Harita.id
Kamis, 5 November 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Seba Baduy 2024, Sekda Kabupaten Serang Komitmen Jaga Kelestarian Alam
Daerah

Seba Baduy 2024, Sekda Kabupaten Serang Komitmen Jaga Kelestarian Alam

admin
Diterbitkan: 19 Mei 2024
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Nanang Supriatna beserta pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Serang menyambut ratusan masyarakat Adat Baduy di Pendopo Bupati Serang Jalan Brigjen KH. Syam’un pada Minggu 19 Mei 2024. Penyambutan dilakukan dalam rangka pelaksanaan Seba Baduy tahun 2024.

Sekitar 500 dari 1500 warga baduy dalam dan luar di Pimpin Kepala Desa Kanekes Saija yang merupakan Jaro Pemerintah Masyarakat Adat Baduy tiba di Pendopo Bupati Serang sekitar pukul 07.20 WIB disambut dengan tarian. Tampak Sekda Nanang beserta pejabat eselon II mengenakan pakaian hitam-hitam adat Silat Kaserangan berikut ikat kepala yang di gagas Bupati Serang Ratu Tatu Chanasah.

Sekda Kabupaten Serang, Nanang Supriatna bersyukur Seba Baduy bisa kembali dilaksanakan yang rutin setiap tahunnya dimana sebanyak 1500 warga baduy berjalan kaki dari Kanekes Kabupaten Lebak menuju Kota Serang menemui Bapa Gede atau Penjabat Gubernur Banten dan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

”Pagi ini mereka dari 1.500 orang yang akan pulang ke Kanekes datang ke Pendopo Bupati Serang untuk bertemu Ibu Gede Ibu Ratu Tatu Chasanah, saya mewakili beliau menyambut kedatangan para dulur-dulur dari Kanekes yang hadir sekitar 500 orang,”ujar Nanang.

Nanang menyebutkan, masyarakat Baduy melalui Kepala Desa Kanekes Saija yang merupakan Jaro Pemerintah Masyarakat Adat Baduy menitipkan Ibu Gede Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Pemkab Serang dan seluruh masyarakat Kabupaten Serang dan umunya Banten untuk bisa menjaga alam sekitarnya.

Baca Juga

Musim Hujan Mengintai, Disperindag Cilegon Sisir Drainase Pasar Rakyat
Ribuan Santri Meriahkan Senam Santri HSN 2026, GP Ansor Cilegon Perkuat Kebersamaan
Dukung Klinik KDMP Layani BPJS, GEMA MA Ingatkan Syarat FKTP dan Peran Apoteker : Perluas Akses, Jangan Turunkan Mutu
Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Najib Hamas Ajak Pemuda Serang Siapkan Masa Depan

”Artinya mereka menitipkan bahwa alam mereka itu, hutannya, gunungnya, air nya jangan sampai di rusak, termasuk juga mungkin kebudayaannya,”katanya.

Menurut Nanang, atas pesan tersebut memberikan hal yang positif masyarakat Banten bersama-sama dilaksanakan untuk menjaga keserasian, harmonisasi alam dengan baik di wilayah Kabupaten Serang, Lebak, Pandegang, Tangerang dan seluruh wilayah Banten. Ia berharap, Sebab Baduy bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya untuk selalu mengingatkan hubungan silaturahmi, bahwa budaya Banten sangat luar biasa.

”Adat Baduy itu sungguh luar biasa budayanya, Kabupaten Serang juga banyak budayanya yang terus oleh ibu gede Ratu Tatu Chasanah dikembangkan termasuk baju adat kaserangan dan ikat kepala kaserangan yang kami kenakan,”ungkapnya.

Baca Juga

Potensi Maritim Banten Menjanjikan, PRAMARIN Dorong Kolaborasi dan Investasi
Tanjung Priok Padat, PRAMARIN Dorong Banten Ambil Peluang Bisnis Kontainer
Wawali Cilegon Tantang Kader HMI, Jangan Jago Diskusi Saja
Dorong Ekonomi Warga Ciwandan, Pelindo Gelar Pelatihan Ternak Bebek

Sedangkan suku baduy, sambung Nanang, merupakan adat turun menurun sehingga perlu bersama-sama berkolaborasi bahwa Banten kaya akan budaya.

”Kita juga sama-sama sepakat, komitmen untuk bisa menjaga alam sekitar dengan baik. Alam harus terus di jaga kelestariannya juga budayanya sama terus dilestarikan,”tuturnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Kanekes Saija yang merupakan Jaro Pemerintah Masyarakat Adat Baduy mengatakan Seba tahun ini sebanyak 1500 Masyarakat Adat Baduy datang dari Kanekes. Sedangkan yang datang ke Pendopo Bupati Serang sekitar 500 orang.

”Terima kasih atas sambutannya. Mudah-mudahan kita semua bisa terus menjaga alam,”ujarnya menjelang pulang.

Diketahui Seba Gede dan Seba Alit ditentukan sendiri oleh Masyarakat Adat Baduy yang ditandai dengan bawaannya. Pada Seba Gede, Masyarakat Adat Baduy membawa bawaan laksa, hasil bumi, dan peralatan dapur. Sedangkan pada Seba Alit, Masyarakat Adat Baduy tidak membawa peralatan dapur.

Secara simbolis Kepala Desa Kanekes Saija yang merupakan Jaro Pemerintah Masyarakat Adat Baduy menyerahkan secara simbolis hasil bumi kepada Sekda Kabupaten Serang, Nanang Supriatna. Begitupun sebaliknya Nanang pun menyerahkan bingkisan kepada Kepala Desa Kanekes Saija. (Zar/Red)

Baca Juga

Modal Tanpa Bunga, Dana Bergulir Cilegon Kucurkan Rp 1,2 Miliar ke 705 UMKM
Ratu Zakiyah Usulkan Tata Ruang Serang 2026-2046, Investor Bakal Dapat Kepastian
Peluang Kerja ke Jepang Terbuka, 96 Warga Cilegon Dibekali Bahasa Jepang
763 Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa Cilegon Juare
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Hadiri Undangan World Bank, Menteri AHY Sampaikan Pesan Ini
Artikel Berikutnya Baru Mendarat di AS Usai Hadiri World Bank, Menteri AHY Sampaikan Pentingnya Sumber Daya Air di Bali
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Soroti Polemik Status Hukum Suket Penyetaraan Ijazah, DPP Himpunan Pemuda Al-Khairiyah Desak Gibran Mundur dari Jabatan Wakil Presiden

HPN Bukan Milik Satu Organisasi, Pemecatan Firdaus Jadi Alarm Kesetaraan Pers

Disperindag Cilegon Wajibkan Pedagang Pasar Pakai QRIS, Blok F Jadi Uji Coba

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan Ekonomi

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta

Kota Cilegon

Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi

Kota Cilegon

BAZNAS Cilegon Buka Seleksi Pimpinan Periode 2026-2031, Ini Syaratnya

Kota Serang

SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten

Kota Serang

26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com