Harita.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Gubernur Banten: Persiapkan Dulu Sebelum Masuk Masa Transisi
Daerah

Gubernur Banten: Persiapkan Dulu Sebelum Masuk Masa Transisi

admin
Diterbitkan: 5 Juni 2020
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG, – “Masih terjadi penambahan tapi tidak agresif,” ungkap Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mencermati data perkembangan Covid-19 dalam Rapat Evaluasi Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Provinsi Banten (Jum’at, 05/6/2020).

“Sebagai Gubernur dan Ketua Gugus Tugas, saya ucapkan terima kasih atas segala jerih payah dan ikhtiar kita, yang didukung oleh segenap struktural di Provinsi Banten,” tambahnya.

Dalam rapat yang diikuti oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten Al Muktabar, Wakapolda Banten, Danrem 064/Maulana Yusuf, Danrem 052/Wijaya Krama, Kajati Banten, Kakanwil ATR/BPN Banten, Kabinda Banten, dan Kakanwil Kemenag itu Gubernur WH mengungkapkan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar Tangerang Raya diperpanjang hingga 14 juni 2020.

Gubernur WH juga menyorot Kota Serang yang berubah menjadi warna orange akibat aktivitas saat lebaran sehingga harus melakukan langkah-langkah pro-aktif.

“Kita harus semangat untuk kembali ke zona hijau dan dan kembali ke new normal,” ungkapnya.

Baca Juga

Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Robinsar Bersama PWI-SMSI Turun dalam Pencarian
Pemkot Cilegon Benahi Data UHC, Ribuan Penerima Tak Lagi Layak Masih Tercatat
Revisi RTRW Cilegon Dimulai, Robinsar: Jangan Sampai Industri Korbankan Lingkungan
Bupati Serang Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat

Dikatakan, ada empat kebutuhan untuk new normal. Pertama memerlukan blue print, kedua konsep, ketiga simulasi, dan keempat sosialisasi.

“Kondisi saat ini, harus mencoba mempersiapkan dulu sebelum masuk masa transisi. Termasuk bagaimana perhatian kita pada kegiatan keagamaan, sosial budaya, dan sebagainya,” ungkap Gubernur WH.

Dikatakan, dirinya beberapa hari sebelumnya menerima para pemimpin pondok pesantren yang tergabung dalam FSPP (Forum Silaturrahmi Pondok Pesantren). Sekitar 4 ribu pondok pesantren di banten minta segera dibuka. Sementara, sekitar 40 persen santrinya berasal dari luar Provinsi Banten. Para santri dikumpulkan oleh Kanwil Kemenang Provinsi Banten.

Baca Juga

Dilantik, Bupati Serang Minta Pengurus GOW Beri Perempuan Penguatan Inklusif Mencegah KDRT
Wujud Nyata Program Presiden Atasi Darurat Sampah, 1.161 Ton Sampah di Banten Bakal Dijadikan Energi Listrik
Groundbreaking Pembangunan PSEL Desember 2026, Bupati Serang Siap Penuhi Pasokan 400 Ton Sampah
Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Robinsar Turun Langsung Bagikan Masker ke Warga Cilegon

“Sudah dirumuskan protokol kesehatan untuk diterapkan dan dijalankan oleh pondok pesantren,” jelas Gubernur WH.

Masih menurut Gubernur WH, perlu lebih diwaspadai kedatangan orang-orang dari luar Banten. Banyak tercatat mobilitas dari luar Banten ke Pandeglang dan Lebak, terutama dari Jakarta. Harus ada tindakan seperti karantina. Sementara di wilayah provinsi lain, orang yang berkunjung akan dikarantina.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Gubernur WH juga instruksikan Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan rapid test. Memetakan seluruh penyebaran Covid-19 di Banten untuk mengetahui dimana saja transmisi lokal, siapa transmiternya dan lain-lain. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 11 juta jiwa, jumlah ideal yang ikut skrinning Covid-19 seharusnya 110 ribu orang.

“Disnaker harus proaktif dalam mendata perusahaan terdampak covid, dan pekerja yang sudah mendapat bantuan dari pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu Sekda Al Muktabar melaporkan, Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Banten senantiasa mengikuti perkembangan yang masih terjadi. Membuat struktur-struktur kerja terkait new normal.

“Kita telah menyiapkan langkah-langkah menuju new normal,” ungkapnya.

Baca Juga

Tutup Gelar TTG XX, Gubernur Andra Soni Dorong Inovasi Desa Dukung Asta Cita
Pemkab Serang Dukung Riset Stranas 2026 untuk Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
Komitmen Gubernur Berbuah Manis, Banten Raih Juara 2 Tata Kelola Konservasi Energi Tingkat Nasional.
Mahasiswa UI Dorong Pemberdayaan Warga Kabupaten Serang melalui Program Panglimaja

Sementara itu Kadisnakertrans Al Hamidi melaporkan, per Juni buruh yang terkena PHK tercatat 17.298 orang dari 20.020 perusahaan yang melaporkan. Sudah 26.188 orang telah mendapat bantuan kartu prakerja. Terdapat delapan (8) perusahaan yang bermasalah terkait THR dan sedang dalam penanganan Disnakertrans Provinsi Banten.

“Dalam pelaksanaan protokol kesehatan di perusahaan sudah berjalan antara lain: ada yang menerapkan sistem kerja satu (1) minggu masuk – satu (1) minggu libur. Ada yang menerapkan 80% masuk – 20% OFF. Ada juga yang menerapkan 2 minggu masuk – 2 minggu OFF,” lapornya.

Sementara itu Kepolisian Daerah Banten dalam mendukung Tim Gugus Tugas Covid-19 melaksanakan Operasi Aman Nusa. Mengedukasi protokol kesehatan pada masyarakat, bantuan beras mantan napi yang mendapat asimilasi, bantuan APD, hingga penyemprotan disinfektan bersama BPBD Provinsi Banten di rumah ibadah dan tempat keramaian. (DM/red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Ditpolairud Polda Banten Sosialisasi New Normal di Sekitaran Pantai Anyer – Cinangka
Artikel Berikutnya Catat, Jadwal PPDB 2020/2021 Provinsi Banten
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Dirut Bank Aceh Raih SMSI Aceh Award: Penggerak Ekonomi Daerah melalui UMKM dan Industri Kreatif

Terima Duta Bahasa Banten, Gubernur Andra Soni Dukung Program Pencegahan Kekerasan Verbal di Sekolah

Gubernur Banten Andra Soni Dorong Pergerakan Ekonomi dari Bawah

Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta

Pasar Baru Kranggot Bakal Digandengkan dengan Swasta, Pemkot Cilegon Kejar Penataan dan Pengelolaan Lebih Profesional

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Serang

Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik

Kota Cilegon

Fajar Hadi Prabowo: Atasi Kemiskinan Cilegon dengan Pemberdayaan, Bukan Sekadar Bantuan

Kota Cilegon

Dilantik Jadi Sekda Cilegon, Ahmad Aziz Dorong ASN Kompak dan Satu Langkah

Kota Cilegon

Dewan Pendidikan Cilegon Luncurkan Dompet Pendidikan, Syaiful: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

Kota Cilegon

Dokumen Dinilai Lengkap, Cilegon Tinggal Tunggu Hasil Penilaian Keterbukaan Informasi

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com