Harita.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Percepatan Program PSEL, Pemkab Serang Kunjungi TPA Benowo Surabaya
Nasional

Percepatan Program PSEL, Pemkab Serang Kunjungi TPA Benowo Surabaya

admin
Diterbitkan: 26 Oktober 2025
Bagikan
6 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus berupaya mematangkan percepatan realisasi Program Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL program bantuan Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH). Mengingat, persoalan sampah merupakan kebutuhan yang mendesak terlebih sudah menjadi isu nasional.

Sebagai upaya yang dilakukan, salah satunya jajaran Pemkab Serang mengunjungi Tempat Pengelolaan Sampah Akhir (TPA) Benowo tepatnya di Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Jatim) pada Jum’at, 24 Oktober 2025. Terlebih, TPA Benowo dengan luas lahan 37,4 haktare sudah berjalan pengelolaan sampah menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTS.

Sebelum mengunjungi TPA Benowo, jajaran Pemkab Serang meliputi Wakil Bupati Serang, Muhamamd Najib Hamas, Sekda Zaldi Dhuhana, Asda II Bidang Administrasi Pembangunan Febrianto dan sejumlah kepala OPD terkait melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DLH Kota Surakarta, Jawa Tengah (Jateng) diterima Sekda Kota Surakarta, Budi Murtono dan Sekretaris DLH, Urip Jarmiko. Dalam diskusi membahas terkait pengelolaan sampah di Kota Surakarta.

Pada Jum’at, 24 Oktober Wabup Serang Najib Hamas mengunjungi TPA Benowo tepatnya di Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, Provinsi Jatim yang diterima jajaran PT Sumber Organik sebagai Pengelola pengelolaan sampah menjadi PLTS, M Ali Astar dan Novi Sujatmiko. Usai berdiskusi langsung mengunjungi lokasi mesin Gasifikasi sebagai alat PLTS.

Turut mendampingi juga Plt Kepala DPUPR Okeu Oktaviana, Sekretaris DPUPR Tony Kristiawan, Kabid Sanitasi dan Air Minum DPUPR Muhammad Roni, Kepala DLH Saprudin, Kabid Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH, Aris Habibi, Kepala BPKAD Epi Priatna, Kabid Aset BPKAD Indra Gunawan, Sekretaris Bapperida Freddy Lamhot Sinurat, Kabag Hukum Setda Lalu Farhan Nugraha, Camat Anyer Imron Ruhyadi, Camat Gunungsari Erwin Saefullah, Camat Mancak Euis Linda Mutia.

Baca Juga

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin
Peresmian PW Mathla’ul Anwar Papua Barat Daya dan Papua Barat Dihadiri Wakil Gubernur
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Dirut Bank Aceh Raih SMSI Aceh Award: Penggerak Ekonomi Daerah melalui UMKM dan Industri Kreatif

Najib Hamas mengatakan, kehadirannya di dua lokasi mewakili Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah untuk melakukan studi tiru sekaligus menerima masukan di dua lokasi PSEL di Kota Surakarta, Jateng dan mendapatkan banyak informasi bagaimana skema pola hubungan pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah dengan pihak ketiga. “Kalau di Solo itu fifty-fifty kerjasama dengan pihak ketiga, kemudian disini TPA Benowo Kota Surabaya sudah berdiri PLTS dan sudah menghasilkan listrik dari sampah dengan minimal 1000 ton perhari,”ujarnya.

Najib Hamas juga mengatakan, bahwa baik di Kota Surakarta maupun Surabaya melakukan pola yang sama yakni bioteknologi. Akan tetapi, ada kewajiban pemerintah daerah mengirim sampah harian minimal 1000 ton, yang kedua adanya mekanisme kontribusi dari pemda selama pengiriman.

“Ini bagian dari ikhtiar Kabupaten Serang yang mendapatkan program PSEL dari Kementerian LH untuk menyelesaikan urusan sampah. Kedua bagaimana peran masyarakat menggunakan sampah tetap harus kita upayakan dari hulu sampai hilir, sehingga PSEL ini titik akhir penyelesaian sampah,”katanya.

