Harita.id
Kamis, 5 November 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Pemprov Banten Kebut Penyertaan Modal BUMD PT Agrobisnis Mandiri
Kota Serang

Pemprov Banten Kebut Penyertaan Modal BUMD PT Agrobisnis Mandiri

admin
Diterbitkan: 16 Oktober 2020
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG –– Pembahasan penyertaan modal kepada Badan Usaha milik Daerah (BUMD) PT Agrobisnis Mandiri milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus dikebut.

Hal itu menyusul sampai saat ini Pemprov Banten sendiri belum menyelesaikan pembentuan Peraturan Daerah (Perda) mengenai penyertaan modalnya kepada BUMD PT Agrobisnis Mandiri, termasuk pembentukan badan hukum BUMD PT Agrobisnis Mandiri di Kemenkum HAM juga masih terus berproses, sementara kehadiran dari BUMD PT Agrobisnis Mandiri ini diharapkan bisa bergerak cepat, dalam menjaga harga-harga dipasaran dari petani, khususnya para petani yang ada di Provinsi Banten.

Ketua Komisis III DPRD Banten sekaligus Wakil Pansus penyetaan modal BUMD PT Agrobisnis Mandiri, Gembong R Sumedi mengatakan, perkembangan penyertaan modal kepada BUMD PT Agrobisnis Mandiri pada APBD perubahan Provinsi Banten tahun 2020 ini baru disepakti untuk disalurkan sebesar Rp 10 miliarnya saja dari target sebelumnya yang pernah disepakati, agar penyertaan modal kepada BUMD PT Agrobisnis Mandiri ini bisa mencapai Rp 300 miliar.

Disusul pada APBD tahun 2021 nanti, sesuai KUAPPAS tahun 2021 yang telah disepakati, agar penyertaan modal kepada BUMD PT Agrobisnis Mandiri kembali ditambah sebesar Rp 20 miliar.

Sementara, sambung Gembong, berdasarkan kesepakatan sebelumnya, penyertaan modal kepada BUMD PT Agrobisnis Mandiri ini diharapkan bisa mencapai Rp 75 miliar di tahun depan agar cukup menjadi Rp 300 miliar, sesuai dengan amanah Perda pembentukannya.

Baca Juga

Dukung Klinik KDMP Layani BPJS, GEMA MA Ingatkan Syarat FKTP dan Peran Apoteker : Perluas Akses, Jangan Turunkan Mutu
Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Najib Hamas Ajak Pemuda Serang Siapkan Masa Depan
Potensi Maritim Banten Menjanjikan, PRAMARIN Dorong Kolaborasi dan Investasi
Tanjung Priok Padat, PRAMARIN Dorong Banten Ambil Peluang Bisnis Kontainer

Atas kondisi itu, pihaknya terus berfikir keras agar kekurangan penyertaan modal kepada BUMD PT Agrobisnis Mandiri bisa mencukupi tahun depan, sambil menunggu pengesaan Perda penyertaan modalnya juga rampung dikerjakan di Kemenkum HAM.

“Baru Rp 10 miliar (di perubahan tahun 2020). KUAPPAS disetujui Rp miliar. Tapi kemarin kita bersepakat untuk menggenapkannya agar bisa mencapai Rp 75 miliar. Jadi, nambahnya Rp 45 miliar lagi dari KUAPPAS,” katanya, jumat (16/10/2020).

Menurutnya, Pemprov Banten dituntut untuk segera memenuhi kepemilikan saham 51 persen sebagaimana ketentuan dalam kepemilikan BUMD. 51 persen tersebut setara dengan nilai Rp 153 miliar. Dikurangi dengan nilai yang sudah dialokasikan pada APBD 2020 dan akan dialokasikan pada APBD 2021 maka kurangnya sekitar Rp 75 miliar. Rencananya pemenuhan kekurangan dipenuhi dengan cara konversi aset dan barang berupa Pusat Disitribusi Provinsi (PDP) yang sudah tahapan pembangunan menjadi menjadi milik BUMD.

Baca Juga

Ratu Zakiyah Usulkan Tata Ruang Serang 2026-2046, Investor Bakal Dapat Kepastian
SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten
26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak
Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing

“Aset tanah itu kalau dikonversikan senilai RP 95 miliar, jadi sudah bisa cukup,” ujarnya.

Atas kondisi itu pihaknya akan terus mengupayakannya, agar penyertaan modal kepada BUMD PT Agrobisnis Mandiri bisa mencapai Rp 75 miliar pada APBD Provinsi Banten tahun 2021 nanti. Namun, jika tidak tersedia anggaran, akan dilanjutkan lagi pembahasan pada RAPBD-P Provinsi Banten tahun 2021.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Bisa saja, sepanjang pemerintahnya punya duit meski KUAPPAS tahun 2021 telah diparipurnakan. Kalau gak ada duit, dari mana kita nambahinnya?, Tapi kalau tidak, akan dilanjutkan lagi pada perubahan tahun 2021,” Gembong menambahkan.

Saat disinggung mengenai site pland yang akan dikerjakan oleh BUMD PT. Agrobisnis Mandiri kedepan, sampai saat ini, sambung Gembong pihaknya mengaku belum bisa melihat sepenuhnya apa yang akan dilakukannya kedepan.

Meski begitu pihaknya optimis, dengan hadirnya BUMD PT. Agrobisnis Mandiri ini kedepan nantinya diharapkan bisa memberikan banyak manfaat kepada masyarakat Banten khususnya serta kepada pemerintah dari sektor pendapatan.

Gembong mencontoh, seperti upaya untuk membeli gabah dari para petani saat panen raya, diharapkan hadirnya BUMD PT. Agrobisnis Mandiri ini bisa menjaga harga gabah dari petaji agar tidak anjlok saat panen raya tiba.

Baca Juga

Kabupaten Serang Genap 500 Tahun, Pemprov Banten Dorong Sinergi Pembangunan
500 Tahun Kabupaten Serang, Ratu Zakiyah Kenang Perjuangan Sultan hingga KH Syam’un
Dari Desa hingga OPD, Ini Para Peraih Penghargaan HUT ke-26 Banten
HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ungkap Deretan Pembangunan yang Berdampak ke Warga

“Contoh lain, penyediaan daging ke Jakarta itu asalnya juga dari kita (Provinsi Banten), kalau asalnya dari sini kenapa gak kita kelola sendiri,” tandasnya.

(Dm)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya KPU Kota Cilegon Tetapkan Daftar Pemilih Tetap Untuk Pilkada
Artikel Berikutnya Bank Mandiri Dorong Transaksi Digital di Banten
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

HPN Bukan Milik Satu Organisasi, Pemecatan Firdaus Jadi Alarm Kesetaraan Pers

Musim Hujan Mengintai, Disperindag Cilegon Sisir Drainase Pasar Rakyat

Ribuan Santri Meriahkan Senam Santri HSN 2026, GP Ansor Cilegon Perkuat Kebersamaan

Disperindag Cilegon Wajibkan Pedagang Pasar Pakai QRIS, Blok F Jadi Uji Coba

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan Ekonomi

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Serang

Bagi Anak Pemegang KIA Kabupaten Serang, Bisa Nikmati Wahana Gratis di Anyer Wonderland

Kota Serang

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Kota Serang

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

Kota Serang

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Kota Serang

Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com