Harita.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Revisi RTRW Cilegon Dimulai, Robinsar: Jangan Sampai Industri Korbankan Lingkungan
Kota Cilegon

Revisi RTRW Cilegon Dimulai, Robinsar: Jangan Sampai Industri Korbankan Lingkungan

admin
Diterbitkan: 10 September 2026
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Pemerintah Kota Cilegon mulai menyusun revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2020–2040. Pemkot menegaskan pembangunan industri dan investasi harus berjalan seimbang dengan perlindungan lingkungan serta keselamatan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Cilegon Robinsar saat membuka Forum Konsultasi Publik Tahap I revisi RTRW di Hotel Aston Cilegon, Kamis (10/9/2026).

Robinsar mengatakan RTRW akan menjadi pijakan pembangunan Cilegon dalam 5 hingga 20 tahun ke depan. Karena itu, seluruh kepentingan harus diakomodasi tanpa mengabaikan masyarakat.

“Percuma Kota Cilegon banyak industrinya, tetapi kalau kotanya tidak sehat, tidak baik, tidak layak untuk masyarakat. Saya rasa itu yang paling utama,” kata Robinsar.

Ia meminta pertumbuhan investasi dibarengi perencanaan ruang yang matang. Konsep industri hijau juga perlu diperkuat agar pertumbuhan ekonomi tidak menimbulkan persoalan lingkungan baru.

Baca Juga

Wawali Cilegon Tantang Kader HMI, Jangan Jago Diskusi Saja
Dorong Ekonomi Warga Ciwandan, Pelindo Gelar Pelatihan Ternak Bebek
Modal Tanpa Bunga, Dana Bergulir Cilegon Kucurkan Rp 1,2 Miliar ke 705 UMKM
Peluang Kerja ke Jepang Terbuka, 96 Warga Cilegon Dibekali Bahasa Jepang

Robinsar turut menyoroti banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Cilegon pada awal tahun. Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi pelajaran dalam menyusun tata ruang, terutama terkait drainase dan pengendalian kawasan.

“Tidak ada lagi ke depan bicara banjir yang tidak ada salurannya. Semuanya harus jelas,” tegasnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Cilegon Tb. Dendi Rudiatna mengatakan konsultasi publik menjadi ruang untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak. Forum diikuti 47 pihak secara langsung dan 14 instansi secara daring, termasuk ATR/BPN dan BKPM.

Baca Juga

763 Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa Cilegon Juare
Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta
Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi
BAZNAS Cilegon Buka Seleksi Pimpinan Periode 2026-2031, Ini Syaratnya

Sementara itu, Dandim 0623/Cilegon Imam Buchori meminta revisi RTRW disusun berbasis data dan kajian akademis. Menurutnya, Cilegon memiliki karakter wilayah yang kompleks karena dihimpit kawasan industri, hutan, dan garis pantai.

Aspek kebencanaan juga harus menjadi perhatian, mulai dari banjir, kegagalan teknologi hingga tsunami. Selain itu, aspek pertahanan dinilai penting mengingat posisi strategis Cilegon.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“RTRW ini harus menjawab isu-isu kebencanaan yang kemungkinan terjadi di Kota Cilegon,” ujar Imam.

Revisi RTRW Cilegon kini memasuki tahap konsultasi publik. Tantangannya bukan sekadar menyediakan ruang bagi investasi, tetapi memastikan pertumbuhan kota tidak dibayar dengan kerusakan lingkungan, risiko bencana, dan berkurangnya kenyamanan masyarakat.

(Red*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Bupati Serang Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat
Artikel Berikutnya Pemkot Cilegon Benahi Data UHC, Ribuan Penerima Tak Lagi Layak Masih Tercatat
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Tanjung Priok Padat, PRAMARIN Dorong Banten Ambil Peluang Bisnis Kontainer

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan Ekonomi

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

PUB Salurkan 70 Ribu Bibit Tanaman untuk Baduy, Milad ke-8 Jadi Momentum Pelestarian Alam

Ratu Zakiyah Usulkan Tata Ruang Serang 2026-2046, Investor Bakal Dapat Kepastian

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan

Kota Cilegon

Bukan Cuma Warga Ciwandan, Pasien dari Anyer-Mancak Ikut Berobat ke Sini

Kota Cilegon

Cegah Kekerasan, PATBM Jadi Ujung Tombak Perlindungan Perempuan dan Anak di Cilegon

Kota Cilegon

Banyak Kecelakaan, Dishub Cilegon Siapkan Garis Kejut di 5 Titik JLS

Kota Cilegon

Waspada! Puskesmas Ciwandan Ungkap 10 Penyakit yang Banyak Menyerang Warga

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com