Harita.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Sudah 10 Bulan, Puluhan Guru Madrasah di Kota Cilegon Belum Terima Honor
Kota Cilegon

Sudah 10 Bulan, Puluhan Guru Madrasah di Kota Cilegon Belum Terima Honor

admin
Diterbitkan: 24 September 2019
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

CILEGON, – Adanya honor daerah bagi para guru madrasah atau MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah) dari Pemkot Cilegon yang dibayarkan setiap 6 bulan sekali melalui Kemenag Cilegon, dinilai lamban dalam merealisasikan pembayaran.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu guru MDTA Al-Khairiyah Jangkar Kulon, Fahmi yang bahkan menyatakan sudah hampir setahun ada puluhan guru madrasah se-Kota Cilegon yang belum dibayarkan honornya.

“Kemenag Cilegon telat mengurus realisasi pencairan Honda bagi guru-guru yang off nomor rekening nya. Trouble nomor rekening sebagian guru-guru MDTA, dan setelah mereka mengurusi nomor rekening tersebut dan diserahkan lembaga otoritas terkait dalam hal ini Kemenag Cilegon, sampai detik ini belum juga realisasi,” ungkapnya, Selasa (24/9/19).

“Di mana per 6 bulan realisasi, ini sampai 9 mau menginjak ke 10 bulan belum juga realisasi,” tambah Fahmi.

Sehingga hal ini, menurut Fahmi dikeluhkan oleh guru madrasah yang belum menerima Honda yang dibutuhkan untuk menunjang perekonomian. Terlebih keberadaan lembaga Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) tidak bisa menjembatani keluhan guru madrasah ke pihak Kemenag Cilegon.

Baca Juga

Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon
Pelajar Apresiasi Workshop dan Pelatihan Jurnalistik SMSI Kota Cilegon
SMSI Cilegon Adakan Workshop dan Pelatihan, Cetak Jurnalis Siber Masa Depan
Monev DPPK Cabang Juara, Balai Warga Periuk Disiapkan Jadi Ruang Publik Warga

“Ada 35 personil guru dari MDTA se-Kota Cilegon yang tersisa yang mengeluhkan persoalan ini kang. Dan ada lembaga keterwakilan Kemenag Cilegon, dalam hal ini FKDT yang mana berfungsi sebagai pusat komunikasi informasi ini menjadi juga persoalan kang. Karena lembaga ini tidak bisa memediasikan terkait persoalan ini,” bebernya.

“Padahal FKDT ini dibentuk atas dasar kesepakatan seluruh personil guru MDTA. Tapi keberadaannya mandul. Dan FKDT kan ada suplay anggaran dari setiap masing-masing guru se-Kota Cilegon 60 ribu per enam bulan tapi kinerjanya mandul,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Cilegon, Mahfudin saat dikonfirmasi melalui pesan whattsappnya terkait adanya puluhan guru yang belum mendapatkan haknya mengatakan, keterlambatan itu dikarenakan pada saat hendak dibayarkan rekening guru madrasah bermasalah.

Baca Juga

Monev Program DPPK, Pemkot Cilegon Pastikan Pembangunan Balai Warga Berjalan Baik
Pemkot Cilegon Minta Proyek Wankai Dihentikan Sementara
Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional
TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

“Jadi pas saat kita bayar rekening mereka statusnya closing. Makanya kalau saldo rekening itu jangan sampai dikosongin. Lambatnya karena harus bikin rekening baru lagi,” ujarnya.

“Sudah kita urusin, kan capek kita. Nanti juga dibayar, suruh datang aja gurunya ke kantor,” tegasnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Untuk itu, Mahfudin langsung menghubungi bagian terkait untuk lebih memastikan kapan pembayaran honor kepada guru madrasah bisa direalisasikan.

“Baik nanti saya tanyakan ke bagian teknis. Kata bagian teknis memang di akui agus belum tuntas 100 persen penyalurannya, yang dikarenakan ada nama penerima dari MDTA rekeningnya kurang akurat. Sehingga beberapa kali di posting gagal terus. Insya Allah minggu ini atau cepat nya besok,” tandasnya. (Man/red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Peduli Sosial, Puluhan Anak Pegawai Sekretariat DPRD Banten Diberikan Beasiswa
Artikel Berikutnya Pemkab Serang Komitmen Tingkatkan Wisatawan Anyer
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Rizki Dorong Anggaran Cilegon Lebih Tepat Sasaran, PAD Jadi Perhatian

Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Siapkan Kuota 763 Penerima Program Beasiswa Cilegon Juare 2026

Kota Cilegon

Sate Bandeng Cilegon Didorong Naik Kelas, Kualitas hingga Legalitas Jadi Perhatian

Kota Cilegon

Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Robinsar Bersama PWI-SMSI Turun dalam Pencarian

Kota Cilegon

Pemkot Cilegon Benahi Data UHC, Ribuan Penerima Tak Lagi Layak Masih Tercatat

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com