Harita.id
Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Rosa Meldianti: Dulu Saya Buto Ijo, Sekarang Berubah Menjadi Cinderella
Nasional

Rosa Meldianti: Dulu Saya Buto Ijo, Sekarang Berubah Menjadi Cinderella

admin
Diterbitkan: 4 November 2019
Bagikan
2 Menit Baca
ISTIMEWA
- Advertisement -
Ad image

Harita.id – Rosa Meldianti mengaku sudah kebal dengan caci maki warganet. Yang terbaru, saat tampil di Jakarta Fashion Week 2020 di Senayan City Jakarta akhir bulan lalu, Rosa Meldianti lagi-lagi dicaci warganet.

Ini bermula saat Rosa Meldianti melenggang di catwalk mengenakan gaun rancangan Barli Asmara. Ada yang menyebut Rosa Meldianti boncel dan mirip baju berkabung.

Keponakan Dewi Perssik ini pun ngamuk. “Buat yang gak ngerti, gak usah sok-sokan ngerti. Ngomong baju yang Meldi pakai baju berkabung,” cetus Rosa Meldianti via Instagram Stories.

Karena bukan kali pertama dikritik warganet, Rosa Meldianti mengaku tak seemosi dulu. Rosa Meldianti menjelaskan soal caci maki yang diterimanya.

Ibarat Api

Baca Juga

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin
Peresmian PW Mathla’ul Anwar Papua Barat Daya dan Papua Barat Dihadiri Wakil Gubernur
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Dirut Bank Aceh Raih SMSI Aceh Award: Penggerak Ekonomi Daerah melalui UMKM dan Industri Kreatif

 “Warganet mengkritik pasti ada penyulutnya. Ibarat api pasti ada yang mulai (menyalakan). Saya enggak menyalahkan siapa pun karena tahu warganet melakukan itu berdasarkan katanya katanya,” Rosa Meldianti mengatakan.

Buto Ijo

Rosa Meldianti mengingat, dulu ia pernah dikatai warganet buto ijo. Ada pula yang menyebut pedangdut kelahiran Jember, 16 Mei 1996 ini ular. 

Baca Juga

Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta
Hadir di Dewan Pers, Hasyim Djojohadikusumo Ingatkan Media Jangan Sesatkan Publik
JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri
Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah Diresmikan, Gubernur Banten Andra Soni Hadir Bersama Forkopimda

“Saya dibilang buto ijo dan ular. Ada saat di mana emosi saya tersulut. Saat sedang makan bersama keluarga kemudian ada yang memotret tanpa izin, langsung saya rampas ponselnya karena mengganggu privasi gitu kan. Kalau dikatai ya sudah masa bodo dan saya mencoba berpikir positif,” ujarnya di Jakarta, baru-baru ini.

Makin Terkenal

- Advertisement -
Ad imageAd image

Rosa Meldianti menambahkan, “Dalam arti begini, dengan adanya haters, banyak yang kepo sama kehidupan saya. Makin banyak yang ingin tahu Meldi, semakin terkenal dan semakin banyak pekerjaan saya.”

Di pengujung percakapan, Rosa Meldianti menegaskan tidak tersinggung digelari buto ijo dan ular oleh warganet.

Jadi Cinderella

“Saya tidak marah, kok. Ya memang saya buto ijo dulunya, sekarang saya sudah berubah menjadi Cinderella,” ia menukas. Ketika gelar-gelar negatif menghampiri, Rosa Meldianti terus berpikir positif.

Baca Juga

Dahnil Ceritakan Filosofi Berdirinya Ormas Matahari Pagi Indonesia
Resmi Dikukuhkan, PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Fokus Bangun Gerakan Sosial Berbasis Optimisme 
Ketum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Himbau Kepada Pengurus dan Anggota Ikut PKPA Atau Pendidikan Mediator
Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

“Semua itu tergantung cara berpikir kita. Kalau kita melihat hal negatif dari sudut pandang negatif hasilnya akan negatif. Hal negatif sebesar apa pun kalau kita mau mencari sisi positifnya, pasti akan ada hasilnya,” pungkas Rosa Meldianti. (vha/red)

Sumber: Liputan6.com

- Advertisement -
Ad image
DITANDAI:berita gosip artis terbarubuto ijocinderellaInfo terkinirosa meldianti
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Dewi Perssik Selalu Baper dan Menangis Tiap Jalani Adegan Ini
Artikel Berikutnya 4 Tips Jaga Kebersihan Lensa Kontak Anda
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Cilegon Temukan Potensi Transaksi Restoran Tak Terlapor, Sistem Real-Time Dipasang

Citangkil Zona Merah Narkoba, 240 Pegawai Wajib Tes Urine

Tandon Sukmajaya Cilegon Dikebut, Ditarget Rampung Desember 2026

Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Cilegon, Jalan hingga Trotoar Dibenahi

Cilegon Dapat 91 Sarana Pengangkut Sampah, Ada 59 Cator hingga Compactor

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Nasional

Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum

Nasional

Rakernas dan HUT ke 13 ASPRUMNAS, Bidik Bangun 50.000 Unit Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Nasional

Jelang Kongres II, Garda Pemuda NasDem Banten Kompak Dukung Prananda Surya Paloh

Nasional

Saat Dunia Dilanda Turbulensi, FORMAS Dorong Strategi Perkuat Ekonomi RI

Nasional

Calon Komisioner KPI Ferdi Setiawan Dorong Regulasi Setara untuk Media dan Platform Digital

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com