HARITA.ID – Ketua Komisi 2 DPRD Provinsi Banten, Iip Makmur mengatakan pihaknya belum menerima laporan dari warga yang mendapatkan laporan terkait kenaikan harga pangan.
Namun, lanjut Iip dirinya hanya baru menerima laporan kenaikan harga Pangan di Banten itu dari awak media.
Hal tersebut dari rekan media mengkonfirmasi kepadanya terkait kenaikan pangan di Banten.
“Saat ini kita mendapatkan informasi dari rekan media bahwa yang mengkonfirmasi kepada kita terkait dengan kenaikan harga bahan pokok di Banten,” kata Iip Makmur kepada wartawan saat di wawancarainya di Kota Cilegon, Minggu 05 Febuari 2023.
Masih kata Iip Makmur bahwa dengan terjadi kenaikan harga pangan di Banten, seharusnya pihak OPD terkait dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan di Banten untuk melakukan cek di lapangan sehingga setelah melakukan pemeriksaan Dinas Ketahanan Pangan bisa melakukan meping atau rapat dan mengonsep terjadi kenaikan yang sampai saat masih mengalami kenaikan pangan di Banten.
“Sebetulnya ada pemetaan. Ada pemetaan di Dinas Ketahanan pangan. Daerah daerah yang rawan pangan,” ungkapnya.
Kemudian saat di singgung terkait beberapa rawan pangan,kata Iip bahwa mengibaratlan bahwa contohnya umpamakan wilayah wilayah yang pada saat ini terkena imbas dari musim.
Seperti Contoh,itu wilayah wilayah nelayanan. Kebanyakannya,kata Iip mereka tidak bisa melaut dengan kondisi cuaca saat ini begitu ekstrem seperti ini.
Maka dengan sendirinya ketika mereka tidak bisa melaut penghasilan mereka pasti menurun.
“Dan di situ harusnya sekali lagi Pemprov hadir. Pemprov hadir dalam rangka mengantisipasi kelangkaan pangan,” pungkasnya. (Zar/Red)









