Harita.id
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Dewan Pendidikan Cilegon Luncurkan Dompet Pendidikan, Syaiful: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya
Kota Cilegon

Dewan Pendidikan Cilegon Luncurkan Dompet Pendidikan, Syaiful: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

admin
Diterbitkan: 31 Agustus 2026
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID — Dewan Pendidikan Kota Cilegon menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan sektor pendidikan sekaligus menjadi jembatan aspirasi masyarakat.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Cilegon, Syaiful, mengatakan keberadaan Dewan Pendidikan bukan untuk mengambil alih kewenangan Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama. Menurutnya, lembaga tersebut hadir untuk memperkuat kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan di Kota Cilegon.

“Dewan Pendidikan bukan lembaga yang mengambil alih tugas Dinas Pendidikan dan juga bukan mengambil peran Kementerian Agama. Kami hadir sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus jembatan aspirasi masyarakat,” ujar Syaiful, Kamis 27 Agustus 2206.

Syaiful mengatakan pembangunan pendidikan di Kota Cilegon memang terus mengalami perkembangan. Namun, di balik capaian tersebut masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian bersama.

Persoalan itu antara lain pemerataan akses pendidikan, daya tampung sekolah, kebutuhan sarana dan prasarana, hingga keterbatasan biaya personal yang masih menjadi beban bagi sebagian peserta didik.

Baca Juga

Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta
Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi
BAZNAS Cilegon Buka Seleksi Pimpinan Periode 2026-2031, Ini Syaratnya
76,69 Hektare Permukiman Kumuh Masih Tersisa di Cilegon, Akses Damkar Jadi Kendala

“Hasil refleksi rapor pendidikan juga menunjukkan masih adanya tantangan pada aspek literasi dan numerasi. Bagi Dewan Pendidikan, angka-angka tersebut bukan sekadar statistik. Di balik setiap angka ada anak-anak Cilegon, ada keluarga, ada cita-cita dan ada masa depan yang tidak boleh kita biarkan berhenti,” katanya.

Berangkat dari persoalan tersebut, Dewan Pendidikan Kota Cilegon mulai mendorong sejumlah program konkret yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan hingga masyarakat.

Salah satunya melalui Gerakan Peduli Pendidikan dan Dompet Pendidikan. Program ini diharapkan menjadi wadah gotong royong untuk membantu peserta didik yang menghadapi kendala biaya pendidikan.

Baca Juga

Tak Ingin Ada Lagi Krisis Air, Pemkot Cilegon Kejar Tuntas Jaringan Pipa Merak
Pemkot Cilegon Mulai Tindak Parkir Liar, PKL hingga Balap Liar Pekan Depan
Disdukcapil Cilegon Jemput Bola, 141 Personel Polres Aktifkan IKD
Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan

“Kami ingin melaporkan kepada Bapak Wali Kota bahwa Dewan Pendidikan Kota Cilegon mendeklarasikan Gerakan Peduli Pendidikan sekaligus meluncurkan Dompet Pendidikan. Ini merupakan upaya untuk membangun kepedulian bersama dan menghadirkan langkah konkret bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Menurut Syaiful, persoalan pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar pembangunan pendidikan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia juga menegaskan Dewan Pendidikan tidak dibentuk untuk mengejar kepentingan jabatan maupun kekuasaan.

“Kami ingin membuktikan bahwa kami hadir bukan untuk mengejar pangkat dan jabatan. Kegiatan hari ini juga menjadi bukti bahwa dengan kebersamaan dan kepedulian, kita bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat,” tuturnya.

Syaiful menyebut masa depan pendidikan Cilegon merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat dan warga dinilai memiliki peran masing-masing dalam memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi seluruh anak.

“Masa depan pendidikan di Kota Cilegon tidak mungkin dibangun oleh Dewan Pendidikan sendiri. Karena itu, kita membutuhkan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan seluruh masyarakat,” katanya.

Baca Juga

Bukan Cuma Warga Ciwandan, Pasien dari Anyer-Mancak Ikut Berobat ke Sini
Cegah Kekerasan, PATBM Jadi Ujung Tombak Perlindungan Perempuan dan Anak di Cilegon
Banyak Kecelakaan, Dishub Cilegon Siapkan Garis Kejut di 5 Titik JLS
Waspada! Puskesmas Ciwandan Ungkap 10 Penyakit yang Banyak Menyerang Warga

Peluncuran Dompet Pendidikan menjadi salah satu langkah konkret dari Gerakan Peduli Pendidikan. Program tersebut diharapkan dapat menjadi ruang gotong royong masyarakat untuk membantu peserta didik yang menghadapi keterbatasan biaya pendidikan.

Semangat tersebut kemudian dirangkum dalam slogan “Cilegon Mendidik, Sedanten Terdidik.”

Pesannya sederhana: pembangunan pendidikan bukan hanya soal membangun sekolah atau meningkatkan angka statistik. Lebih jauh, pendidikan adalah memastikan setiap anak Cilegon memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, tumbuh, dan mengejar cita-citanya.

Sebab, satu anak yang kehilangan kesempatan bersekolah bukan sekadar kehilangan ruang belajar. Ada cita-cita keluarga dan masa depan generasi Cilegon yang ikut dipertaruhkan.

(Red*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Dokumen Dinilai Lengkap, Cilegon Tinggal Tunggu Hasil Penilaian Keterbukaan Informasi
Artikel Berikutnya Dilantik Jadi Sekda Cilegon, Ahmad Aziz Dorong ASN Kompak dan Satu Langkah
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten

26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak

Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha

Pemprov Banten Pastikan APBD 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Citangkil Cilegon Masuk Zona Merah Narkoba, 88 ASN Jalani Tes Urine

Kota Cilegon

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang

Kota Cilegon

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

Kota Cilegon

Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Cilegon, Jalan hingga Trotoar Dibenahi

Kota Cilegon

Cilegon Dapat 91 Sarana Pengangkut Sampah, Ada 59 Cator hingga Compactor

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com