HARITA.ID – Sebanyak ratusan orang jemaah haji asal Kota Cilegon akan diberangkatkan pada Mei 2024 mendatang.
Hal itu diungkapkan oleh, Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh pada Kementrian Agama (Kemenag) Kota Cilegon Zarkoni, pihaknya akan mempersiapkan pemberangkatan ratusan jemaah haji pada bulan mei 2024.
“Total jemaah 702 orang, tapi ada yang mutasi ke Kabupaten Serang, jadi jumlah jemaah di Kota Cilegon ada 627 orang,” kata Zarkoni, Rabu 24 April 2024.
Dia menyebutkan dari 627 jemaah di Kota Cilegon yang akan diberangkatkan melalui Emberkasi JKS dan akan menggunakan pesawat Saudi Airlines.
“Jemaah Haji Kota Cilegon sesuai arahan dari Provinsi untuk gelombang 1, akan diberangkatkan 30 Mei. Untuk Gelombang 2, masih dalam pembahasan. Mudah-mudahan Cilegon dapat dua kali pemberangkatan,” ujarnya.
Zarkoni juga menjelaskan regulasi haji untuk setiap orangnya hanya dapat dilakukan kembali dalam jangka waktu panjang. Hal ini merupakan upaya pemerintah untuk membatasi antrean yang ada.
“Bagi yang sudah haji, berhak mendaftar kembali kalau sudah 10 tahun kemudian. Ini upaya pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada yang lain dan membatasi antrian supaya tidak terlalu panjang,” tuturnya.
Zarkoni mengungkapkan untuk antrian haji setelah mendaftar harus menunggu 28 tahun mendatang. Namun untuk keberangkatan umroh tidak ada antrian waktu tertentu.
“Untuk kuota haji ditentukan oleh Provinsi, dan Banten mendapatkan kuota 9 ribu lebih. Kabupaten dan Kota menyesuaikan kuota dari Provinsi,” ucapnya.
Zarkoni juga mengimbau kepada para jemaah haji yang akan berangkat, untuk menjaga kesehatan dan tubuh tetap fit secara fisik sampai selesai pelaksanaannya.
“Kalau untuk umrah tidak ada waktunya, bagaimana travel keberangkatannya. Dan di travel itu ada pilihan paketnya juga, ada yang 12 hari, 9 hari, bahkan satu bulan. Tergantung pemilihan paketnya,”ungkapnya. (Zar/Red)











