HARITA.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon tingkatkan pelayanan keselamatan bagi masyarakat Kota Cilegon.
Kepala DPKP Kota Cilegon Ahmad Jubaidi mengatakan,pada kegiatan DPKP sendiri pihaknya bersama dengan personil telah melakukan kegiatan yang notabenya terkait pelayanan kepada masyarakat.
Khususnya kepada,bencana El Nino kemarin sebanyak 80 persen terjadinya kebakaran ilalang.
“Dari data yang kami himpun sebanyak 80 persen yang mengalami kebakaran selama faktor El-Nino kemarin. Dan itu kebanyakan kebakaranya karena kebakaran ilalang,”ujarnya.
Masih kata Jubaidi,selain pihaknya telah melakukan penyelamatan kebakaran selama faktor El-Nino pihaknya juga telah melakukan meningkatkan pelayanan keselamatan. Seperti,menyelamat warga ketika ada hewan hewan buas di dalam rumahnya.
“Selain menyelamatkan kebakaran selama bulan El-Nino,DPKP Cilegon juga menyelamat warga yang menelpolhon kami meminta pertolongan. Seperti mengevakuasi hewan hewan buas yang berada di sekitar rumah warga Cilegon,”paparnya.
Diakhir Jubaidi juga bersama dengan personilnya akan terus melakukan peningkatan keselamatan bagi warga Cilegon.
Hal itu dilakukan olehnya dalam upaya meningkatkan pelayanan secara intensif kepada seluruh warga Cilegon.
“Kami akan terus melakukan peningkatan pelayanan keselamatan. Karena bagaimanapun Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menjadi garda terdepan untuk masyarakat Cilegon,”tandasnya.

Sementara itu,Sekretaris DPKP Kota Cilegon,Abdul Muiz menambahkan, pihaknya mengakui pada DPKP sendiri kurangnya SDM. Sehingga banyak program yang notabenya belum maksimal.
Namun kendati demikian,Muiz bersama dengan anggota DPKP Cilegon akan terus melakukan inovasi dalam pelayanan keselamayam.
Termasuk kata Muiz, pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan mengalami kurangnya anggaran.
Maka untuk itu,Muiz berharap dapat ditingkatkan SDM dan juga anggaran dana agar program Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan dapat berjalan dengan baik.
“Di DPKP Cilegon masih banyak yang kekurangan. Seperti kurangnya SDM. Ditambah lagi tidak ada yang mempunyai keahlian di IT di Damkar. Belum lagi persoalan anggaran dana. Maka kami berharap agar Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan dapat diprioritaskan dalam kesiapan keselamatan kebakaran kepada warga Cilegon,”tandasnya. (Adv)








