CILEGON, Harita.id – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (UMK) Kota Cilegon menyiapkan dana pinjaman bergulir bagi pelaku usaha baru maupun yang sudah jalan. Besaran pinjamannya Rp 1 juta bagi pelaku usaha baru, sementara pelaku usaha yang sudah jalan bisa melakukan pinjaman Rp 5 juta.
Total dana yang disiapkan Rp2 miliar. Demikian hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Koperasi dan UMK Kota Cilegon, Sulhi usai acara Pelatihan Calon Wirausaha Baru di Aula Kantor Kecamatan Cilegon, Kamis (11/4/19).
Sulhi mengatakan, tahun ini pihaknya menyiapkan sekitar Rp 2 miliar untuk dana bergulir bagi pelaku wirausaha. Bagi para pelaku usaha, peminjamannya juga tidak semua sama. “Sesuai aturan, bagi pelaku usaha baru bisa mendapatkan dana bergulir sekitar Rp 1 juta. Sementara, bagi yang usahanya sudah berjalan bisa mendapatkan sekitar Rp 5 juta,” kata Sulhi.
Dikatakan Sulhi, kegiatan pelatihan wirausaha baru dilakukan guna meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan calon wirausaha baru. Selain itu, untuk membentuk calon wirausaha baru dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran di Kota Cilegon. “Saat ini pengangguran di Kota Cilegon sekitar sembilan persen. Upaya mengurangi pengangguran tidak hanya dilakukan oleh industri saja, melainkan juga mendorong warga untuk berwirausaha,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Cilegon Idad Zaldad mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Dinas Koperasi dan UMK yang telah memberikan pelatihan kepada calon wirausaha baru dari Kecamatan Cilegon. “Setelah mengikuti pelatihan, para calon wirausaha baru diharapkan bisa membuka usahanya,” (DM/RED)










