Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Cara Menjaga Kesehatan Jantung dengan Menstabilkan Mental
Nasional

Cara Menjaga Kesehatan Jantung dengan Menstabilkan Mental

admin
Diterbitkan: 15 Agustus 2019
Bagikan
5 Menit Baca
ISTIMEWA
- Advertisement -
Ad image

Harita.id – Mempertahankan kesehatan mental merupakan salah satu cara menjaga kesehatan jantung yang sering terlewat.

Padahal, selain berolahraga secara teratur dan menjaga asupan makanan, menjalani langkah-langkah untuk menghindari depresi, juga bisa mengurangi risiko munculnya penyakit jantung.

Belum banyak yang tahu, kesehatan mental dan kesehatan jantung sebenarnya adalah dua hal yang sulit dipisahkan. Menderita penyakit jantung, bisa membuat kondisi mental seseorang terganggu.

Begitu juga sebaliknya. Jika kondisi kesehatan mental kurang baik, maka risiko seseorang terkena penyakit jantung pun akan meningkat.

Gangguan mental yang kerap dikaitkan dengan penyakit jantung adalah depresi dan gangguan kecemasan. Seperti apa kaitannya?

Baca Juga

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Dirut Bank Aceh Raih SMSI Aceh Award: Penggerak Ekonomi Daerah melalui UMKM dan Industri Kreatif
Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta
Hadir di Dewan Pers, Hasyim Djojohadikusumo Ingatkan Media Jangan Sesatkan Publik

Gangguan mental termasuk depresi, membuat penderitanya mengadopsi perilaku-perilaku yang bisa membahayakan kesehatan, seperti:

Mengonsumsi makanan yang tidak sehat

Merokok

Baca Juga

JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri
Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda
Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia
Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 

Mengonsumsi alkohol berlebihan

Tidak pernah berolahraga

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sebagian besar penderita depresi pernah atau memiliki kebiasaan merokok. Berbeda dari kelompok populasi yang tidak menderita depresi. Angka kebiasaan merokok mereka yang tidak mengalami depresi, hanya terhitung sebagian kecil dari populasi.

Ada tiga langkah yang bisa kita lakukan sebagai cara menjaga kesehatan jantung melalui perbaikan kondisi psikologis, yaitu:

• Jaga pikiran agar tetap positif

Emosi positif, seperti kebahagiaan dan kesenangan, ternyata baik untuk kesehatan jantung. Sehingga menjaga pikiran agar tetap positif adalah salah satu cara menjaga kesehatan jantung yang efektif.

Baca Juga

Ketum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Himbau Kepada Pengurus dan Anggota Ikut PKPA Atau Pendidikan Mediator
Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik
Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum
Rakernas dan HUT ke 13 ASPRUMNAS, Bidik Bangun 50.000 Unit Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Saat menghadapi masalah, cobalah ambil hikmahnya dan jangan terlalu lama bertahan dalam perasaan negatif seperti kesedihan, kecemasan, dan kemarahan.

Emosi atau perasaan negatif tersebut dapat mengganggu kemampuan hati dalam memompa darah dan oksigen ke seluruh tubuh, sehingga akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

• Cari cara yang efektif untuk menghadapi tekanan

Stres kronis, saat ini sudah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, meskipun dampak negatifnya terus kita rasakan. Walaupun menghilangkan stres secara keseluruhan mungkin sulit dijalani, namun kamu masih dapat mempersiapkan diri untuk bisa menghadapinya.

Sebagai contoh, diskusikanlah masalah dengan keluarga atau teman. Jangan ragu untuk meminta bantuan, jika memang diperlukan. Lakukan juga langkah-langkah untuk mengurangi stres seperti yoga maupun kegiatan lain yang bisa membuat lebih rileks.

Menjalani strategi yang tepat untuk menghadapi stres, dapat mengurangi perasaan cemas dan meningkatkan emosi positif. Hal tersebut akan membantu mengurangi tekanan kronis di jantung, sehingga risiko munculnya penyakit jantung pun akan berkurang.

• Berkumpul dan berkomunikasi bersama orang terdekat

Merasa kesepian bisa meningkatkan risiko timbulnya gangguan kecemasan, kesedihan, dan stres. Kondisi-kondisi tersebut dapat berpengaruh pada kesehatan tubuh kita.

Di sisi lain, saat berkumpul dengan orang-orang terdekat, otak akan mengubah sinyal yang dikirimkannya ke jantung melalui hormon tertentu, dan membuat jantung menjadi lebih relaks.

Cara menjaga kesehatan jantung melalui gaya hidup

Selain ketiga langkah di atas, masih ada sejumlah cara menjaga kesehatan jantung, dilihat dari sisi gaya hidup. Menjalani gaya hidup yang sehat juga dapat mengurangi risiko terjadinya gangguan mental, seperti depresi. Berikut ini tipsnya.

• Konsumsi makanan bergizi

Mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang, bisa membantu kita merasa lebih baik dan menjaga fungsi jantung. Dengan begitu, risiko mengalami penyakit jantung pun akan berkurang.

• Olahraga teratur

Olahraga merupakan salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari perawatan depresi. Selain itu, olahraga secara teratur juga tentu akan membuat jantung tetap sehat.

Olahraga yang dianjurkan untuk meningkatkan kesehatan jantung, seperti berlari, jogging, dan bersepeda. Lakukan selama minimal 150 menit dalam seminggu atau minimal 30 menit sehari setidaknya dalam 5 hari per minggu.

• Batasi konsumsi alkohol

Alkohol dapat menurunkan kadar hormon serotonin di tubuh. Serotonin adalah hormon yang berperan dalam mengatur suasan hati kita. Sehingga, semakin banyak mengonsumsi alkohol, maka kita akan merasa semakin depresi.

Di sisi lain, konsumsi alkohol berlebih juga merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung. Pasalnya, kebiasaan ini dapat meningkatkan tekanan darah seseorang hingga ke tingkat yang berbahaya.

• Berhenti merokok

Banyak penderita depresi menggunakan rokok sebagai cara untuk merasa lebih relaks. Namun, kebiasaan merokok juga merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung.

Jika telah terdiagnosis depresi, lebih baik kamu mendiskusikannya dengan dokter, dan mencari cara relaksasi lain yang bisa dilakukan dan lebih sehat dari merokok.

Kita juga dapat meringankan perasaan stres dengan melakukan latihan pernapasan dan memanfaatkan kemampuan visualisasi, seperti membayangkan pemandangan indah atau memori yang membahagiakan. Memastikan cukup istirahat dan cukup tidur juga bisa membantu. (vha/red).

Sumber: Kompas.com

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Harus Jalani 4 Tahap Operasi, Dede Sunandar: Dulu Cleaning Service Berat Sekarang Artis Alhamdulillah
Artikel Berikutnya Cara Mengatasi Ketombe Dengan Gula, Ini Caranya
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Jelang Kongres II, Garda Pemuda NasDem Banten Kompak Dukung Prananda Surya Paloh

Nasional

Saat Dunia Dilanda Turbulensi, FORMAS Dorong Strategi Perkuat Ekonomi RI

Nasional

Calon Komisioner KPI Ferdi Setiawan Dorong Regulasi Setara untuk Media dan Platform Digital

Nasional

Jelang Pengesahan RUU PFII, SMSI Desak Klausul Anti Tax Avoidance Diperkuat

Nasional

Ferdi Setiawan Maju Calon Komisioner KPI, Usung Gagasan Smart untuk Penyiaran Berkualitas

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com