Baca Juga

Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta
Hadir di Dewan Pers, Hasyim Djojohadikusumo Ingatkan Media Jangan Sesatkan Publik
JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri
Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda

Meski demikian, Najib Hamas memastikan tetap mengupayakan pemberdayaan masyarakat dengan mengedukasi untuk mengembangkan pemilahan sampah melalui bank sampah, dan penempatan sampah di penampungan sementara. ”Ini harus kerja kolektif gotong royong semua masyarakat, agar tetap menjaga kebersihan membuang sampah pada tempatnya,”ajaknya.

Najib Hamas berharap, pada 2026 mendatang di Kabupaten Serang sudah mulai pembangunan PSEL di Desa Angsana, Kecamatan Mancak yang kemudian menyiapkan sarana penunjang untuk memastikan persediaan bahan baku sampah minimal 1000 ton perhari untuk lokasi PSEL. “Mudah-mudahan masyarakat tetap kondusif mendukung niat kita semua, karena sampah ini adalah permasalahan kita semua, kita carikan solusi secara bijak sesuai ketentuan perundang-undangan,”tandasnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sekda Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana mengatakan untuk percepatan PSEL agar bisa dilakukan untuk terkait lokasi sudah dilakukan proses ruislag, kemudian terkait tata ruang menurutnya sudah tidak ada masalah, dan terkait anggaran pendukung. Karenanya, yang menjadi kewajiban pemerintah daerah adalah yang akan menyiapkan pengumpulan sampahnya dengan minimal 1.000 ton perhari.

”Tahun ini kita akan ada pembelian mungkin di atas 40 armada untuk melengkapi, tahun depan kita akan beli lagi. Jadi ketika sudah jadi PSEL nya di tahun 2028 atau 2029 kita sudah siap untuk menyetorkan sampahnya kesana. Itu beberapa hal yang ingin kita percepat sebagai komitmen kita untuk menyelesaikan masalah sampah di Kabupaten Serang,”tegasnya.

Terkait dengan kebutuhan 1.000 ton sampah perhari, Zaldi menyebutkan jika melihat wilayah aglomerasi ada Kota Serang dan Kota Cilegon dan Kabupaten Serang. ”Kalau gabungan tiga lokasi itu bahkan akan berlebih. Jadi kita tentunya nanti tidak akan ada lagi pendamping di tiga area itu, semuanya bisa masuk ke PSEL,”ucapnya.

Plt Kepala DPUPR Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana mengatakan terkait dengan sarana prasarana persampahan dengan melihat PSEL di TPA Benowo di nilainya sangat luar biasa seperti bukan lagi sebuah TPA. Akan tetapi memang industri listrik dengan menggunakan bahan bakarnya dari sampah sehingga ini sangat efektif.

Baca Juga

Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia
Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 
Ketum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Himbau Kepada Pengurus dan Anggota Ikut PKPA Atau Pendidikan Mediator
Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

“Apalagi dengan kapasitas produksi itu membutuhkan bahan baku seribu ton perhari sampah yang akan menghasilkan energi listrik, ini juga bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di Kabupaten Serang apabila ini di terapkan di Kabupaten Serang,”ujarnya.

Mengingat, sebut Okeu, saat ini di Kabupaten Serang berdasarkan informasi yang diperolah terakhir bisa menghasilkan sekitar 1.030 ton. ”Jadi apabila ini bisa dibangun di Kabupaten Serang dengan kapasitas seribu ton perhari minimal, itu bisa menyelesaikan permasalahan di Kabupaten Serang,”ucapnya optimis.(*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Wagub Banten Dimyati Tekankan Penanaman Nilai Iman dan Takwa Sejak Usia Dini
Artikel Berikutnya Bupati Pandeglang Terjun Langsung ke Lokasi Pencarian Haikal dan Habibi, Anak yang Terseret Arus Sungai
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

Menggalakkan Semangat Jurnalistik, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hadir Berbagi Motivasi di JBS Cilegon

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum

Nasional

Rakernas dan HUT ke 13 ASPRUMNAS, Bidik Bangun 50.000 Unit Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Nasional

Jelang Kongres II, Garda Pemuda NasDem Banten Kompak Dukung Prananda Surya Paloh

Nasional

Saat Dunia Dilanda Turbulensi, FORMAS Dorong Strategi Perkuat Ekonomi RI

Nasional

Calon Komisioner KPI Ferdi Setiawan Dorong Regulasi Setara untuk Media dan Platform Digital

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com